Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Uni Eropa Dorong Perusahaan Teknologi Tanggulangi Penipuan Keuangan Online

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (5mo ago) cyber-security (5mo ago)
25 Sep 2025
197 dibaca
2 menit
Uni Eropa Dorong Perusahaan Teknologi Tanggulangi Penipuan Keuangan Online

Rangkuman 15 Detik

Regulator Uni Eropa semakin ketat dalam mengawasi perusahaan teknologi terkait penipuan keuangan.
Penipuan keuangan memiliki dampak besar, dengan kerugian yang mencapai miliaran euro.
Teknologi seperti AI dan deepfake dapat memperburuk situasi penipuan daring.
Uni Eropa kini menuntut pertanggungjawaban dari beberapa perusahaan teknologi besar seperti Apple, Google, dan Microsoft terkait langkah yang mereka ambil untuk mencegah penipuan keuangan yang marak di platform digital mereka. Permintaan informasi ini terkait dengan aturan baru Uni Eropa bernama Digital Services Act (DSA). Penipuan online semakin mudah dilakukan dan memberi dampak kerugian finansial yang besar kepada warga Eropa, dengan total kerugian mencapai lebih dari 4 miliar euro atau sekitar Rp67 triliun. Banyak kasus penipuan yang terjadi lewat daftar hotel palsu, aplikasi perbankan palsu, serta deepfake yang meniru tokoh publik. Aturan DSA memaksa perusahaan teknologi untuk memperkuat sistem pengelolaan konten mereka, khususnya dalam menanggulangi konten ilegal dan berbahaya. Regulasi ini juga meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang beroperasi di Eropa. Sebelumnya, DSA juga memaksa platform media sosial besar seperti Facebook, X, dan Youtube untuk memperbaiki sistem penanganan konten negatif dan ujaran kebencian. Komitmen resmi mereka menunjukkan keseriusan mengikuti aturan tersebut. Teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya yang digunakan dalam menghasilkan penipuan seperti deepfake, menjadi perhatian utama regulator global. AI dipandang bisa meningkatkan risiko kejahatan digital seperti phishing dan investasi palsu, sehingga pengawasan harus terus diperkuat.

Analisis Ahli

Henna Virkkunen
Penipuan online sekarang bisa dimulai sangat mudah dan selalu menimbulkan kerugian finansial konsumen; oleh karena itu, pengawasan dan penegakan aturan seperti DSA harus ditingkatkan.