Terungkap: Spyware Israel Paragon Digunakan Pemerintah Demokratis Dunia
Teknologi
Keamanan Siber
19 Mar 2025
288 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Paragon Solutions diduga menjual spyware kepada beberapa pemerintah yang dipertanyakan.
WhatsApp terlibat dalam pemberitahuan kepada pengguna yang menjadi target spyware Paragon.
Citizen Lab berhasil mengidentifikasi infrastruktur dan jejak digital yang terkait dengan spyware Graphite.
Citizen Lab, sebuah kelompok peneliti keamanan digital, baru-baru ini merilis laporan yang menyebutkan bahwa enam negara, termasuk Australia, Kanada, dan Denmark, diduga menggunakan spyware dari perusahaan Israel bernama Paragon Solutions. Laporan ini muncul setelah WhatsApp memberi tahu sekitar 90 pengguna bahwa mereka mungkin menjadi target spyware Paragon. Paragon mengklaim bahwa mereka hanya menjual teknologi mereka kepada negara-negara demokratis, tetapi laporan ini menunjukkan bahwa mereka mungkin memiliki hubungan dengan beberapa pemerintah yang lebih kontroversial.
Citizen Lab menemukan bukti yang menunjukkan bahwa spyware Paragon, yang disebut Graphite, dapat menginfeksi aplikasi tertentu di ponsel tanpa perlu interaksi dari pengguna. Mereka juga menemukan bahwa spyware ini lebih sulit dideteksi dibandingkan dengan produk pesaing seperti Pegasus dari NSO Group. Meskipun Paragon mengklaim bertindak secara bertanggung jawab, laporan ini menimbulkan pertanyaan tentang praktik mereka dan dampak spyware terhadap privasi individu.
Analisis Ahli
Bill Marczak
Spyware Paragon lebih sulit dideteksi dibanding pesaingnya, namun kolaborasi dan informasi yang dibagikan memungkinkan kasus sulit sekalipun akhirnya terungkap.
