TikTok Lepas dari China, Oracle dan Investor AS Kuasai Operasional di Amerika
Courtesy of CNBCIndonesia

TikTok Lepas dari China, Oracle dan Investor AS Kuasai Operasional di Amerika

Menginformasikan perubahan kepemilikan dan pengelolaan TikTok di Amerika Serikat serta dampaknya terhadap keamanan data, politik, dan ekonomi di masa depan.

12 Mar 2026, 21.10 WIB
117 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Negosiasi antara China dan AS menghasilkan transfer kendali TikTok ke entitas baru di AS.
  • Oracle dan investor lainnya memiliki porsi signifikan dalam kepemilikan TikTok di AS.
  • Kebijakan Trump berpengaruh pada pengoperasian dan regulasi TikTok di Amerika Serikat.
Jakarta, Indonesia - TikTok di Amerika Serikat kini dikelola oleh entitas baru yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh investor AS dan global, bukan oleh ByteDance asal China. Kesepakatan ini dicapai setelah negosiasi panjang dan ancaman pemblokiran nasional oleh pemerintah AS.
Oracle, Silver Lake, dan MGX memegang porsi saham sebesar 15% masing-masing dalam entitas pengelola TikTok, dengan Oracle juga memiliki peran penting dalam pengaturan algoritma dan data pengguna. ByteDance hanya memegang 19,9% saham setelah pengalihan kepemilikan ini.
Perubahan ini memungkinkan TikTok tetap beroperasi di pasar AS dengan kepemilikan dan pengawasan yang lebih transparan dan aman. Selain itu, Oracle diperkirakan akan mendapat peningkatan pendapatan besar dari bisnis data center dan AI seiring dengan tren perkembangan teknologi ke depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260312152442-37-718508/perusahaan-china-jadi-milik-amerika-pengendalinya-orang-dekat-trump

Analisis Ahli

Christopher Wylie (Whistleblower Cambridge Analytica)
"Pengalihan kepemilikan ini merupakan contoh pertama yang jelas bagaimana perusahaan teknologi global harus tunduk pada tekanan geopolitik dan keamanan data nasional, yang akan menjadi tren dominan dalam beberapa tahun mendatang."
Shoshana Zuboff (Profesor Harvard, pakar pengawasan kapitalisme)
"Walaupun kontrol byteDance berkurang, masalah data pribadi dan pengawasan masih menjadi ancaman dengan kepemilikan baru yang justru berasal dari perusahaan teknologi dan investasi besar AS."

Analisis Kami

"Langkah pengalihan kendali TikTok ke entitas AS adalah strategi efektif untuk meredam risiko geopolitik dan melindungi data pengguna. Namun, keterlibatan Oracle dan beberapa investor AS juga menunjukkan bagaimana teknologi besar kini erat kaitannya dengan politik dan kepentingan bisnis yang kompleks."

Prediksi Kami

TikTok akan semakin lepas dari kontrol China dan menjadi platform yang lebih aman bagi pengguna AS, sekaligus memperkuat posisi Oracle dan mitranya dalam teknologi AI dan data center di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi dengan operasional TikTok di Amerika Serikat?
A
Setelah negosiasi panjang, TikTok dioperasikan oleh entitas baru yang merupakan gabungan elit di AS.
Q
Siapa yang mengendalikan TikTok setelah kesepakatan terbaru?
A
Setelah kesepakatan terbaru, entitas baru yang mengendalikan TikTok terdiri dari investor AS dan global, di mana ByteDance hanya memiliki 19,9% saham.
Q
Apa peran Oracle dalam pengoperasian TikTok di AS?
A
Oracle akan mengatur algoritma dan data pengguna TikTok di AS dan memiliki porsi 15% dalam kepemilikan entitas tersebut.
Q
Mengapa Trump menunda penegakan regulasi terkait TikTok?
A
Trump menunda penegakan regulasi untuk tidak memblokir TikTok karena ia ingin platform tersebut tetap beroperasi untuk mendukung kampanyenya.
Q
Apa nilai kepemilikan Oracle di entitas yang mengendalikan TikTok?
A
Nilai kepemilikan Oracle di entitas yang mengendalikan TikTok adalah setara dengan US$2 miliar.