China Mulai Buka Pintu Impor Chip Nvidia H200, Suasana Baru Perang Teknologi AS-China
Courtesy of CNBCIndonesia

China Mulai Buka Pintu Impor Chip Nvidia H200, Suasana Baru Perang Teknologi AS-China

Artikel ini menjelaskan perubahan sikap China yang mulai membuka izin impor chip Nvidia H200 dari AS, menandai dinamika baru dalam perang teknologi AS-China yang berdampak besar pada industri AI dan geopolitik global.

01 Feb 2026, 13.15 WIB
254 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pemerintah China menunjukkan sikap lebih terbuka terhadap chip Nvidia H200.
  • Beberapa perusahaan teknologi besar di China telah mendapatkan izin untuk membeli chip tersebut.
  • Peluncuran model AI terbaru oleh DeepSeek dapat memperketat persaingan di industri kecerdasan buatan.
Jakarta, Indonesia - Perang teknologi antara Amerika Serikat dan China sudah lama terjadi, terutama terkait pembatasan ekspor chip AI canggih dari AS ke China. Beijing sebelumnya melarang keras peredaran chip Nvidia H200 yang berasal dari AS, sebagai respons terhadap kebijakan ketat AS.
Kini, China mulai memperbolehkan beberapa perusahaan seperti DeepSeek dan raksasa teknologi domestik seperti ByteDance, Alibaba, dan Tencent untuk membeli chip Nvidia H200, meski dengan beberapa persyaratan regulasi yang masih dalam tahap akhir.
Chip Nvidia H200 merupakan salah satu chip AI terkuat dan sangat penting dalam pengembangan kecerdasan buatan, sehingga izin impor chip ini diawasi ketat baik oleh pemerintah China maupun AS.
Nvidia sendiri belum mendapat pemberitahuan resmi terkait izin ini, sementara pemerintah AS menyoroti kemungkinan chip ini dipakai oleh militer China melalui pengembangan AI oleh DeepSeek, yang menjadi perhatian serius Washington.
Peluncuran model AI terbaru DeepSeek V4 yang canggih juga semakin ketatkan persaingan di industri AI global. Keputusan China membuka impor chip ini diprediksi akan berdampak pada persaingan teknologi dan geopolitik di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260201105342-37-707072/xi-jinping-sudah-mau-menyerah-amerika-siap-siap-serbu-china

Analisis Ahli

Andrew Ng
"China yang membuka jalur impor chip canggih Nvidia menunjukkan bahwa teknologi AI tetap menjadi fokus utama persaingan ekonomi dan keamanan global yang sulit dihindari oleh kedua negara."
Kai-Fu Lee
"Perubahan kebijakan ini memungkinkan perusahaan teknologi China untuk tetap berada di garis depan inovasi AI, meskipun menghadapi tekanan dan pembatasan dari AS."

Analisis Kami

"Perubahan sikap Beijing ini mencerminkan tekanan ekonomi dan kebutuhan tinggi terhadap teknologi canggih untuk bersaing di pasar AI global. Namun, proses perizinan yang masih rumit menunjukkan bahwa perang teknologi ini belum akan berakhir dan akan terus menjadi arena persaingan strategis antara dua kekuatan besar."

Prediksi Kami

Dalam waktu dekat, tren pembelian chip Nvidia H200 oleh perusahaan China akan semakin meningkat, namun tetap diawasi ketat oleh pemerintah AS dan China karena implikasi keamanan dan persaingan teknologi global.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang berubah dalam sikap pemerintah China terhadap chip Nvidia H200?
A
Pemerintah China mulai 'legowo' membuka pintu bagi peredaran chip Nvidia H200 setelah sebelumnya melarangnya.
Q
Siapa yang telah mendapatkan persetujuan untuk membeli chip Nvidia H200 di China?
A
DeepSeek, ByteDance, Alibaba, dan Tencent adalah beberapa perusahaan yang telah mendapatkan persetujuan untuk membeli chip Nvidia H200.
Q
Apa yang menjadi perhatian Washington terkait pembelian chip ini?
A
Washington khawatir Nvidia membantu DeepSeek dalam mengembangkan model AI yang bisa dimanfaatkan oleh militer China.
Q
Apa yang dikembangkan oleh DeepSeek yang akan diluncurkan pada pertengahan Februari?
A
DeepSeek sedang mempersiapkan peluncuran model AI generasi terbaru, V4, yang diklaim memiliki kemampuan pemrograman tingkat lanjut.
Q
Mengapa chip H200 menjadi isu sensitif dalam hubungan AS dan China?
A
Chip H200 menjadi isu sensitif karena merupakan teknologi strategis yang berkaitan dengan kecerdasan buatan dan hubungan internasional.