Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus

Bitcoin: Antara Gejolak Global & AI

Share

Kumpulan artikel ini menyoroti volatilitas Bitcoin yang dipicu oleh faktor geopolitik (konflik Iran, guncangan minyak), tekanan makroekonomi (likuiditas pasar, inflasi, dorongan dolar), dan reaksi institusi (ETF, futures, aliran dana), serta strategi pelaku pasar seperti miner yang beralih ke AI atau menjual BTC. Selain itu, dibahas pula dinamika short-covering, arus keluar dana kripto di wilayah terdampak, dan perkembangan produk kripto baru. Seluruhnya menggambarkan ketegangan antara tekanan jangka pendek dan prospek jangka panjang Bitcoin.

11 Mar 2026, 12.27 WIB

Bitcoin TembRp 1.17 miliar (us $70,000) Saat Usulan Pelepasan Cadangan Minyak IEA Redakan Harga Minyak

Bitcoin TembRp 1.17 miliar (us $70,000) Saat Usulan Pelepasan Cadangan Minyak IEA Redakan Harga Minyak
Bitcoin mencapai harga tertinggi Rp 1.20 miliar ($71,612) pada Selasa malam sebelum kembali ke sekitar Rp 1.17 miliar ($70,036) di sesi Asia hari Rabu. Harga minyak bruto Brent turun di bawah Rp 1.50 juta ($90) per barel setelah IEA mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah sebagai respons terhadap pemotongan produksi minyak dari Teluk Persia akibat perang di Iran. Penurunan harga minyak meningkatkan sentimen risiko di pasar. Bitcoin naik sekitar 8,5% dalam dua hari dari sekitar Rp 1.10 miliar ($66,000) pada Senin ke puncak Selasa. Para analis memperhatikan level penting Bitcoin di Rp 1.17 miliar ($70,000) dan resistance di Rp 1.22 miliar ($73,000) , sebagai tanda bahwa pembeli mulai menguat meski harus menunggu konfirmasi lebih lanjut. Pergerakan harga minyak berimplikasi langsung ke kebijakan moneter Federal Reserve yang akan menggelar rapat pada 17-18 Maret. Harga minyak yang lebih rendah dapat mendorong kemungkinan pemotongan suku bunga di masa depan, memberikan dorongan positif pada Bitcoin dan pasar aset risiko lainnya.
11 Mar 2026, 12.05 WIB

Sentimen Pasar Bitcoin Berbalik Bullish, Trader Optimis Harga Capai 80.000 USD

Sentimen Pasar Bitcoin Berbalik Bullish, Trader Optimis Harga Capai 80.000 USD
Sentimen pasar bitcoin telah berubah dari waspada terhadap crash menjadi lebih optimis dengan kemungkinan kenaikan harga signifikan. Saat ini harga bitcoin berada di sekitar 69.579,39 dolar AS dan naik hampir 5% selama sebulan terakhir. Pergerakan ini diikuti oleh perubahan harga opsi yang menunjukkan peluang 35% harga bitcoin menembus 80.000 dolar AS. Opsi call kini lebih mahal dibandingkan put, menunjukkan bias bullish di pasar. Skew opsi yang dulu negatif mencapai -25% sekarang telah berbalik menjadi positif sekitar +10%. Aktivitas penulisan opsi put yang meningkat menjadi indikator bahwa trader mulai semakin percaya harga bitcoin akan stabil atau naik. Perubahan sentimen ini menandakan pengurangan kekhawatiran terhadap penurunan harga drastis dan meningkatkan ekspektasi pemulihan sejauh 80.000 dolar AS antara Juni hingga September. Ini membawa harapan baru bagi investor dan potensi penguatan pasar kripto dalam beberapa bulan mendatang.
11 Mar 2026, 12.00 WIB

Elon Musk Luncurkan X Money: Aplikasi Sosial Bawa Fitur Pembayaran dengan Bunga Tinggi

