
Courtesy of CNBCIndonesia
Trump Izinkan Ekspor Chip AI Canggih ke China, Dampaknya Apa?
Memberikan informasi mengenai perubahan kebijakan ekspor chip AI canggih buatan AS ke China yang kontroversial dan dampaknya terhadap hubungan dagang serta pengembangan teknologi di kedua negara.
15 Jan 2026, 21.00 WIB
115 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Keputusan Trump untuk mengizinkan ekspor chip H200 ke China menunjukkan perubahan kebijakan yang signifikan dalam hubungan AS-China.
- China sedang berupaya meningkatkan pengembangan teknologi domestik untuk mengurangi ketergantungan pada produk AS.
- Kebijakan ekspor chip ini dapat mempengaruhi keseimbangan kekuatan teknologi dan militer antara AS dan China.
Jakarta, Indonesia - Presiden Donald Trump membuat keputusan kontroversial pada akhir 2025 dengan mengizinkan ekspor chip AI canggih H200 buatan Nvidia ke China. Sebelumnya, AS melarang ekspor chip AI canggih ke China demi mencegah pengembangan teknologi militer dan industri China yang pesat. Kebijakan protektif itu berlaku sejak era Joe Biden dan tetap dilanjutkan oleh Trump sampai akhirnya berubah setelah negosiasi dari Nvidia dan pertemuan diplomatik antara AS dan China.
Chip H200 ini merupakan produk Nvidia yang sangat canggih untuk AI, berada satu generasi di belakang chip Blackwell. Permintaan terhadap chip ini dari perusahaan teknologi China sangat tinggi, bahkan pesanan melebihi stok Nvidia sebanyak 700.000 unit. Harga chip ini sekitar Rp 45.09 juta (US$2,700) atau Rp45 jutaan per unit, menunjukkan betapa strategis dan berharganya teknologi ini bagi pengembangan kecerdasan buatan di China.
Meskipun Trump membuka akses chip H200 ke China, pemerintah China justru melarang chip Nvidia masuk ke negara tersebut. Pemerintah China juga memerintahkan perusahaan lokal dan pusat data milik pemerintah untuk menghentikan penggunaan chip AS kecuali bila sangat diperlukan dan hanya untuk riset dan pengembangan (R&D). Selain itu, insentif juga diberikan bagi yang menggunakan chip lokal seperti buatan Huawei, untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Beijing untuk menekan Washington dalam negosiasi perdagangan dan teknologi menjelang kunjungan Trump ke Beijing pada April 2026. China ingin mendapatkan lebih banyak konsesi, sementara AS juga mendapatkan keuntungan dari pungutan ekspor sebesar 25% dari penjualan chip ke China. Situasi ini menunjukkan bahwa kedua negara ekonomi terbesar di dunia berupaya mencari keseimbangan antara persaingan teknologi dan kerja sama ekonomi.
Di sisi lain, kebijakan ini membuat Nvidia dan pemerintah AS mendapatkan keuntungan finansial yang besar, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan jika teknologi canggih ini digunakan oleh China untuk pengembangan militer atau teknologi strategis lainnya. Ke depan, persaingan teknologi dan politik antara AS dan China dalam bidang chip AI diperkirakan akan semakin kompleks dan strategis.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260115161939-37-702754/trump-akhirnya-menyerah-china-tolak-mentah-mentah
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260115161939-37-702754/trump-akhirnya-menyerah-china-tolak-mentah-mentah
Analisis Ahli
Reva Goujon
"Beijing tengah berusaha mendapatkan konsesi lebih besar dalam perundingan teknologi dengan AS agar bisa melemahkan dominasi teknologi Amerika."
Analisis Kami
"Keputusan Trump untuk membuka ekspor chip H200 ke China sebenarnya merupakan langkah pragmatis yang menunjukkan adanya pertimbangan ekonomi dan diplomatik di balik kebijakan teknologi keras sebelumnya. Namun, risiko teknologi canggih AS akhirnya digunakan untuk memperkuat militer dan teknologi strategis China tetap menjadi kekhawatiran yang valid dan menuntut perhatian lebih ketat dari pemerintah AS."
Prediksi Kami
Ketegangan perdagangan dan teknologi antara AS dan China kemungkinan besar akan terus berlanjut dengan negosiasi yang dinamis; China akan semakin meningkatkan pengembangan chip lokal sambil memanfaatkan akses terbatas ke teknologi AS untuk riset dan inovasi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa keputusan kontroversial yang diambil oleh Donald Trump pada akhir 2025?A
Donald Trump mengizinkan ekspor chip AI canggih H200 buatan Nvidia ke China.Q
Mengapa keputusan Trump ini mendapat kritik dari beberapa pihak?A
Beberapa pihak khawatir bahwa akses China terhadap chip canggih dapat mempercepat pengembangan teknologi militer mereka.Q
Apa yang dimaksud dengan chip H200 dan siapa yang memproduksinya?A
Chip H200 adalah chip AI tercanggih kedua yang diproduksi oleh Nvidia, digunakan untuk melatih model-model AI canggih.Q
Apa dampak dari keputusan Trump terhadap hubungan perdagangan dengan China?A
Keputusan Trump dapat membuka kembali pasar China untuk produk AS, meskipun juga berisiko mengurangi dominasi teknologi AS.Q
Apa reaksi pemerintah China terhadap kemungkinan menerima chip H200 dari AS?A
Pemerintah China belum secara resmi mengumumkan izin untuk menerima chip H200 dan mengeluarkan arahan untuk tidak membeli chip dari AS kecuali diperlukan.


