
Astronom berhasil menemukan sebuah komet baru bernama C/2026 A1 (MAPS) yang ternyata sangat unik karena akan sangat dekat dengan matahari. Komet ini berukuran sekitar 2,4 kilometer dan ditemukan di gurun Atacama, Chile. Saat awal ditemukan, posisi komet ini masih dua kali jarak Bumi ke matahari.
C/2026 A1 masuk dalam kelompok besar komet Kreutz yang dikenal dengan julukan 'sungrazer', yaitu komet yang melintas sangat dekat dengan matahari dan biasanya hancur karena panas dan tekanan gravitasi yang amat tinggi. Komet Kreutz diyakini berasal dari sebuah komet besar yang pecah ribuan tahun lalu.
Pada tanggal 4 April nanti, komet ini akan mencapai jarak terdekatnya dengan matahari, sekitar 800 ribu kilometer, yang sangat dekat dibandingkan dengan planet terdekat matahari, Merkurius. Jika komet ini dapat bertahan dari kondisi ekstrem tersebut, maka ia bisa tampil sangat terang dan bahkan terlihat dengan mata telanjang meskipun di siang hari.
Selain itu, komet ini berpotensi mengeluarkan ekor yang indah seperti beberapa komet terkenal sebelumnya seperti Comet Ikeya-Seki dan Comet Lovejoy. Pengamatan terbaik akan dilakukan dari belahan bumi selatan, tapi orang di daerah utara juga bisa melihatnya saat matahari terbenam.
Walaupun ada kemungkinan komet ini hancur saat mendekati matahari, jika bertahan dan menjadi sangat terang, ini akan menjadi fenomena langit yang luar biasa yang bisa dinikmati oleh banyak orang. Sebuah komet lain bernama C/2025 R3 (PanSTARRS) juga diprediksi akan tampak jelas tak lama setelah itu.