
Banjir dan longsor baru-baru ini mempengaruhi sejumlah wilayah di Sumatra, terutama Provinsi Aceh, sehingga menyebabkan gangguan jaringan telekomunikasi. Kondisi ini menghambat komunikasi penting antara tim pemulihan bencana dan masyarakat yang terdampak.
Untuk membantu pemulihan, Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Telkomsel mengirimkan 100 unit genset dan ratusan perangkat komunikasi ke wilayah yang masih mengalami gangguan, khususnya Aceh. Bantuan ini telah dikirimkan secara bertahap sejak pertengahan Desember 2025.
Pemulihan jaringan di Sumatra Utara dan Barat sudah hampir selesai, namun Aceh masih tertinggal dengan pemulihan sekitar 80 persen. Oleh karena itu, fokus utama percepatan ada di wilayah Aceh seperti Aceh Tamiang, Gayo Luwes, dan Bener Meriah.
Perangkat yang dikirimkan tidak hanya untuk petugas pemulihan, tetapi juga untuk masyarakat yang kehilangan atau merusak perangkat telekomunikasi akibat bencana. Genset yang dikirim memiliki kapasitas 10 kVA, mudah dipindahkan, dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti pengisian daya ponsel.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan proses pemulihan jaringan di Aceh bisa berjalan lebih lancar, sehingga koordinasi penanganan bencana dan akses komunikasi masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya.