Komet Hijau Raksasa C/2024 E1 Mendekati Bumi, Akan Tinggalkan Tata Surya
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
13 Feb 2026
75 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Komet C/2024 E1 (Wierzchoś) adalah objek luar angkasa yang menarik perhatian karena ukurannya yang besar dan keunikannya.
Setelah melewati perihelion, komet ini diperkirakan akan terlempar keluar dari sistem tata surya dan mengembara di ruang antarbintang.
Penemuan dan pengamatan komet ini menunjukkan kemajuan dalam teknologi astronomi, terutama berkat teleskop canggih seperti James Webb.
Sebuah komet berwarna hijau cerah dan berukuran sekitar kota kecil, yang dikenal sebagai C/2024 E1 (Wierzchoś), sedang mendekati Bumi dan akan bisa dilihat dengan teleskop maupun binocular. Komposisi unik komet ini, terutama kandungan karbon dioksida, membuatnya tampak hijau saat melintasi langit malam.
Ditemukan oleh astronom Polandia Kacper Wierzchoś menggunakan teleskop kecil di Mount Lemmon Observatory, komet ini berasal dari awan Oort, sebuah wilayah jauh di tepi tata surya yang berisi banyak benda es dan komet. Orbitnya bersifat hiperbolik, artinya komet ini tidak akan kembali lagi setelah melewati dekat Matahari.
Pada tanggal 20 Januari 2024, komet ini mencapai titik terdekat dengan Matahari, kemudian pada 17 Februari akan mencapai titik terdekat dengan Bumi sekitar 94 juta mil. Pengamatan lebih lanjut menggunakan teleskop James Webb memberikan informasi penting tentang ukuran dan kandungan gas pada komet ini.
Diperkirakan dalam beberapa dekade atau abad ke depan, setelah melewati dekat Matahari, komet ini akan mendapatkan dorongan gravitasi yang cukup untuk terlempar keluar dari tata surya dan mengembara di ruang antar bintang. Fenomena ini mirip dengan apa yang dialami oleh komet antar bintang 3I/ATLAS sebelumnya.
Tahun 2026 juga menjanjikan banyak aktivitas pengamatan komet dengan kedatangan beberapa komet potensial yang bisa terlihat tanpa bantuan teleskop. Keberadaan observatorium baru seperti Vera C. Rubin Observatory akan membantu mengidentifikasi lebih banyak objek menarik di langit kita.
Analisis Ahli
Kacper Wierzchoś
Penemuan ini membuka kesempatan untuk mempelajari komet asing yang berasal dari awan Oort dan menguji model dinamika orbit komet hiperbolik di tata surya.Gerald Rhemann
Mengabadikan foto komet dengan warna hijau mencolok ini memberikan data visual yang sangat berharga untuk komunitas astronomi dan penggemar astronomi di seluruh dunia.

