
Krisis chip memori global sedang menimbulkan masalah besar bagi perusahaan yang memproduksi perangkat elektronik seperti ponsel, komputer, dan alat rumah tangga. Apple, yang merupakan pemimpin pasar ponsel, sudah mulai merasakan pengaruh negatif dari kenaikan harga chip memori. Hal ini terjadi karena produsen chip besar seperti Samsung dan SK Hynix lebih mengutamakan produksi chip untuk teknologi AI yang menawarkan keuntungan lebih besar.
Menurut pengakuan CEO Apple, Tim Cook, kelangkaan chip memori belum terlalu mempengaruhi kinerja perusahaan pada akhir tahun 2025, tapi akan lebih terasa pada kuartal berjalan di tahun 2026. Permintaan iPhone 17 even sangat tinggi, khususnya di pasar China dan India, yang membuat perusahaan membutuhkan lebih banyak chip memori. Namun, Apple belum mau menyatakan secara jelas apakah akan menaikkan harga produk mereka mengingat biaya komponen yang naik.
Samsung dan SK Hynix secara bersama menguasai dua pertiga pasar chip DRAM dan telah mengingatkan bahwa kelangkaan chip dapat mempengaruhi produksi PC dan ponsel. Kenaikan harga chip memori membuat pelanggan menjadi lebih berhati-hati dalam memesan chip dan berusaha menyesuaikan spesifikasi produk agar lebih hemat biaya. Ini menyebabkan tekanan margin yang makin berat bagi produsen HP dan komputer.
Firma riset IDC dan Counterpoint merilis prediksi yang mengejutkan mengenai pasar perangkat elektronik, dengan penjualan PC global diperkirakan turun hampir 5% hingga turun signifikan jika keadaan memburuk. Samsung, yang merupakan produsen chip sekaligus pemain besar di pasar HP, melaporkan laba bisnis mobile mereka turun 10% pada kuartal terakhir 2025, dan memproyeksikan tahun 2026 sebagai periode yang sulit dengan risiko stagnasi pengapalan smartphone.
Persaingan dalam industri chip memori juga semakin ketat di segmen chip untuk AI. SK Hynix memegang pangsa terbesar pasar chip HBM, yang merupakan chip memori kompleks khusus AI, diikuti oleh Samsung dan Micron. Samsung memperbesar fokus pada produk AI ini untuk mengejar ketertinggalan dengan SK Hynix, namun langkah ini berpotensi memperparah kekurangan chip memori konvensional untuk perangkat elektronik konsumen.