Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Kekhawatiran Privasi di Tengah Inovasi Pengawasan Berbasis AI

Share

Integrasi teknologi AI ke dalam perangkat pengawasan, termasuk fitur pengenalan wajah pada smart glasses dan kamera AI, memicu keprihatinan terkait privasi dan potensi penyalahgunaan data. Langkah yang diambil oleh perusahaan besar seperti Meta dan Amazon menuntut regulasi yang lebih ketat untuk melindungi hak pengguna.

13 Feb 2026, 22.40 WIB

Ring Batalkan Kerja Sama dengan Flock Safety Karena Risiko dan Tekanan Privasi

Ring Batalkan Kerja Sama dengan Flock Safety Karena Risiko dan Tekanan Privasi
Ring adalah perusahaan keamanan rumah yang dimiliki oleh Amazon, yang sebelumnya berencana bermitra dengan Flock Safety, sebuah perusahaan teknologi kamera yang menggunakan AI untuk mengawasi area publik dan membagikan rekaman dengan penegak hukum. Kesepakatan ini memungkinkan pengguna Ring untuk membagikan rekaman video mereka dengan jaringan Flock dan kepolisian untuk membantu investigasi. Flock Safety memberikan akses ke rekaman kamera AI mereka kepada sejumlah lembaga pemerintah AS, termasuk ICE, Secret Service, dan Militer, meskipun Flock mengatakan mereka tidak bekerja langsung dengan ICE. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena rekaman tersebut bisa digunakan dalam pengawasan yang dapat melanggar privasi dan menimbulkan bias rasial. Ring mengumumkan pembatalan kerjasama dengan Flock Safety dengan alasan bahwa integrasi teknologi tersebut memerlukan waktu dan sumber daya yang jauh lebih banyak dari yang diperkirakan. Keputusan ini terjadi kurang dari seminggu setelah iklan Super Bowl Ring tayang, yang menampilkan teknologi pencarian AI untuk menemukan anjing hilang tapi memicu kekhawatiran soal kemungkinan penyalahgunaan terhadap manusia. Selain kemitraan yang dibatalkan, Ring juga memiliki teknologi pengenalan wajah bernama Familiar Faces yang membantu pengguna mengenali orang yang sering datang ke rumah mereka. Namun, teknologi ini menuai kekhawatiran mengingat penggunaannya yang berpotensi memperkuat pengawasan massal, terutama di tengah isu-isu kontroversial seperti penggunaan teknologi serupa oleh ICE untuk operasi deportasi. Pada tahun 2023, Ring juga pernah menerima denda sebesar 5,8 juta dolar dari Federal Trade Commission karena masalah keamanan yang memungkinkan karyawan dan kontraktor mengakses video pelanggan secara tidak terbatas selama bertahun-tahun. Selain Flock Safety, Ring masih bermitra dengan Axon untuk memungkinkan pengguna berbagi rekaman dengan penegak hukum jika mereka memilih.
13 Feb 2026, 22.05 WIB

Meta Siapkan Fitur Pengenalan Wajah di Kacamata Pintar Meski Kritik Meninggi

Meta Siapkan Fitur Pengenalan Wajah di Kacamata Pintar Meski Kritik Meninggi
Meta merencanakan peluncuran teknologi pengenalan wajah pada kacamata pintar mereka yang bisa mengenali orang lewat jaringan sosial Meta dan akun publik Instagram. Fitur ini disebut "Name Tag" dan akan membantu pemakai melihat siapa yang mereka temui menggunakan bantuan AI Meta di kacamata pintar Ray-Ban dan Oakley. Rencana peluncuran fitur ini unik karena Meta ingin mengumumkannya saat perhatian kritik dan kelompok sipil sedang fokus pada masalah lain sehingga kemungkinan serangan terhadap fitur baru ini bisa berkurang. Namun, upaya ini mendapat perhatian karena teknologi pengenalan wajah umumnya menimbulkan kekhawatiran soal privasi. Meta sebelumnya sempat menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk menandai orang di foto Facebook tahun 2017 tapi menghentikannya tahun 2021 karena masalah hukum dan privasi. Kini perusahaan kembali mempertimbangkan teknologi serupa dengan mode 'super-sensing' yang selalu aktif di kacamata pintar mereka. Berbagai pihak menyoroti risiko keamanan data dan potensi pelanggaran privasi, apalagi teknologi ini juga sedang diuji oleh mahasiswa Harvard yang bisa mengakses data pribadi lewat pengenalan wajah publik. Produk serupa ada yang membantu pengguna tunanetra mengenali orang, tapi Meta ingin memperluas fungsinya secara lebih agresif. Meta menyebut mereka masih dalam tahap mempertimbangkan fitur tersebut dan akan berhati-hati jika benar-benar meluncurkannya. Namun, langkah ini menunjukkan tren industri teknologi yang ingin memperluas penggunaan AI dan pengenalan wajah pada perangkat wearable meskipun tantangan regulasi dan etika masih besar.
13 Feb 2026, 21.58 WIB

