Data inflasi Amerika Serikat menjadi fokus utama yang dinantikan minggu ini dan dapat mengubah ekspektasi terhadap suku bunga Fed serta sentimen pasar. Konflik berkepanjangan antara AS-Israel dan Iran meningkatkan risiko geopolitik yang membuat pasar komoditas dan bitcoin jadi sangat volatil. Bitcoin gagal mempertahankan harga di atas 70.000 dolar AS minggu lalu di tengah kondisi pasar yang tidak pasti.
Para pedagang juga mengamati harga minyak sebagai indikator utama dampak perang di Timur Tengah terhadap inflasi di AS. Selain itu, beberapa proyek kripto seperti Solstice, Kamino, dan Succinct akan mengumumkan produk baru yang dapat menarik perhatian pasar. Namun, detail pengumuman produk tersebut masih dirahasiakan, menambah ketegangan dan spekulasi di pasar.
Penting bagi para investor untuk memantau data inflasi, perkembangan geopolitik, dan pengumuman produk baru dari proyek kripto agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat. Jika kondisi politik dan inflasi memburuk, pasar kripto kemungkinan tetap volatile dan berpotensi turun lebih dalam. Sebaliknya, inovasi produk kripto yang muncul bisa memberikan peluang baru di tengah ketidakpastian tersebut.