
Banyak orang percaya bahwa Tembok Besar China bisa terlihat dari luar angkasa karena ukurannya yang sangat panjang, yakni lebih dari 21.000 km. Namun, astronaut dan ilmuwan luar angkasa menjelaskan bahwa meski panjang, Tembok Besar terlalu sempit dan warna serta bentuknya mengikuti lingkungan sekitarnya, sehingga tidak tampak dari ruang angkasa.
Para astronaut dan pakar menyatakan hanya ada empat bangunan besar yang bisa dilihat dengan jelas dari luar angkasa, yaitu Palm Jumeirah di Dubai, Piramida Giza di Mesir, Bendungan Three Gorges di China, dan Tambang Bingham Canyon di Amerika Serikat. Masing-masing memiliki ukuran besar yang membuatnya tampak dari ketinggian luar angkasa.
Palm Jumeirah, pulau buatan yang membentuk pola unik di Dubai, dapat terlihat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan bantuan lensa telefoto. Begitu juga dengan Piramida Giza, yang meski ada pendapat berbeda, rupanya bisa diamati dengan alat bantu atau bahkan mata telanjang dengan kondisi yang tepat.
Bendungan Three Gorges di Sungai Yangtze China adalah bendungan pembangkit listrik tenaga air terbesar dan paling mahal di dunia. Bendungan ini juga terlihat jelas dari luar angkasa karena ukurannya yang sangat besar. Sementara itu, Tambang Bingham Canyon di Amerika Serikat juga dapat dilihat tanpa alat bantu dari orbit bumi.
Garis Karman menjadi batas resmi antara atmosfer bumi dan ruang angkasa. Informasi ini penting agar kita memahami di mana orbit satelit dan ISS berada, dan mengapa hanya bangunan tertentu yang bisa terlihat dari luar angkasa. Pengetahuan ini membantu menghilangkan kesalahpahaman dan memberikan wawasan baru yang menarik tentang pengamatan bumi dari antariksa.