Meta Siap Tambah Teknologi Pengenalan Wajah di Kacamata Pintar Tahun Ini

Meta Siap Tambah Teknologi Pengenalan Wajah di Kacamata Pintar Tahun Ini
Meta berencana meluncurkan fitur pengenalan wajah bernama 'Name Tag' pada kacamata pintar mereka tahun ini. Fitur ini akan membantu pemakai mengenali orang secara otomatis dan mendapatkan informasi tentang mereka melalui asisten AI yang disediakan oleh Meta. Meskipun sangat inovatif, rencana ini menghadapi tantangan besar terkait risiko privasi dan keamanan. Meta telah berhati-hati dalam mengembangkan fitur ini sejak awal tahun lalu agar tidak menimbulkan masalah sosial yang serius. Awalnya, Meta ingin meluncurkan 'Name Tag' di sebuah konferensi untuk penyandang tunanetra, tetapi rencana tersebut batal. Mereka juga mempertimbangkan kondisi politik Amerika Serikat untuk memilih waktu peluncuran agar mengurangi risiko kritik dari kelompok masyarakat. Teknologi pengenalan wajah sebenarnya sudah pernah dipertimbangkan Meta sejak 2021 untuk kacamata pintar Ray-Ban mereka, tapi dibatalkan karena kendala teknis dan isu etika. Sekarang dengan keberhasilan penjualan kacamata pintar, Meta kembali menghidupkan gagasan ini. Peluncuran fitur ini ke depan diprediksi akan mengundang perbincangan serius soal perlindungan data dan etika dalam penggunaan teknologi pengenalan wajah, yang menjadi perhatian utama masyarakat dan pemerintah di berbagai negara.
13 Feb 2026, 06.00 WIB

Ring Batalkan Integrasi Flock Safety Setelah Protes Privasi Publik Meluas

Ring Batalkan Integrasi Flock Safety Setelah Protes Privasi Publik Meluas
Ring mengumumkan pembatalan integrasi dengan Flock Safety, perusahaan teknologi pengawasan yang bermitra dengan lembaga penegak hukum, setelah mendapat kecaman keras dari publik dan pengguna. Integrasi ini belum sempat diluncurkan sehingga tidak ada video pelanggan Ring yang dibagikan ke Flock Safety. Kemitraan dengan Flock Safety diumumkan pada Oktober 2025 sebagai bagian dari program Community Requests Ring, yang menggantikan program kontroversial Requests for Assistance. Program baru ini memungkinkan kepolisian meminta video melalui mitra pihak ketiga untuk menjaga rantai bukti yang lebih ketat. Ketidaknyamanan publik bertambah karena klaim yang salah bahwa Ring memberikan akses langsung ke ICE, dan kehadiran fitur baru Ring seperti Search Party dan Familiar Faces yang menggunakan AI dan teknologi pengenalan wajah menimbulkan kekhawatiran tentang pengawasan massal di lingkungan sekitar. Senator Ed Markey mengirim surat terbuka kepada Amazon untuk membatalkan fitur pengenalan wajah Ring, menandai kritik politik terhadap teknologi yang dianggap mengancam privasi. Sementara itu, Ring menegaskan fitur Familiar Faces bersifat opt-in dan bertujuan memberi kontrol lebih kepada pengguna. Walaupun kemitraan dengan Flock dibatalkan, Ring masih melanjutkan program Community Requests dengan mitra lain seperti Axon. Perusahaan juga tidak berencana menambah integrasi baru saat ini, berupaya memulihkan kepercayaan dari penggunanya sambil tetap membantu penegakan hukum dengan cara yang lebih bertanggung jawab.

Baca Juga

  • Risiko Keamanan dan Privasi yang Muncul pada Robot Pembersih Otomatis di Rumah

  • Pelanggaran Data Global Guncang Perusahaan Multinasional

  • Kekhawatiran Privasi di Tengah Inovasi Pengawasan Berbasis AI

  • Perubahan Lanskap Bakat Teknologi di Era AI

  • Krisis Harga Komputer 2026 Menghantam Indonesia