Fokus
Teknologi

Tren Berkembang pada Perangkat Mobile

Share

Cerita ini mengulas berbagai tren terkini dalam dunia perangkat seluler, mulai dari panduan pengisian baterai yang benar hingga pengumuman rilis smartphone dan fenomena pasar yang menggambarkan dinamika industri mobile.

20 Feb 2026, 22.24 WIB

Galaxy Z TriFold Samsung: Harga Mahal dan Stok Terbatas Tapi Penuh Potensi

Galaxy Z TriFold Samsung: Harga Mahal dan Stok Terbatas Tapi Penuh Potensi
Samsung meluncurkan Galaxy Z TriFold, sebuah perangkat lipat berukuran besar yang bisa berubah menjadi tablet 10 inci, membawa konsep baru dalam dunia ponsel pintar. Perangkat ini dijual dengan harga sekitar 2.899,99 dolar dan memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 512GB. Tidak seperti ponsel Samsung lainnya, Galaxy Z TriFold dijual secara terbatas hanya melalui situs resmi Samsung, yang menyebabkan stok awal terjual habis kurang dari sepuluh menit setelah penjualan dibuka. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah perangkat ini sangat populer atau stok yang disediakan terlalu sedikit. Galaxy Z TriFold memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkat dalam tiga mode berbeda: sebagai ponsel saat dilipat, sebagai layar yang lebih besar saat dibuka setengah, hingga sebagai tablet 10 inci saat dibuka sepenuhnya. Hal ini tentunya membuat multitasking menjadi lebih mudah dibandingkan perangkat lipat dengan satu engsel. Seorang jurnalis dari Verge, Allison Johnson, sempat mencoba Galaxy Z Fold 7 dan merasa pengalaman multitasking dengan keyboard nirkabel sangat menyenangkan. Galaxy Z TriFold yang menawarkan layar lebih luas diperkirakan dapat meningkatkan pengalaman tersebut, meskipun harga yang jauh lebih mahal menjadi pertimbangan utama. Sebagai kesimpulan, Galaxy Z TriFold adalah inovasi yang menarik di pasar ponsel lipat, meskipun dengan harga tinggi dan ketersediaan terbatas. Pengguna yang mengedepankan produktivitas dan multitasking dengan layar besar dapat mempertimbangkan perangkat ini, namun keputusan akhir tentu tergantung pada anggaran masing-masing.
01 Feb 2026, 12.15 WIB

Masa Depan Ponsel: Dari Kacamata Pintar hingga Chip Otak AI China Terus Bersinar

Masa Depan Ponsel: Dari Kacamata Pintar hingga Chip Otak AI China Terus Bersinar
Dalam dunia teknologi, ponsel yang selama ini menjadi alat utama bagi masyarakat mulai diprediksi akan digantikan oleh perangkat baru. CEO Meta, Mark Zuckerberg, memperkirakan ponsel akan tergantikan oleh smart glasses atau kacamata pintar yang makin multifungsi di tahun 2030. Sementara itu, Elon Musk dari SpaceX mengusulkan pengganti ponsel dengan chip yang langsung ditanam ke otak, yakni teknologi Neuralink. China muncul sebagai salah satu pemain utama dalam inovasi perangkat keras AI dengan dukungan keahlian manufaktur yang sangat kuat. Pada akhir 2025, pasar perangkat AI di China berkembang pesat dan terdapat lebih dari 70 perusahaan yang berlomba menciptakan produk serupa smart glasses Meta. Perusahaan seperti Inmo, Rokid, Xiaomi, dan Alibaba sudah aktif memasarkan perangkat AI mereka baik di dalam maupun luar China. Salah satu produk menarik dari Alibaba adalah perangkat AI kecil berbentuk kartu kredit yang membantu produktivitas kerja melalui fitur transkrip dan analisis suara dari jarak hingga 8 meter. Selain itu, startup seperti Le Le Gaoshang Education Technology mengeluarkan perangkat penerjemah berbasis AI untuk membantu orang tua mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak mereka dengan suara mirip penutur asli. Para ahli menilai bahwa banyaknya perangkat AI yang kini fokus pada kebutuhan spesifik masyarakat China merupakan langkah awal yang baik dalam memperkenalkan AI ke kehidupan sehari-hari. Hal ini juga menjadi peluang bagi perusahaan untuk mengumpulkan data demi mengembangkan teknologi dan perangkat AI yang lebih canggih dan multifungsi di masa depan. Meski China terus maju dalam aspek hardware AI, masih ada tantangan besar untuk menembus pasar global seperti Apple yang menggabungkan ekosistem lengkap produk dan layanan. Jika China berhasil meniru strategi global tersebut, mereka berpeluang memenangkan persaingan teknologi AI dunia yang diperkirakan akan semakin ketat di masa depan.
01 Feb 2026, 11.15 WIB

Samsung Galaxy S26 Siap Meluncur Februari 2026 dengan Fitur dan Harga Baru

Samsung Galaxy S26 Siap Meluncur Februari 2026 dengan Fitur dan Harga Baru
Samsung bersiap meluncurkan generasi terbaru ponsel flagship mereka, Galaxy S26 Series, pada 25 Februari 2026 di San Francisco, Amerika Serikat. Informasi ini sudah diperkuat oleh sumber bocoran ternama, meskipun Samsung belum memberikan konfirmasi resmi. Penjualan perdana perangkat ini diperkirakan dimulai pada 11 Maret 2026, dua minggu setelah peluncuran. Produksi massal dari Samsung untuk seri Galaxy S26 telah dimulai sejak Desember dengan target mencapai jutaan unit, khususnya untuk model Ultra. Hal ini menunjukkan fokus Samsung pada model tingkat atas yang menawarkan fitur dan teknologi premium. Samsung menggabungkan desain yang lebih ramping dengan material berbeda sesuai model yang ada. Harga Galaxy S26 diprediksi mengalami kenaikan di hampir semua varian, terutama di pasar Eropa, akibat biaya komponen seperti RAM dan penyimpanan yang meningkat. Namun, varian Galaxy S26 Ultra dengan penyimpanan 1 TB disebut tidak mengalami kenaikan harga sekalipun, menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan performa maksimal tanpa tambahan biaya. Dari segi spesifikasi, Galaxy S26 akan menggunakan chipset Exynos terbaru yang berbasis proses 2nm, sementara model Ultra akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 di beberapa pasar. Fitur kamera juga ditingkatkan, dengan model Ultra membawa sensor utama 200 MP dan model reguler menggunakan kamera 50 MP. Kapasitas baterai juga ditingkatkan khusus untuk model standar. Sistem operasi yang digunakan langsung Android 16 dengan interface One UI 8.5 yang menghadirkan pembaruan fitur Galaxy AI dan Bixby berbasis kecerdasan buatan. Ada juga peningkatan fitur komunikasi darurat via satelit yang semakin memudahkan pengguna. Semua informasi ini menunjukkan Samsung terus berinovasi sambil menyesuaikan harga sesuai kondisi pasar komponen.