Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada! 4 Modus Penipuan Berbasis AI yang Semakin Canggih dan Merugikan

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (10mo ago) cyber-security (10mo ago)
08 Jun 2025
170 dibaca
1 menit
Waspada! 4 Modus Penipuan Berbasis AI yang Semakin Canggih dan Merugikan

Rangkuman 15 Detik

Penipuan berbasis AI semakin berkembang dan menjadi ancaman serius bagi individu dan perusahaan.
Penggunaan teknologi seperti deepfake dan chatbot mempermudah penjahat untuk menipu korban.
Kesadaran dan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru diperlukan untuk melindungi diri dari kejahatan siber.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan alias AI berjalan sangat cepat, membawa banyak kemudahan bagi manusia. Namun, di sisi lain, kemajuan ini juga dimanfaatkan oleh para penjahat siber untuk melakukan kejahatan yang semakin canggih dan sulit terdeteksi. Salah satu jenis penipuan yang kini makin marak adalah deepfake, di mana video dan audio palsu dibuat seolah-olah asli. Contohnya, para penjahat di Hong Kong berhasil menipu pegawai perusahaan dengan video Zoom palsu sehingga mereka mentransfer dana dalam jumlah besar. Selain itu, penipuan asmara kini juga menggunakan chatbot AI yang bisa berinteraksi secara alami, sehingga korban sulit membedakan apakah dia sedang berkomunikasi dengan manusia atau robot. Modus ini tersebar luas terutama di media sosial. Skema investasi palsu atau dikenal sebagai 'pig butchering' juga dilakukan secara masif menggunakan AI dan teknologi deepfake supaya lebih meyakinkan. Pesan-pesan palsu dikirim secara otomatis ke banyak orang untuk menggaet korban baru. Terakhir, kasus pemerasan menggunakan deepfake video yang menyasar pejabat dan eksekutif juga semakin meningkat. Para pelaku mengancam dengan video palsu dan meminta pembayaran kripto sebagai tebusan. Hal ini membuat AI menjadi senjata baru yang harus diwaspadai.