
Courtesy of CNBCIndonesia
Bahaya Deepfake: Penipuan Digital Rp 18,4 Triliun Mengintai Masyarakat
Memberikan pemahaman tentang bagaimana penipuan deepfake berkembang dan dampak kerugian besar yang ditimbulkan, serta menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi konten digital yang bisa saja palsu.
24 Feb 2026, 17.40 WIB
50 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penipuan deepfake semakin meningkat dan merugikan masyarakat secara finansial.
- Teknologi deepfake dapat disalahgunakan untuk membuat video palsu yang tampak nyata, sehingga menipu banyak orang.
- Metode penipuan tidak hanya terbatas pada investasi, tetapi juga mencakup hubungan romantis yang dapat berdampak psikologis pada korban.
Jakarta, Indonesia - Teknologi deepfake kini semakin banyak digunakan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan di dunia digital. Dengan video dan audio yang sangat mirip aslinya, mereka bisa menipu masyarakat luas melalui konten yang seolah terlihat nyata. Kejahatan ini telah menyebabkan kerugian besar dalam bentuk uang yang hilang dari korban di berbagai negara.
Menurut perusahaan keamanan siber SkyShark, kerugian akibat penipuan deepfake mencapai 930 juta euro atau sekitar 18,4 triliun rupiah sepanjang tahun lalu. Angka ini naik hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang 'hanya' menyebabkan kerugian 304 juta euro. Hal ini menunjukkan bagaimana penipuan ini kian merajalela dan berbahaya.
Modus yang sering digunakan pelaku adalah meniru tokoh-tokoh terkenal dalam video palsu yang dipadukan dengan suara asli mereka. Contohnya ada video Presiden Polandia yang seolah mempromosikan platform investasi bodong, maupun Kanselir Jerman yang juga ditampilkan mengajak masyarakat bergabung dalam investasi palsu.
Selain penipuan investasi, deepfake juga digunakan dalam penipuan percintaan. Pelaku membangun hubungan palsu dengan korban menggunakan konten video dan audio yang sangat nyata. Setelah korban percaya, mereka diminta mengirimkan uang dengan alasan-alasan tertentu. Seorang wanita di Perancis, misalnya, tertipu oleh aktor Brad Pitt palsu yang meminta uang untuk prosedur medis hingga mencapai 800 ribu euro atau sekitar 15,8 miliar rupiah.
Penipuan deepfake ini beroperasi di berbagai negara, dengan pusat utama berada di Afrika Barat, khususnya Nigeria dan Ghana, serta di Asia Tenggara. Selain kerugian finansial besar, penipuan jenis ini juga berdampak besar pada kondisi psikologis korban, sehingga memerlukan perhatian serius dari semua pihak.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260224151934-37-713485/marak-gaya-penipuan-baru-di-medsos-rekening-ludes-seketika
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260224151934-37-713485/marak-gaya-penipuan-baru-di-medsos-rekening-ludes-seketika
Analisis Ahli
Ahmad Zaky (pakar keamanan siber)
"Teknologi deepfake memang membuka peluang besar bagi pelaku kejahatan digital, oleh karena itu pengembangan sistem deteksi automatis dan kesadaran publik harus ditingkatkan secepatnya."
Dr. Rini Ulfah (psikolog klinis)
"Dampak psikologis dari penipuan percintaan menggunakan deepfake bisa sangat berat, korban sering mengalami trauma dan ketidakpercayaan dalam hubungan sosial berikutnya."
Analisis Kami
"Kejahatan digital dengan deepfake kini menjadi ancaman serius yang memerlukan perhatian ekstra dari semua pihak, terutama dalam hal edukasi dan regulasi teknologi. Tanpa strategi pencegahan yang kuat, masyarakat akan semakin rentan terjebak dalam penipuan yang merugikan secara materi dan emosional."
Prediksi Kami
Penipuan dengan teknologi deepfake kemungkinan akan semakin canggih dan meluas, sehingga kerugian finansial dan psikologis korban akan terus meningkat jika tidak ada langkah pengawasan dan teknologi deteksi yang lebih efektif.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu deepfake dan bagaimana cara kerjanya?A
Deepfake adalah teknologi yang menggabungkan video dan audio untuk menciptakan konten palsu yang terlihat nyata. Cara kerjanya melibatkan pemrosesan gambar dan suara menggunakan algoritma canggih.Q
Apa dampak dari penipuan deepfake terhadap masyarakat?A
Dampak dari penipuan deepfake sangat besar, merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah dan menyebabkan kerugian finansial serta psikologis bagi para korban.Q
Siapa saja tokoh yang disebutkan dalam artikel terkait penipuan deepfake?A
Tokoh yang disebutkan dalam artikel terkait penipuan deepfake adalah Presiden Polandia Karol Nawrocki dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.Q
Bagaimana penipuan deepfake yang menggunakan metode hubungan romantis terjadi?A
Penipuan deepfake yang menggunakan metode hubungan romantis terjadi dengan penipu yang membangun hubungan palsu melalui video dan audio realistis, kemudian meminta uang dari korban dengan berbagai alasan.Q
Apa yang dilakukan SkyShark dalam meneliti penipuan deepfake?A
SkyShark melakukan penelitian mengenai dampak penipuan deepfake dan mencatat kerugian yang dialami masyarakat akibat skema ini.



