Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ancaman Penipuan AI dan Deepfake Mengintai Investasi Digital Masyarakat

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
30 Okt 2025
54 dibaca
2 menit
Ancaman Penipuan AI dan Deepfake Mengintai Investasi Digital Masyarakat

Rangkuman 15 Detik

Penipuan online berbasis AI semakin meningkat dan sulit dikenali.
Masyarakat perlu lebih waspada terhadap influencer keuangan dan konten investasi yang tidak terverifikasi.
Regulasi yang lebih ketat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan digital.
Kasus penipuan online yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini semakin sering terjadi. Para penjahat menggunakan teknologi deepfake untuk meniru wajah dan suara tokoh publik ternama, seperti jurnalis keuangan Martin Lewis dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, demi menipu masyarakat dengan skema investasi palsu. Video palsu tersebut menampilkan tokoh-tokoh terkenal seakan memberikan rekomendasi investasi yang sebenarnya adalah penipuan risiko tinggi. Penipu bahkan membuat skema palsu yang seolah didukung pemerintah, membuat korban sulit membedakan mana konten asli dan palsu. Organisasi konsumen Which? mengingatkan pentingnya regulasi dan pengawasan yang lebih ketat dari pemerintah terhadap perusahaan teknologi besar seperti YouTube, X, dan Meta. Saat ini, upaya pencegahan mereka dinilai belum cukup untuk melindungi masyarakat dari kejahatan digital ini. Data dari Financial Conduct Authority (FCA) menunjukkan bahwa sekitar 20% investor tetap percaya kepada influencer keuangan daring saat membuat keputusan investasi, padahal risiko penipuan sangat besar. Selain video palsu, penipu juga bisa membuat situs web palsu yang meniru media terpercaya demi mengelabui korban. Untuk menghindari penipuan berbasis AI, masyarakat disarankan memeriksa sumber konten dengan cermat, menghindari tautan mencurigakan, dan selalu bertransaksi melalui situs resmi lembaga keuangan. YouTube sendiri sudah meluncurkan alat untuk menandai video tiruan, namun masih perlu pengembangan lebih lanjut.

Analisis Ahli

Rocio Concha
AI membuat penipuan semakin sulit dikenali dan para penipu memanfaatkannya tanpa ampun, sehingga diperlukan regulasi yang ketat terhadap Big Tech.