
Robot vacuum telah mengalami perkembangan besar selama beberapa tahun terakhir. DJI yang dikenal sebagai pembuat drone kini meluncurkan robot vacuum pertamanya di Eropa, yaitu Romo P. Produk ini dilengkapi dengan teknologi canggih seperti stasiun pembersih mandiri yang mampu mengosongkan debu, mengisi ulang air, serta membersihkan alat pelnya secara otomatis. Namun, perangkat ini belum tersedia di Amerika Serikat sehingga pengujiannya dilakukan di Belanda.
DJI Romo P menggunakan sensor dan teknologi yang sama dengan drone unggulan DJI, seperti kamera fisheye ganda dan LiDAR untuk memetakan ruangan dengan cepat dan akurat. Robot vacuum ini juga mampu menghindari rintangan dengan baik, termasuk benda kecil dan bahkan kabel USB pada permukaan lantai keras. Romo P bisa menyedot debu dan mengepel secara bersamaan atau terpisah, memberikan kemudahan dan fleksibilitas yang belum umum ditemukan di model sebelumnya.
Meski demikian, ada kekurangan yang cukup nyata. Robot ini gagal menghilangkan noda ketchup yang sudah agak kering setelah beberapa kali lewat. Pada karpet berbulu tebal, performanya tidak sebaik penyedot debu biasa. Selain itu, ukuran stasiun pembersih yang besar serta suara berisik saat operasional juga bisa menjadi masalah bagi sebagian pengguna. Harga produk ini sangat mahal, sekitar 2.250 euro untuk model Romo P, membuatnya kurang terjangkau bagi banyak orang.
Isu paling serius yang muncul adalah masalah keamanan dan privasi. Sebuah celah keamanan memungkinkan robot ini diakses secara remote oleh pihak tak bertanggung jawab, yang berpotensi mengintip ke dalam rumah lewat kamera dan mikrofon di robot. Meskipun celah itu sudah ditutup oleh DJI, kekhawatiran masih ada tentang kemungkinan adanya celah lain. Hal ini membuat pengguna harus mempertimbangkan risiko mengundang perangkat berteknologi tinggi dengan koneksi cloud ke dalam rumah.
Secara keseluruhan, DJI Romo P menawarkan inovasi dan fitur menarik yang menjanjikan efisiensi pembersihan rumah dengan sedikit campur tangan manual. Namun, harga yang sangat tinggi dan isu keamanan membuatnya kurang cocok untuk semua orang. Ada banyak pilihan robot vacuum lain yang lebih murah dan aman, sehingga konsumen sebaiknya memikirkan kebutuhan dan risiko sebelum memutuskan membeli produk ini.