
Saat ini, tenaga surya merupakan sumber listrik paling murah dalam sejarah, namun tidak semua orang bisa memasangnya. Penyewa, penghuni apartemen, dan orang yang memiliki atap tidak cocok atau kekurangan dana belum bisa merasakan keuntungan dari sistem surya konvensional. Solusi baru muncul dengan sistem surya plug-in yang memungkinkan pengoperasian dengan cukup mencolokkan panel langsung ke stopkontak rumah.
Sistem surya plug-in ini sangat terjangkau dan mudah digunakan, bahkan bisa dipasang di balkon, beranda, atau halaman belakang tanpa memerlukan keahlian khusus. Dengan demikian, sistem ini bisa dibawa pindah jika pemiliknya harus pindah rumah atau tinggal di tempat yang berbeda, sangat cocok untuk para penyewa dan masyarakat umum.
Studi menunjukkan potensi besar pasar sistem surya plug-in di Amerika Serikat, mencapai 57 juta rumah dan kapasitas produksi energi hingga 57 gigawatt. Konsumen dapat menghemat hingga 13 miliar dolar AS per tahun dari biaya listrik. Sayangnya, aturan lama yang belum diperbarui masih menghambat pertumbuhan sektor ini yang sebenarnya bisa memberikan keuntungan signifikan.
Selain keuntungan bagi konsumen, deregulasi sistem surya plug-in juga bisa menjadi peluang bisnis besar bagi perusahaan retail besar seperti Amazon, Walmart, Costco, Home Depot, dan lain-lain. Pasar ini diperkirakan bisa menghasilkan penjualan antara 14,3 hingga 71,7 miliar dolar AS, menunjukkan potensi bisnis yang menggiurkan dan peningkatan kapasitas energi terbarukan nasional.
Meskipun peraturan federal berjalan lambat, banyak negara bagian sudah mulai mengadopsi legislasi yang mendukung sistem surya plug-in. Dengan adanya dukungan ini dan tekanan public yang tinggi, diyakini dalam waktu dekat teknologi surya plug-in akan bisa dinikmati lebih banyak warga Amerika, memperluas akses energi bersih, dan meningkatkan kemandirian energi masyarakat.