
Persamaan diferensial parsial (PDE) adalah alat penting dalam matematika yang membantu kita memahami berbagai fenomena yang berubah seiring waktu atau ruang, seperti pergerakan badai, harga saham, atau panas pada lava. Namun, banyak PDE terlalu rumit untuk diselesaikan secara langsung, sehingga matematikawan mencari cara lain melalui konsep regularitas solusi agar dapat memperkirakan solusi tersebut dengan benar.
Pada tahun 1930-an, Juliusz Schauder mengembangkan teori yang menjelaskan kapan PDE jenis tertentu memiliki solusi yang ramah dan mudah diprediksi. Teori ini efektif untuk material atau fenomena yang seragam dan tidak berubah secara drastis di berbagai tempat. Tapi kenyataannya, banyak fenomena, seperti aliran lava, terdiri dari material yang sangat beragam, sehingga aturan Schauder tidak selalu berlaku.
Giuseppe Mingione, seorang matematikawan dari Italia, menyadari bahwa untuk kasus nonuniformly elliptic PDE — yaitu PDE yang mengatur fenomena tidak seragam — perlu syarat tambahan agar solusi tetap teratur. Namun, ia kesulitan untuk membuktikan teori ini selama puluhan tahun hingga akhirnya seorang mahasiswa muda bernama Cristiana De Filippis menunjukkan cara baru untuk membuktikan teori tersebut dengan meneliti sebuah 'ghost equation', yang memberinya pemahaman lebih dalam mengenai sifat solusi PDE.
Lewat kerja sama yang gigih, mereka berhasil menunjukkan bahwa syarat yang diajukan Mingione adalah tepat dan solusi dari PDE nonuniformly elliptic akan tetap regular jika syarat tersebut terpenuhi. Karya ini tidak hanya menyelesaikan masalah lama yang terbengkalai, tetapi juga membuka kesempatan baru untuk memodelkan fenomena alam yang sebelumnya sulit dianalisis.
Penemuan ini memberikan pijakan kuat bagi para ilmuwan dan matematikawan untuk mengeksplorasi model PDE yang lebih realistis dan kompleks, termasuk yang berubah dalam ruang dan waktu. Dengan demikian, kita dapat lebih memahami fenomena dunia nyata yang kompleks, mulai dari aliran lava hingga distribusi nutrisi dalam jaringan tubuh, dengan presisi lebih baik dan teori yang solid.