Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Platform Konsumen Mengadopsi Integrasi AI

Share

Perusahaan seperti Airbnb, Uber Eats, Threads, dan Amazon mengintegrasikan fitur AI untuk meningkatkan personalisasi, penemuan konten, dan dukungan pelanggan, sehingga menciptakan pengalaman pengguna yang lebih pintar dan responsif.

14 Feb 2026, 09.40 WIB

Airbnb Perkenalkan Fitur AI Canggih untuk Perjalanan dan Dukungan Pelanggan

Airbnb Perkenalkan Fitur AI Canggih untuk Perjalanan dan Dukungan Pelanggan
Airbnb sekarang mulai mengembangkan fitur berbasis kecerdasan buatan yang menggunakan teknologi model bahasa besar untuk membantu pengguna dalam mencari properti dan merencanakan perjalanan secara lebih mudah dan personal. Fitur pencarian AI ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa alami, memudahkan mereka menemukan lokasi dan properti yang sesuai kebutuhan. Selain fitur pencarian, Airbnb sudah meluncurkan chatbot layanan pelanggan yang mampu menyelesaikan sepertiga dari masalah pelanggan tanpa intervensi manusia, dengan rencana memperluas penggunaan bot ini untuk dukungan suara dan menjangkau lebih banyak bahasa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan pelanggan secara signifikan. CEO Airbnb, Brian Chesky, menekankan pentingnya fokus pada pengalaman pengguna terlebih dahulu sebelum menambahkan iklan berbayar atau listing sponsor dalam pencarian. Mereka saat ini masih melakukan banyak eksperimen untuk membuat pencarian AI lebih interaktif dan terintegrasi dengan seluruh pengalaman perjalanan. Teknologi AI juga diterapkan secara internal dengan mayoritas insinyur Airbnb yang menggunakan alat AI untuk meningkatkan produktivitas. Perusahaan menargetkan agar semua insinyur mengadopsi teknologi ini guna mempercepat pengembangan produk dan operasional perusahaan secara keseluruhan. Airbnb melaporkan pendapatan kuartal keempat sebesar 2,78 miliar dolar AS, meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa meskipun dalam kondisi pasar yang menantang, adopsi teknologi baru seperti AI bisa memberikan keuntungan kompetitif dan memperkuat posisi perusahaan di sektor perjalanan.
14 Feb 2026, 05.12 WIB

Airbnb Gunakan AI Untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan dan Optimalkan Bisnis

Airbnb Gunakan AI Untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan dan Optimalkan Bisnis
Airbnb kini telah mengaplikasikan agen AI khusus untuk menangani sekitar sepertiga kasus layanan pelanggan di Amerika Utara. Keberhasilan ini mendorong rencana perusahaan untuk memperluas penggunaan AI secara global dan di berbagai bahasa yang tersedia. CEO Airbnb, Brian Chesky, menyatakan bahwa penggunaan AI ini tidak hanya menurunkan biaya layanan pelanggan tetapi juga meningkatkan kualitas layanan secara signifikan. Hal ini menandai langkah penting bagi perusahaan untuk memberikan pengalaman yang lebih canggih dan personal. Perusahaan juga mengumumkan perekrutan CTO Ahmad Al-Dahle, yang memiliki catatan panjang di bidang AI di perusahaan besar seperti Apple dan Meta, untuk memimpin pengembangan AI-native yang akan membantu merancang aplikasi yang mampu 'mengenal' pengguna secara lebih baik. Keunggulan Airbnb terletak pada database besar yang berisi 200 juta identitas terverifikasi dan 500 juta ulasan, yang tidak dapat ditiru oleh chatbot AI lain. CEO Chesky percaya integrasi AI dengan data eksklusif ini akan mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan konversi pengguna dibandingkan mesin pencari lain. Selain penerapan AI di layanan pelanggan, Airbnb juga menggunakan AI untuk meningkatkan fungsi pencarian yang lebih interaktif dan berencana menambahkan fitur seperti listing sponsor. Kini 80% dari insinyur Airbnb sudah menggunakan alat AI, menandakan adopsi teknologi ini secara luas di internal perusahaan.
12 Feb 2026, 21.04 WIB