Elon Musk Luncurkan X Money: Aplikasi Sosial Bawa Fitur Pembayaran dengan Bunga Tinggi
Elon Musk mengumumkan fitur pembayaran baru bernama X Money yang akan hadir pada bulan depan di aplikasi media sosial X. Fitur ini memungkinkan transfer uang peer-to-peer, deposit bank, dan penggunaan kartu debit yang terhubung dengan Visa. X berubah dari sekadar media sosial menjadi platform fintech lengkap. Meskipun X Money tidak melibatkan cryptocurrency secara langsung, harga Dogecoin melonjak hingga 8% karena spekulasi integrasi crypto yang kerap terjadi saat Elon Musk menyebut fitur pembayaran baru. X Payments sudah memiliki lisensi di lebih dari 40 negara bagian AS, menjadikannya pemain penting di sektor fintech. X Money menawarkan bunga 6% pada saldo pengguna, jauh lebih tinggi dibandingkan bank tradisional dan produk pasar uang. Hal ini menimbulkan perhatian regulator AS yang tengah membahas CLARITY Act mengenai produk stablecoin yield-bearing. Peluncuran X Money berpotensi mengubah lanskap persaingan antara fintech fiat dan produk crypto yang diatur ketat.
11 Mar 2026, 11.13 WIB

Mengapa Aktivitas Tinggi Ethereum Tak Mengangkat Harga Ether dan Pendapatan

Mengapa Aktivitas Tinggi Ethereum Tak Mengangkat Harga Ether dan Pendapatan
Ethereum mencatat lonjakan aktivitas jaringan ke rekor tertinggi dengan mendekati 2 juta alamat aktif harian dan lebih dari 40 juta panggilan kontrak pintar per hari. Peningkatan aktivitas ini melampaui puncak pasar bull tahun 2021, menandakan adopsi yang meluas di berbagai sektor seperti DeFi dan stablecoin. Namun, kenaikan aktivitas ini tidak diikuti oleh kenaikan harga ether atau peningkatan pendapatan transaksi di lapisan dasar. Harga ether justru mengalami penurunan sekitar 30% selama enam bulan terakhir, sementara modal dialirkan keluar dari pasar. Data menunjukkan ether berpindah ke bursa dengan kecepatan lebih tinggi dibanding bitcoin, mencerminkan tekanan jual yang besar. Pendapatan biaya transaksi Ethereum hanya Rp 172.01 miliar ($10,3 juta) dalam 30 hari terakhir, lebih rendah dibandingkan jaringan seperti Tron dan Solana, sedangkan pendapatan protokol juga tidak kompetitif karena banyak transaksi teralihkan ke layer-2 seperti Base dan Polygon. Situasi ini menunjukkan adanya pergeseran ekonomi dalam ekosistem Ethereum di mana aktivitas transaksi kini tersebar di layer-2 yang menawarkan biaya lebih rendah sehingga nilai yang bisa digarap ether di lapisan dasar menurun. Meskipun aktivitas Ethereum semakin besar dan stablecoin mendominasi pasarnya, token ether gagal menangkap nilai secara proporsional. Akibatnya, Ethereum menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai tokennya meski jaringan makin sibuk.
11 Mar 2026, 05.14 WIB

Kompromi Regulasi dan Masa Depan Stabilitas Pasar Cryptocurrency

Kompromi Regulasi dan Masa Depan Stabilitas Pasar Cryptocurrency
Sengketa terkait kemampuan stablecoin dalam menawarkan yield sedang menghambat kemajuan legislasi pasar kripto. Perdebatan ini mengancam kejelasan aturan yang dibutuhkan untuk memperkuat industri kripto. Edelman menekankan perlunya kompromi agar regulasi dapat cepat tercipta. Edelman mengungkapkan bahwa tanpa kompromi, industri bisa kehilangan kejelasan aturan yang berpotensi menghambat perkembangan pasar. Selain itu, ia juga menepis kekhawatiran bahwa teknologi komputasi kuantum akan merusak Bitcoin. Kepastian regulasi diyakini akan meningkatkan kepercayaan dan menghidupkan kembali pasar. Dengan regulasi yang lebih jelas, pasar kripto diprediksi akan mengalami pemulihan dan konsolidasi aset kripto seiring peningkatan kematangan pasar. Kompromi ini penting untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan dan mendorong inovasi di sektor cryptocurrency.
11 Mar 2026, 03.46 WIB

