Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Perubahan Lanskap Bakat Teknologi di Era AI

Share

Perkembangan pesat di bidang AI sedang mengubah dinamika talenta di industri teknologi. Banyak profesional besar yang memilih meninggalkan perusahaan mapan karena burnout, persaingan internal, dan model kerja baru, sehingga perusahaan harus menemukan strategi inovatif untuk mengatasi kekurangan talenta dan meningkatkan produktivitas.

14 Feb 2026, 04.00 WIB

Perusahaan AI Alami Krisis Talenta dan Restrukturisasi Besar-besaran

Perusahaan AI Alami Krisis Talenta dan Restrukturisasi Besar-besaran
Beberapa perusahaan AI besar sedang menghadapi masalah besar karena banyak karyawan penting yang memilih meninggalkan perusahaan. Di antara mereka, setengah dari tim pendiri perusahaan xAI telah keluar, baik secara sukarela maupun karena kebijakan restrukturisasi. OpenAI juga mengalami perubahan besar, termasuk pembubaran tim yang fokus pada misi utama perusahaan. Selain itu, mereka juga memecat seorang eksekutif kebijakan yang menentang fitur kontroversial yang disebut ‘adult mode’. Berita ini menunjukkan adanya gejolak dalam dunia AI yang tengah berkembang cepat. Kondisi ini berdampak pada stabilitas perusahaan dan proyek-proyek besar yang tengah dilakukan di bidang teknologi ini. Dalam podcast Equity yang dipandu oleh Kirsten Korosec, Anthony Ha, dan Sean O’Kane, berbagai kejadian penting dan investasi besar di bidang fusi dan robotika juga dibahas. Ini menjadi gambaran bagaimana sektor teknologi berubah dengan cepat. Situasi ini mengingatkan bahwa perusahaan AI harus mampu mengelola perubahan dan menjaga lingkungan kerja agar talenta terbaik tetap bersama mereka. Ini merupakan tantangan penting untuk kemajuan teknologi di masa depan.
14 Feb 2026, 01.03 WIB

Talenta Menghilang, Perusahaan AI Hadapi Tantangan Besar di Tengah Restrukturisasi

Talenta Menghilang, Perusahaan AI Hadapi Tantangan Besar di Tengah Restrukturisasi
Beberapa perusahaan AI besar sedang mengalami kehilangan banyak talenta kunci dalam beberapa minggu terakhir. Tim pendiri xAI misalnya, mengalami pengurangan besar saat setengah anggota tim utama pergi, baik dengan alasan sendiri atau melalui proses restrukturisasi internal. Di saat yang sama, OpenAI juga menghadapi perubahan besar di dalam organisasinya. Mereka membubarkan tim khusus yang bertugas menjaga keselarasan misi perusahaan, juga memecat eksekutif kebijakan yang menentang fitur kontroversial bernama 'adult mode'. Perubahan-perubahan ini menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas dan arah perusahaan AI yang tengah berkembang cepat. Hal ini juga menarik perhatian di dunia teknologi, termasuk dibahas secara mendalam dalam podcast Equity dari TechCrunch. Selain membahas pergantian staf, podcast Equity juga menyoroti sejumlah investasi signifikan yang sedang dilakukan dalam teknologi canggih seperti fusi energi dan robotika, bidang yang berpotensi mengubah banyak industri di masa depan. Situasi yang sedang terjadi ini mencerminkan betapa ketat dan kompetitifnya industri AI, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana perusahaan mengelola sumber daya manusia dan menjaga integritas visi mereka agar tetap relevan dan berinovasi.
13 Feb 2026, 06.23 WIB

IBM Berencana Tingkatkan Perekrutan Entry-Level Meski AI Semakin Canggih

IBM Berencana Tingkatkan Perekrutan Entry-Level Meski AI Semakin Canggih
Industri kecerdasan buatan (AI) terus berkembang dan banyak yang berpendapat bahwa AI akan menggantikan pekerjaan tingkat pemula. Namun, tidak semua perusahaan mengikuti tren ini karena beberapa justru meningkatkan perekrutan di posisi tersebut. IBM, sebagai salah satu perusahaan besar di bidang teknologi, berniat melipatgandakan perekrutan entry-level di Amerika Serikat hingga tiga kali lipat pada tahun 2026. Langkah ini diumumkan oleh Chief Human Resource Officer IBM, Nickle LaMoreaux, di sebuah konferensi AI. Pekerjaan entry-level yang dibuka IBM kini fokus pada tugas yang lebih berorientasi pada manusia, seperti berinteraksi langsung dengan pelanggan, agar pekerjaan tersebut tidak mudah tergantikan AI yang dapat mengotomasi tugas teknis seperti coding. IBM berharap dengan mengembangkan talenta muda melalui pekerjaan ini, mereka dapat menyiapkan karyawan yang memiliki keterampilan penting untuk berkembang ke posisi yang lebih tinggi di masa depan, sekaligus mengantisipasi dampak AI di pasar tenaga kerja. Menurut laporan MIT, sekitar 11,7% pekerjaan sudah mungkin diotomatisasi oleh AI pada tahun 2025, dan investor juga melihat tahun 2026 sebagai titik awal dampak besar AI terhadap perekrutan dan ketersediaan pekerjaan.
13 Feb 2026, 01.30 WIB

Spotify dan Revolusi AI: Pengembang Terbaiknya Tidak Menulis Kode Lagi

Spotify dan Revolusi AI: Pengembang Terbaiknya Tidak Menulis Kode Lagi
Spotify telah memanfaatkan kecerdasan buatan secara luas untuk mengubah cara mereka mengembangkan aplikasi streaming musik. Menurut co-CEO mereka, Gustav Söderström, para pengembang terbaik di perusahaan tidak menulis kode sama sekali sejak Desember 2024 karena bantuan AI. Sistem internal bernama 'Honk' memungkinkan pengembangan kode secara real-time dan remote dengan bantuan AI bernama Claude Code. Hal ini mempercepat proses pembuatan fitur baru dan perbaikan aplikasi secara signifikan, sehingga insinyur dapat bekerja bahkan saat dalam perjalanan. Sepanjang tahun 2025, Spotify telah meluncurkan lebih dari 50 fitur baru, termasuk fitur yang dibantu AI seperti Prompted Playlists, Page Match untuk audiobook, dan About This Song, yang sangat meningkatkan pengalaman pengguna. Spotify juga menciptakan dataset khusus yang unik terkait musik, tidak seperti data umum seperti Wikipedia, karena konteks musik dapat sangat subjektif dan bervariasi berdasarkan budaya dan geografi. Dataset ini penting untuk melatih model AI mereka supaya semakin akurat dan relevan. Selain itu, Spotify mengizinkan artis menandai metadata soal pembuatan musik yang melibatkan AI dan terus mengawasi adanya spam di platform mereka. Ini menunjukkan pendekatan yang hati-hati dalam menggabungkan teknologi baru di industri musik.

Baca Juga

  • Risiko Keamanan dan Privasi yang Muncul pada Robot Pembersih Otomatis di Rumah

  • Pelanggaran Data Global Guncang Perusahaan Multinasional

  • Kekhawatiran Privasi di Tengah Inovasi Pengawasan Berbasis AI

  • Perubahan Lanskap Bakat Teknologi di Era AI

  • Krisis Harga Komputer 2026 Menghantam Indonesia