Amazon Hadirkan ‘Send to Alexa Plus’ di Kindle Scribe Bantu Atur Catatan Lebih Mudah

Amazon Hadirkan ‘Send to Alexa Plus’ di Kindle Scribe Bantu Atur Catatan Lebih Mudah
Amazon baru saja meluncurkan fitur baru bernama "Send to Alexa Plus" yang tersedia untuk pemilik Kindle Scribe dan Kindle Scribe Colorsoft terbaru. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengirim catatan tulisan tangan atau dokumen seperti PDF ke asisten digital Alexa Plus yang cerdas. Alexa Plus kemudian bisa membantu meringkas isi catatan tersebut, membuat daftar tugas, jadwal acara di kalender, pengingat, bahkan membantu brainstorming dan memberikan panduan proyek. Dalam pengujiannya, fitur ini sangat membantu terutama untuk mengelola tugas-tugas perawatan seperti mengingatkan jadwal janji, mengubah catatan menjadi pengingat, dan mengekstraksi informasi penting secara kontekstual walaupun tulisan tangan kadang sulit dibaca. Alexa juga mampu menghitung total dari daftar biaya yang dikirim dalam bentuk dokumen PDF serta menjawab pertanyaan tentang isi catatan dengan cukup akurat. Alexa Plus juga berguna untuk mengidentifikasi kekurangan dalam catatan, misalnya saat salah satu catatan tentang janji dokter kurang informasi penting seperti alamat atau daftar obat, Alexa memberikan rekomendasi informasi yang perlu ditambahkan. Namun, sayangnya fitur ini belum bisa mengedit catatan asli di Kindle Scribe atau mengirim versi revisi langsung ke email pengguna, hanya bisa menampilkan draf di aplikasi Alexa. Meski bermanfaat, fitur ini masih memiliki keterbatasan dalam memahami konteks yang mendalam dan membedakan nuansa kecil di dalam catatan. Misalnya, saat diminta membuat outline dari sebuah artikel, Alexa harus melakukan beberapa kali percobaan dan hasilnya kadang kurang tepat. Ada juga kekurangan dalam menilai jawaban yang benar secara penuh, sehingga bisa menandai jawaban yang hanya separuh benar sebagai benar. Secara keseluruhan, fitur "Send to Alexa Plus" memberikan nilai tambah khususnya bagi pengguna dalam ekosistem Amazon yang memerlukan bantuan dari asisten AI untuk mengelola informasi dan tugas harian dengan lebih mudah. Meskipun tidak sempurna, kehadiran fitur ini memberikan Amazon keunggulan dibandingan perangkat sejenis seperti Kobo Elipsa 2E yang belum mendukung asisten suara secara terintegrasi.
12 Feb 2026, 04.07 WIB