Ancaman Stabilcoin: Bagaimana Mata Uang Digital Menekan Keuntungan Bank Tradisional

Stabilcoin berkembang pesat dan mulai mengancam simpanan inti bank dengan potensi penarikan 3% hingga 5% dalam lima tahun ke depan. Meskipun bukan ancaman langsung yang menyebabkan penarikan mendadak, eksistensinya mulai berdampak pada pendapatan bank secara signifikan. Market cap stabilcoin sudah mencapai 314 miliar USD dan diperkirakan bisa naik hingga 1,15 triliun USD, didukung undang-undang GENIUS yang membatasi stablecoin hanya sebagai instrumen pembayaran, bukan produk tabungan. Bank besar dan perusahaan investasi seperti Fidelity serta Goldman mulai masuk ke pasar ini dengan meluncurkan stablecoin sendiri. Pertumbuhan stablecoin memungkinkan pergerakan dana lebih cepat dan peluang yield lebih tinggi lewat DeFi, yang menyebabkan bank mengalami peningkatan biaya pendanaan dan tekanan pada profitabilitas. Bank dengan konsentrasi simpanan ritel lebih besar menjadi yang paling berisiko dan harus segera mengantisipasi perubahan ini.
11 Mar 2026, 02.04 WIB

Negosiasi Pengaturan Hadiah Stablecoin Untuk Lindungi Simpanan Bank Tradisional

Negosiasi antara industri perbankan dan kripto sedang berlangsung terkait regulasi hadiah stablecoin. Senator Alsobrooks dan Tillis memimpin kompromi agar undang-undang Digital Asset Market Clarity Act dapat dilanjutkan. Bank mengkhawatirkan hadiah stablecoin dapat menyebabkan alih simpanan dari bank tradisional ke kripto. Kompromi berfokus pada pembatasan hadiah hanya di area stablecoin tertentu, dengan kemungkinan hadiah berbasis aktivitas transaksi. CEO JPMorgan Jamie Dimon mendukung ide hadiah berdasarkan transaksi untuk menjembatani posisi bank dan kripto. Proposal peraturan oleh Office of the Comptroller of the Currency mendukung hal ini meski belum jelas sepenuhnya. Jika kompromi diterima, undang-undang dapat maju ke sidang markup di Senat dan digabungkan dengan versi di Komite Pertanian. Namun, masih ada kekhawatiran Demokrat terhadap DeFi dan perilaku pejabat pemerintah terkait crypto. Faktor politik dan agenda lain di Senat dapat menghambat proses pengesahan.
11 Mar 2026, 01.32 WIB

Saham Circle Melonjak Berkat Adopsi Stablecoin USDC dan Inovasi Pembayaran Blockchain

