
Ring adalah perusahaan keamanan rumah yang dimiliki oleh Amazon, yang sebelumnya berencana bermitra dengan Flock Safety, sebuah perusahaan teknologi kamera yang menggunakan AI untuk mengawasi area publik dan membagikan rekaman dengan penegak hukum. Kesepakatan ini memungkinkan pengguna Ring untuk membagikan rekaman video mereka dengan jaringan Flock dan kepolisian untuk membantu investigasi.
Flock Safety memberikan akses ke rekaman kamera AI mereka kepada sejumlah lembaga pemerintah AS, termasuk ICE, Secret Service, dan Militer, meskipun Flock mengatakan mereka tidak bekerja langsung dengan ICE. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena rekaman tersebut bisa digunakan dalam pengawasan yang dapat melanggar privasi dan menimbulkan bias rasial.
Ring mengumumkan pembatalan kerjasama dengan Flock Safety dengan alasan bahwa integrasi teknologi tersebut memerlukan waktu dan sumber daya yang jauh lebih banyak dari yang diperkirakan. Keputusan ini terjadi kurang dari seminggu setelah iklan Super Bowl Ring tayang, yang menampilkan teknologi pencarian AI untuk menemukan anjing hilang tapi memicu kekhawatiran soal kemungkinan penyalahgunaan terhadap manusia.
Selain kemitraan yang dibatalkan, Ring juga memiliki teknologi pengenalan wajah bernama Familiar Faces yang membantu pengguna mengenali orang yang sering datang ke rumah mereka. Namun, teknologi ini menuai kekhawatiran mengingat penggunaannya yang berpotensi memperkuat pengawasan massal, terutama di tengah isu-isu kontroversial seperti penggunaan teknologi serupa oleh ICE untuk operasi deportasi.
Pada tahun 2023, Ring juga pernah menerima denda sebesar 5,8 juta dolar dari Federal Trade Commission karena masalah keamanan yang memungkinkan karyawan dan kontraktor mengakses video pelanggan secara tidak terbatas selama bertahun-tahun. Selain Flock Safety, Ring masih bermitra dengan Axon untuk memungkinkan pengguna berbagi rekaman dengan penegak hukum jika mereka memilih.