Penyalahgunaan Spyware Pemerintah: Dari Teroris ke Aktivis dan Politisi Kecil
Teknologi
Keamanan Siber
10 Nov 2025
270 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penyalahgunaan spyware semakin meluas dan tidak terbatas hanya pada penjahat serius.
Pemerintah mengawasi berbagai individu, termasuk aktivis dan jurnalis, tanpa akuntabilitas yang memadai.
Ada upaya internasional untuk membatasi pasar spyware, tetapi efektivitasnya masih diragukan.
Selama bertahun-tahun, perusahaan pembuat spyware pemerintah mengklaim teknologi mereka hanya digunakan untuk memerangi penjahat serius dan teroris dalam kasus terbatas. Namun, banyak bukti menunjukkan kenyataan berbeda, di mana spyware sering digunakan untuk memata-matai jurnalis, aktivis, dan politisi, bahkan di negara demokratis sekalipun.
Kasus terbaru di Italia melibatkan seorang konsultan politik dari pihak kiri yang menjadi korban spyware Paragon. Kasus ini menunjukkan bahwa penyebaran spyware kini jauh meluas dan bukan lagi serangan yang langka dan terbatas seperti yang selama ini diyakini banyak orang.
Sistem spyware biasanya dijual dengan biaya berlangganan berdasarkan jumlah target yang bisa diawasi secara bersamaan. Negara-negara dengan rekam jejak hak asasi manusia yang buruk biasanya membeli kuota target yang sangat besar, yang secara langsung meningkatkan risiko penyalahgunaan teknologi ini terhadap banyak orang, termasuk yang tidak seharusnya menjadi sasaran.
Spyware seperti Pegasus dan Graphite sangat mudah digunakan dengan hanya memasukkan nomor telepon korban untuk menginfeksi perangkat mereka, yang membuat penyalahgunaan menjadi sangat mudah bagi pemerintah. Kurangnya transparansi dan akuntabilitas membuat pemerintah merasa bebas menggunakan spyware tanpa takut konsekuensi.
Ada beberapa tindakan hukum dan sanksi oleh beberapa negara demokratis dan lembaga internasional yang berusaha membatasi pasar spyware, termasuk pemutusan hubungan oleh beberapa vendor dan sanksi ekonomi. Namun, industri ini tetap berkembang pesat dengan permintaan tinggi dari berbagai pemerintah di seluruh dunia.
Analisis Ahli
Eva Galperin
Spyware bukan hanya alat untuk melawan penjahat, melainkan sudah menjadi senjata untuk menekan kritik dan oposisi di seluruh dunia.John Scott-Railton
Spyware membawa godaan penyalahgunaan yang besar dan perlu diperlakukan sebagai ancaman serius terhadap demokrasi dan integritas pemilu.

