Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Enam Negara Demokrasi Terindikasi Gunakan Spyware Rahasia Paragon

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
19 Mar 2025
1234 dibaca
1 menit
Enam Negara Demokrasi Terindikasi Gunakan Spyware Rahasia Paragon

TLDR

Paragon Solutions diduga menjual spyware kepada beberapa pemerintah yang dianggap demokratis.
Laporan Citizen Lab menunjukkan bahwa spyware Graphite dapat menyusup ke aplikasi tertentu tanpa interaksi pengguna.
WhatsApp terlibat dalam pemberitahuan kepada pengguna yang menjadi target spyware, menyoroti risiko keamanan digital.
Citizen Lab, sebuah kelompok peneliti keamanan digital, baru-baru ini merilis laporan yang menyebutkan bahwa enam negara, termasuk Australia, Kanada, dan Denmark, diduga menggunakan spyware dari perusahaan Israel bernama Paragon Solutions. Laporan ini muncul setelah WhatsApp memberi tahu sekitar 90 pengguna bahwa mereka mungkin menjadi target spyware Paragon. Paragon mengklaim bahwa mereka hanya menjual teknologi mereka kepada negara-negara demokratis, tetapi laporan ini menunjukkan bahwa mereka mungkin memiliki hubungan dengan beberapa negara yang tidak selalu dianggap demokratis.Citizen Lab menemukan bukti yang menunjukkan bahwa spyware Paragon, yang disebut Graphite, digunakan untuk mengakses aplikasi tertentu di ponsel tanpa perlu interaksi dari pengguna. Mereka juga menemukan bahwa spyware ini lebih sulit dideteksi dibandingkan dengan produk pesaing seperti Pegasus dari NSO Group. Meskipun Paragon mengklaim bertanggung jawab, laporan ini menimbulkan pertanyaan tentang etika penggunaan spyware oleh pemerintah.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.