Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rancangan Regulasi Aset Digital AS: Bank Butuh Kepastian Lebih Dari Kripto

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
09 Mar 2026
1324 dibaca
1 menit
Rancangan Regulasi Aset Digital AS: Bank Butuh Kepastian Lebih Dari Kripto

TLDR

Kepastian regulasi penting bagi bank untuk berinvestasi dalam aset digital.
Stablecoin dilihat sebagai elemen kunci dalam infrastruktur pembayaran digital.
Jika bank menolak regulasi, kemungkinan besar industri kripto akan berpindah ke luar negeri.
Rancangan undang-undang Digital Asset Market Clarity Act di AS bertujuan mengatur aset digital dan memberikan kepastian regulasi, namun macet sejak Januari akibat perdebatan soal pembayaran hadiah stablecoin. Bank dan perusahaan kripto saling bertentangan dalam hal ini, masing-masing melihat risiko dan peluang berbeda. Gagalnya regulasi ini mengakibatkan ketidakpastian yang menahan investasi dalam infrastruktur digital baru.Bank khawatir pemberian hadiah kepada pemegang stablecoin bisa menyebabkan arus modal keluar dari bank mereka, sementara perusahaan kripto seperti Coinbase mendorong kebebasan untuk terus bereksperimen dengan stablecoin dalam pembayaran global. Para pemimpin bank, termasuk CEO JPMorgan Jamie Dimon, menginginkan perlakuan yang setara dan kepastian regulasi sebelum berinvestasi. Pemerintah Trump juga menyatakan ketidaksabaran terhadap penundaan regulasi ini.Menurut Christopher Giancarlo, jika bank menolak regulasi yang disepakati, inovasi pengembangan stablecoin dan ekosistem kripto akan pindah ke luar negeri dan melemahkan posisi bank AS dalam pembayaran digital global. Meskipun peluang pengesahan sekitar 60%, masih banyak isu yang harus diselesaikan agar rancangan undang-undang ini bisa berjalan. Ketidakjelasan ini dapat mendorong pembentukan regulasi di negara lain yang lebih memberikan ruang dan kepastian.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.