Uber Eats Luncurkan 'Cart Assistant' AI untuk Belanja Lebih Cepat dan Mudah

Uber Eats Luncurkan 'Cart Assistant' AI untuk Belanja Lebih Cepat dan Mudah
Uber Eats baru saja meluncurkan fitur terbarunya yang bernama 'Cart Assistant.' Fitur ini hadir untuk membantu pelanggan mengisi keranjang belanja dengan lebih cepat dan mudah melalui aplikasi Uber Eats. Pelanggan cukup mencari toko bahan makanan, lalu menekan ikon ungu Cart Assistant untuk memulai. Dengan cara ini, mereka bisa lebih hemat waktu saat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Yang menarik, Cart Assistant menerima input berupa daftar belanja yang diketik, maupun foto dari daftar tersebut. Bisa berupa tulisan tangan atau screenshot resep dengan daftar bahan yang ingin dibeli. Kemudian, sistem AI akan otomatis menambahkan barang-barang yang sesuai ke dalam keranjang belanja pengguna. Pengalaman berbelanja jadi praktis karena tidak perlu menambahkan satu per satu secara manual. Selain itu, Cart Assistant juga menggunakan informasi dari pesanan sebelumnya agar bisa menampilkan produk yang biasa dibeli pelanggan, seperti jenis susu favorit atau oatmeal yang sering dipilih. Hal ini membuat fitur Cart Assistant lebih personal dan sesuai dengan kebiasaan pengguna sehingga proses belanja lebih efisien dan menyenangkan. Fitur baru ini diluncurkan karena banyak pengguna ingin cara berbelanja yang lebih cepat dan efisien. Uber Eats menghadirkan Cart Assistant supaya pelanggan dapat langsung bertransaksi dalam waktu singkat. Tidak hanya itu, ini juga menjadi strategi Uber Eats untuk bersaing dengan berbagai platform lain seperti Instacart dan DoorDash yang juga menggunakan teknologi AI dalam layanan mereka. Dalam pengembangan AI, Uber Eats tak hanya fokus pada pengalaman pelanggan tapi juga pedagang. Mereka mengembangkan teknologi AI di berbagai sisi layanan, seperti membuat deskripsi menu secara otomatis, meningkatkan kualitas foto makanan, dan merangkum ulasan pelanggan. Semua ini menunjukkan investasi besar Uber Eats dalam teknologi untuk meningkatkan kualitas dan kepuasan pengguna.
12 Feb 2026, 01.00 WIB

Threads Hadirkan Fitur 'Dear Algo' untuk Personalisasi Feed yang Lebih Interaktif

Threads Hadirkan Fitur 'Dear Algo' untuk Personalisasi Feed yang Lebih Interaktif
Threads, jaringan sosial dari Meta, baru saja meluncurkan fitur baru bernama 'Dear Algo' yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan apa yang mereka lihat di feed mereka sementara waktu. Fitur ini berbeda dari opsi 'Not Interested' yang sudah ada karena memberi pengguna kesempatan untuk memberi tahu secara langsung apa yang ingin mereka lihat lebih banyak atau lebih sedikit. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup membuat postingan publik dengan mengetik ‘Dear Algo’ diikuti dengan permintaan konten. Misalnya, jika ingin melihat lebih banyak postingan tentang podcast, pengguna bisa menulis ‘Dear Algo, tunjukkan lebih banyak postingan tentang podcast’. Pengaturan ini berlaku selama tiga hari dan dapat membantu menyegarkan feed sesuai dengan minat terkini. Karena fitur ini bekerja lewat postingan publik, permintaan yang diajukan dapat dilihat oleh semua pengguna dan bahkan dapat direpost oleh orang lain, sehingga membuka kesempatan bagi komunitas untuk menemukan topik baru bersama-sama. Meta berharap pendekatan ini bisa membuat pengalaman personalisasi feed menjadi lebih sosial dan interaktif. Selain fitur baru ini, Threads terus menunjukkan pertumbuhan pengguna yang signifikan. Menurut laporan Similarweb, Threads kini memiliki 141,5 juta pengguna aktif harian di platform mobile, mengungguli kompetitornya, X, yang memiliki 125 juta pengguna aktif harian di mobile. Ini menandai kemajuan penting bagi Threads sebagai platform sosial berbasis waktu nyata. Fitur ‘Dear Algo’ baru tersedia di Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, dan Inggris, dengan rencana pengembangan ke negara lain. Dengan menghadirkan fitur ini, Threads berusaha menawarkan pengalaman media sosial yang lebih personal, real-time, dan berorientasi komunitas dibandingkan platform lainnya seperti X dan Bluesky.

Baca Juga

  • Platform Konsumen Mengadopsi Integrasi AI

  • Sorotan Diskon Hari Presiden

  • Perubahan Penawaran Produk dan Strategi Pasar HP

  • Inovasi Ekosistem dan Produk Apple

  • Munculnya Kompetitor AI dan Teknologi China