Saham Circle mengalami kenaikan harga lebih dari 100% setelah melaporkan hasil keuangan yang melebihi ekspektasi. Bernstein memberikan rating outperform dengan target harga Rp 3.17 juta ($190) yang menunjukkan potensi kenaikan sekitar 60% dari harga saat ini. Sentimen positif ini dipicu oleh rebound pasokan stablecoin USDC yang mendekati rekor meskipun pasar kripto lebih luas melemah. Pasokan USDC saat ini hampir mencapai Rp 1.30 quadriliun ($78 miliar) dan volume transaksi stablecoin naik lebih dari 90% secara tahunan. Stablecoin kini tidak hanya digunakan untuk perdagangan kripto tetapi juga dalam transaksi pembayaran sehari-hari melalui integrasi dengan jaringan kartu seperti Visa yang sudah mendukung lebih dari 130 kartu stablecoin di 50 negara. Circle juga mengembangkan jaringan pembayaran mereka sendiri yang sudah melibatkan puluhan institusi keuangan dengan volume transaksi miliaran dolar. Bernstein mengantisipasi pertumbuhan masa depan yang kuat didorong oleh adopsi stablecoin yang semakin luas dan inovasi teknologi seperti blockchain Arc yang mendukung transaksi cepat dan berbiaya rendah. Pengembangan ini membuka peluang untuk pembayaran mesin-ke-mesin berbasis AI, sehingga Circle bisa menjadi pelopor dalam tren agentic finance dan memperluas ekosistem mereka secara signifikan.
11 Mar 2026, 00.30 WIB

SEC dan CFTC Bersatu Satukan Regulasi Crypto untuk Masa Depan Lebih Jelas

SEC dan CFTC yang sebelumnya bersaing kini berupaya membuat memorandum pemahaman untuk mengharmonisasikan regulasi cryptocurrency. Paul Atkins dari SEC menyatakan pentingnya kerjasama yang terkoordinasi agar perusahaan tidak bingung dengan aturan yang tumpang tindih. Langkah ini juga menunjukkan komitmen kedua lembaga untuk menyelesaikan konflik dan menciptakan kerangka aturan yang jelas. Kerjasama ini meliputi pengaturan produk crypto, proses aplikasi yang dikoordinasikan, dan pemeriksaan regulasi yang bersamaan. Atkins menginstruksikan stafnya agar mulai melakukan pertemuan bersama dengan CFTC dan meluncurkan situs web harmonisasi. Hal ini bertujuan mengurangi beban perusahaan yang selama ini harus menghadapi pengawasan ganda dan proses yang berulang. Selain mempercepat pembentukan aturan, kedua lembaga juga berencana berbagi temuan pengawasan dan mengembangkan aturan khusus untuk aplikasi super-app yang memadukan fitur lintas regulator. Inisiatif ini bukan hanya menyederhanakan proses administratif tetapi juga menciptakan lingkungan regulasi yang lebih ramah dan jelas bagi masa depan industri cryptocurrency di AS.
10 Mar 2026, 23.26 WIB

Perselisihan Stablecoin Ancaman Regulasi, Tapi Kejelasan Bisa Bangkitkan Pasar Kripto

Industri kripto menghadapi ketegangan terkait regulasi stablecoin yang menawarkan yield. Perselisihan ini menghambat legislasi struktur pasar, menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku pasar dan regulator. Hal ini berpotensi menghambat kemajuan dan inovasi di sektor kripto secara luas. Edelman menyatakan pentingnya tercapainya kompromi dalam regulasi agar kejelasan hukum dapat diwujudkan. Dia juga mengurangi kekhawatiran terhadap ancaman komputasi kuantum bagi Bitcoin dan memprediksi konsolidasi pasar kripto akan terjadi. Kejelasan regulasi dipandang sebgai kunci untuk menghidupkan kembali pasar yang saat ini lesu. Jika kompromi tercapai, pasar kripto dapat lebih cepat beradaptasi dan tumbuh dengan stabil. Konsolidasi pasar akan memperkuat ekosistem dan menurunkan risiko yang ada akibat fragmentasi. Regulasi yang jelas juga akan meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong adopsi teknologi baru.
Sebelumnya
Setelahnya

Baca Juga

  • Privasi Terbongkar

  • Revolusi Energi & Komputasi Mutakhir

  • Demam OpenClaw di China

  • Balas Dendam Iran: Rudal, Siber & Energi

  • Bitcoin: Antara Gejolak Global & AI

  • LEGO Cerdas dan Pokémon

  • Gelombang Kritikan Ring

  • Asisten AI Tanpa Batas

  • PP Tunas Mendunia

  • Revolusi Mobile AI Barcelona 2026