
Hyperliquid, platform decentralized permissionless, telah mencapai rekor open interest senilai Rp 20.04 triliun ($1,2 miliar) sejak peluncuran pasar HIP-3 pada 13 Oktober. Platform ini memungkinkan siapa saja membuat kontrak futures perpetual yang terhubung ke berbagai aset tanpa batas, termasuk saham dan komoditas.
Aktivitas perdagangan terbesar berasal dari kontrak futures komoditas dan ekuitas seperti minyak, emas, perak, serta saham token. Kontrak XYZ100-USDC untuk saham token dan CL-USDC untuk minyak menjadi yang terpopuler dengan open interest masing-masing sebesar Rp 3.56 triliun ($213 juta) dan Rp 2.84 triliun ($169,8 juta) , serta volume trading Rp 27.05 triliun ($1,62 miliar) dalam 24 jam untuk CL-USDC.
Pertumbuhan ini menunjukkan adopsi kuat di pasar desentralisasi yang menyediakan perdagangan dan price discovery 24/7, terutama di akhir pekan saat bursa utama tutup. Mekanisme staking HYPE token membuat penciptaan pasar bisa dilakukan oleh siapapun, memperluas kesempatan dan jenis aset yang bisa diperdagangkan.