China Serukan Boikot Chip AS Setelah Pernyataan Pedas Menteri Perdagangan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
21 Agt 2025
108 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Terdapat ketegangan antara AS dan Cina terkait ekspor chip dan penggunaan teknologi.
Pernyataan pejabat AS dapat memicu reaksi negatif dan tindakan dari regulator Cina.
China berusaha untuk mengembangkan industri teknologi domestik dan mengurangi ketergantungan pada produk asing.
Pemerintahan Donald Trump pernah mengeluarkan larangan ekspor chip Nvidia terbaik ke China, menyebabkan ketegangan antara kedua negara. Namun, beberapa waktu lalu larangan tersebut mulai dicabut sebagian, khususnya untuk chip Nvidia tipe H20 yang kurang canggih. Meski demikian, pernyataan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick yang menyebut tidak akan menjual produk terbaik ke China memicu kemarahan pemerintah China.
China bereaksi dengan mendesak perusahaan teknologi dalam negeri, seperti Alibaba dan ByteDance, untuk mengurangi atau membatalkan pembelian chip AI dari AS. Beberapa regulator China kompak menyerukan agar perusahaan tidak memakai chip AI buatan AS dan lebih mengutamakan chip buatan lokal agar kemandirian teknologi dapat terwujud.
Langkah China ini menunjukkan semangat untuk mengembangkan industri teknologi domestik agar tidak terlalu bergantung pada produk luar negeri, terutama Amerika Serikat. Regulator bahkan mendorong adopsi chip AI dari Huawei Technologies dan Cambricon sebagai alternatif chip dari Amerika Serikat.
Walau chip domestik sudah mulai digunakan, perusahaan-perusahaan China masih bergantung pada hardware Nvidia untuk pelatihan AI. Model AI DeepSeek, misalnya, sempat menunda peluncuran karena prosesor Ascend Huawei gagal saat proses pelatihan, sehingga Nvidia masih memegang peranan penting dalam pengembangan AI di China saat ini.
Situasi ini dapat memperkuat siklus kompetisi teknologi antara AS dan China dan mempercepat upaya China dalam mengembangkan chip canggih secara mandiri. Kebijakan AS yang tegas dan pernyataan yang dianggap merendahkan telah memperbesar kesadaran akan pentingnya kemandirian teknologi di China.
Analisis Ahli
Kasia Gorgievska (Analis Teknologi AI)
Pernyataan dari pejabat AS dapat mempercepat fragmentasi ekosistem AI global, dimana China mengedepankan self-reliance sebagai strategi utama menghadapi tekanan AS.Dr. Chen Wei (Profesor Ekonomi dan Teknologi di Tiongkok)
Ketegangan perdagangan chip ini adalah peluang bagi industri teknologi China untuk mengejar ketertinggalan dan memperlihatkan kemampuan mereka dalam inovasi chip AI domestik.
