Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AS dan China Sepakati Transfer TikTok, Batal Diblokir di Amerika Serikat

Teknologi
Keamanan Siber
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
17 Sep 2025
160 dibaca
2 menit
AS dan China Sepakati Transfer TikTok, Batal Diblokir di Amerika Serikat

Rangkuman 15 Detik

Kesepakatan antara AS dan China menghindari pemblokiran TikTok di AS.
ByteDance akan mentransfer aset TikTok ke entitas yang dimiliki oleh investor asal AS.
Kongres AS memiliki peran penting dalam menyetujui kesepakatan ini dan memastikan keamanan data pengguna.
Amerika Serikat menghadapi kekhawatiran keamanan terkait TikTok, aplikasi berbagi video yang dimiliki oleh perusahaan China, ByteDance. Pemerintah AS takut data pengguna bisa diakses oleh pemerintah China untuk tujuan mata-mata atau propaganda. Oleh karena itu, AS meminta ByteDance untuk menjual aset TikTok di AS kepada perusahaan AS atau menghadapi pemblokiran aplikasi tersebut. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai antara AS dan China untuk menghindari pemblokiran. Menurut kesepakatan tersebut, aset TikTok di AS akan dialihkan ke sebuah entitas yang dimiliki oleh perusahaan Amerika. Kesepakatan ini memperpanjang tenggat waktu transfer hingga 16 Desember, memberikan waktu 90 hari bagi ByteDance dan pembeli untuk menutup kesepakatan. Entitas baru TikTok harus memiliki dewan komisaris yang didominasi oleh warga negara AS dan mencakup satu komisaris yang mewakili pemerintah AS. Hal ini bertujuan untuk memastikan operasi TikTok di AS sesuai dengan aturan keamanan nasional. Perusahaan yang berpotensi membeli TikTok meliputi Susquehanna International Group, General Atlantic, KKR, serta investor lain seperti Oracle dan Silver Lake. Kesepakatan akhir mengenai penjualan TikTok harus disetujui oleh Kongres AS, yang saat ini didominasi oleh Partai Republik pendukung Trump. Pada tahun 2024, hukum baru mewajibkan TikTok dijual ke pemilik AS atau diblokir terhadap operasi di AS, terutama di masa pemerintahan Joe Biden. Diskusi lanjutan antara Presiden AS dan Presiden China juga direncanakan untuk memastikan kesepakatan berjalan lancar. Kesepakatan ini menandai langkah penting dalam persaingan teknologi antara AS dan China, sekaligus menyelesaikan ketegangan yang memicu krisis atas keamanan data pengguna TikTok di Amerika Serikat.

Analisis Ahli

Scott Bessent
Kesepakatan ini mencerminkan upaya kedua negara untuk menstabilkan hubungan teknologi sambil menjaga kepentingan keamanan nasional masing-masing.