Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Bisnis

Evolusi Konten Streaming dan Hiburan Digital

Share

Perkembangan dalam industri hiburan streaming, mulai dari lineup acara baru di Apple TV hingga dinamika rilis serial populer, mencerminkan tantangan dan inovasi dalam memenuhi selera penonton di era digital.

05 Feb 2026, 00.30 WIB

Apple TV Perbanyak Konten Demi Saingi Netflix dan Disney dengan Banyak Tayangan Baru

Apple TV Perbanyak Konten Demi Saingi Netflix dan Disney dengan Banyak Tayangan Baru
Selama ini, Apple TV cenderung fokus pada kualitas daripada kuantitas tayangan streamingnya. Meskipun menghasilkan konten yang bagus, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan pesaing besar seperti Netflix dan Disney Plus. Hal ini membuat Apple TV sering dianggap kurang menarik bagi penonton yang mencari variasi dan banyak pilihan. Kini, Apple menanggapi kritik tersebut dengan mengumumkan banyak judul baru yang siap tayang sepanjang tahun ini. Berbagai genre hadir mulai dari thriller, komedi, drama, hingga film keluarga, dengan bintang ternama seperti Keanu Reeves, Elle Fanning, dan Ryan Reynolds yang terlibat dalam beberapa proyek baru tersebut. Judul-judul baru yang diumumkan meliputi Imperfect Women, komedi Outcome yang disutradarai Jonah Hill, thriller dark Maximum Pleasure Guaranteed, drama Lucky dengan Anya Taylor-Joy, dan bahkan adaptasi film berdasarkan mainan Matchbox. Apple juga akan melanjutkan serial populer seperti Ted Lasso dan Monarch: Legacy of Monsters. Selain memperbanyak konten, Apple TV juga mulai memasuki dunia live sports lewat kontrak dengan Formula 1, menunjukkan kesiapan mereka untuk memperluas cakupan hiburan yang ditawarkan kepada pelanggan. Ini menandakan langkah strategis untuk lebih menarik berbagai kalangan penonton. Meski menambah banyak konten baru, ada pertanyaan apakah Apple TV bisa mempertahankan kualitas yang selama ini menjadi ciri khasnya. Meskipun beberapa film mungkin kurang menjanjikan, upaya ini penting agar Apple TV tidak ketinggalan dari pesaing yang menyediakan ribuan jam tayangan setiap bulannya.
30 Jan 2026, 22.00 WIB

Apple TV Umumkan Musim 2 Serial Sugar dengan Perpaduan Detektif dan Fiksi Ilmiah

Apple TV Umumkan Musim 2 Serial Sugar dengan Perpaduan Detektif dan Fiksi Ilmiah
Apple TV kembali menghadirkan seri populer Sugar dengan musim keduanya yang akan tayang mulai 19 Juni 2026. Serial ini dikenal menggabungkan unsur cerita detektif noir dengan elemen fiksi ilmiah yang unik, menarik perhatian banyak penonton sejak musim pertamanya tahun 2024. Colin Farrell akan kembali memerankan tokoh utama, John Sugar, seorang detektif quirky yang menghadapi kasus baru yang penuh intrik. Musim baru ini juga memperkenalkan beberapa anggota pemeran baru yang akan menambah kedalaman cerita. Dalam musim kedua, Sugar mengejar kasus hilangnya saudari seorang petinju muda yang sedang naik daun. Penyidikan ini mengarah pada konspirasi besar di kota yang menguji batas moral dan tekad Sugar dalam melakukan hal yang benar. Selain Sugar, Apple TV juga tengah menayangkan kembali serial-serial populer lain seperti Shrinking, Drops of God, dan Ted Lasso yang makin memperkuat lini streaming mereka di tahun ini. Hal ini membuktikan ambisi Apple untuk bersaing di pasar streaming yang makin kompetitif. Kehadiran berbagai konten menarik di Apple TV pada 2026 diprediksi akan meningkatkan jumlah pelanggan dan memperkokoh posisi layanan ini di dunia hiburan digital, menawarkan variasi pilihan yang luas bagi penggemar genre berbeda.
30 Jan 2026, 21.57 WIB

Netflix Terus Bagi Musim Serial, Bikin Penggemar Bridgerton Kesal dan Lelah Menunggu

Netflix Terus Bagi Musim Serial, Bikin Penggemar Bridgerton Kesal dan Lelah Menunggu
Netflix kembali meluncurkan Bridgerton season 4 yang dirilis dalam dua bagian dengan jeda antara bagian pertama dan kedua selama dua bulan. Kebiasaan Netflix ini membuat para penggemar harus menunggu lama untuk menyelesaikan cerita, yang tentu terasa sangat melelahkan bagi banyak orang. Biasanya, Netflix meluncurkan season pertama dari serial baru sekaligus untuk menarik pelanggan dengan pengalaman menonton tanpa jeda. Namun ketika serial tersebut sukses, mereka mulai membagi season berikutnya menjadi beberapa bagian, bertujuan agar pelanggan tetap berlangganan lebih lama. Strategi ini memang bisa memperpanjang durasi langganan, tapi menyebabkan kelelahan dan turun minat penonton. Hal ini terlihat dari penurunan jumlah penonton pada serial populer seperti Wednesday season 2 dan juga pada Stranger Things season 5 yang dibagi beberapa bagian. Pengamat dan penonton merasa cara ini tidak adil dan efektif. Penonton banyak yang kehilangan antusiasme di tengah jalan dan cenderung meninggalkan serial tersebut, sementara pihak Netflix tetap fokus pada metrik lama menonton yang mungkin tidak menggambarkan kepuasan pelanggan. Idealnya Netflix harus mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan menghadirkan kembali format binge release sekaligus agar penonton lebih puas dan diskusi komunitas tetap hidup tanpa harus menunggu lama yang membuat mereka berpotensi berpindah ke platform lain.

Baca Juga

  • Penegakan Regulasi dan Antitrust Teknologi Global

  • Krisis Rantai Pasokan Hardware dan Gangguan Pasar

  • Konferensi Teknologi dan Ketahanan Komunitas

  • Evolusi Konten Streaming dan Hiburan Digital

  • Tantangan dalam Tenaga Kerja Teknologi dan Tren Pekerjaan