Intellexa Bocorkan Akses Spyware Predator ke Data Pribadi Korban Secara Langsung
Teknologi
Keamanan Siber
05 Des 2025
80 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Intellexa memiliki akses jarak jauh ke sistem pengawasan pelanggan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang privasi.
Amnesty International mengungkapkan potensi risiko bagi individu yang menjadi target spyware.
Tal Dilian, pendiri Intellexa, telah dikenakan sanksi oleh pemerintah AS terkait aktivitasnya dalam industri spyware.
Intellexa, perusahaan pembuat spyware Predator, baru-baru ini terungkap memberikan akses jarak jauh kepada stafnya ke sistem pengawasan beberapa pemerintah yang menggunakan spyware tersebut. Hal ini diketahui dari dokumen internal, video pelatihan, dan materi pemasaran yang bocor dan dianalisis oleh Amnesty International dan media mitra mereka.
Salah satu video pelatihan yang bocor menunjukkan staf Intellexa dapat mengakses secara langsung data seperti foto, pesan, dan informasi lain yang diambil dari perangkat target yang disusupi. Video ini bahkan memperlihatkan data nyata mengenai serangan spyware di Kazakhstan, termasuk URL infeksi dan alamat IP target.
Biasanya, perusahaan spyware seperti NSO Group menyatakan mereka tidak memiliki akses ke sistem atau data target pelanggan mereka untuk menghindari tanggung jawab hukum. Namun, praktik Intellexa ini sangat kontroversial dan dianggap tidak normal oleh para ahli di bidang spyware.
Pendiri Intellexa, Tal Dilian, adalah sosok kontroversial yang pernah disanksi oleh pemerintah Amerika Serikat atas tuduhan penggunaan spyware terhadap warga AS dan pejabatnya. Ia membantah semua tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai kampanye terorganisir yang merugikan perusahaan dan dirinya.
Amnesty International menyatakan temuan ini menambah kekhawatiran tentang keamanan data para korban surveilans, yang selain terpapar oleh pelanggan spyware, juga berisiko bocor ke perusahaan pembuat spyware itu sendiri yang tidak mampu menjaga kerahasiaan data dengan baik.
Analisis Ahli
Paolo Lezzi
Tidak wajar untuk spyware maker memiliki akses langsung ke sistem pelanggan, biasanya akses diberikan hanya dengan pengawasan dan waktu terbatas untuk pemecahan masalah.

