Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Sains

Mengeksplorasi Keajaiban Alam Unik di Indonesia

Share

Cerita ini mengungkap penemuan fenomena alam di Indonesia, seperti Sumur Thor, danau purba, dan penampakan 'monster tidur' yang memicu kekaguman sekaligus peringatan bagi masyarakat.

07 Feb 2026, 20.00 WIB

Penelitian Sesar Cisadane: Potensi Gempa di Bogor dan Tangerang Wajib Diwaspadai

Penelitian Sesar Cisadane: Potensi Gempa di Bogor dan Tangerang Wajib Diwaspadai
Penelitian dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM bersama beberapa instansi terkait untuk mempelajari Sesar Cisadane, yang merupakan sesar mendatar dengan arah Timur Laut-Barat Daya, membentang dari Bogor hingga Tangerang. Penelitian ini menggunakan alat drone canggih bernama South Vtol Domino yang mampu melakukan pemetaan area luas hingga 700 hektare sekali terbang. Dalam pengamatan di Gunung Nyungcung, ditemukan batuan travertine yang terbentuk dari pengendapan mineral di permukaan akibat gas karbondioksida keluar dari sumber air panas. Selain itu, fosil moluska juga ditemukan yang menguatkan bahwa daerah ini dulunya adalah laut dangkal yang kemudian terdorong naik oleh aktivitas tektonik. Sesar Cisadane diperkirakan berumur sekitar 5 juta tahun dan menjadi bukti bahwa gunung Nyungcung dan Nyuncung Rumpin dahulu merupakan satu kesatuan sebelum terpisahkan oleh aktivitas sesar ini. Tim juga menemukan bukti retakan searah sesar yang memotong batuan Kuarter sekitar 2 juta tahun lalu menunjukkan sesar ini potensial aktif. Meskipun sesar tersebut belum pasti aktif sepenuhnya, Kepala Badan Geologi Lana Saria mengingatkan masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada. Penting bagi bangunan di daerah rawan gempa mengikuti standar bangunan tahan gempa dan dilengkapi jalur evakuasi untuk meminimalisasi risiko jika gempa terjadi. Masyarakat di Jabodetabek diminta mengikuti arahan petugas BPBD dan tidak terpancing isu tidak bertanggung jawab mengenai gempa dan tsunami. Jika terjadi gempa, pemeriksaan bangunan secara mandiri dan kepatuhan pada rambu evakuasi harus dijalankan dengan disiplin untuk keselamatan bersama.
07 Feb 2026, 15.00 WIB

Keajaiban Alam Sumur Thor di Pantai Oregon, Menarik dan Berbahaya

Keajaiban Alam Sumur Thor di Pantai Oregon, Menarik dan Berbahaya
Sumur Thor, yang terletak di Cape Perpetua Scenic Area sepanjang pantai Oregon di Amerika Serikat, adalah fenomena alam yang sangat menarik bagi para pelancong dan pecinta fotografi. Lubang ini terlihat seperti sumur tanpa dasar yang dapat menguras air laut di sekitarnya, menciptakan pemandangan yang unik dan berbeda-beda tergantung waktu pasang surut air laut. Saat air pasang, laut akan menutupi Sumur Thor hanya sesaat sebelum air mengalir kembali melewatinya. Karena bentuk dan pergerakan air yang menyerupai pipa pembuangan, tempat ini sering disebut sebagai drainpipe of Pacific atau pipa pembuangan Pasifik. Namun, keadaan ini berubah saat cuaca buruk atau badai datang. Ketika badai atau ombak besar datang, air di dalam Sumur Thor akan berbusa dan semburan air bisa melesat hingga enam meter ke atas. Momen inilah yang dianggap waktu terbaik untuk mengambil foto, namun juga waktu paling berbahaya karena arus kuat dan ledakan air berpotensi menyeret pengunjung ke dalamnya. Beberapa pengunjung dilaporkan pernah mengalami cedera karena arus dan ombak di sekitar Sumur Thor. Meski begitu, menurut National Weather Service, tempat ini masih cukup aman dikunjungi asalkan pengunjung mengamati pola pasang surut dan perilaku air selama minimal 20 menit sebelum mendekati area tersebut. Nama Sumur Thor sendiri diambil dari sosok Dewa Thor dalam mitologi Nordik, yang dikenal sebagai Dewa Petir dengan palu Mjolnir. Legenda mengatakan palu tersebut yang membentuk lubang ini di Oregon, menambah daya tarik mistis dan kekaguman pada fenomena alam unik ini.
31 Jan 2026, 19.30 WIB

Menelusuri Jejak Iklim Tropis di Danau Poso untuk Masa Depan Lebih Aman

Menelusuri Jejak Iklim Tropis di Danau Poso untuk Masa Depan Lebih Aman
Paleoklimatologi adalah ilmu yang mempelajari perubahan iklim Bumi di masa lampau melalui berbagai arsip alami seperti sedimen danau. Di Indonesia, riset ini semakin populer karena wilayah tropis memiliki peran penting dalam sistem iklim global. Salah satu fokus penelitian adalah Danau Poso di Sulawesi Tengah yang dipilih karena usianya yang tua dan lokasinya yang strategis. Penelitian di Danau Poso bertujuan merekonstruksi pola perubahan iklim dan khususnya siklus El Niño dan La Niña yang sangat memengaruhi curah hujan, produktivitas laut, hingga ketahanan pangan di Indonesia. Para ilmuwan mengawali risetnya dengan mempelajari kondisi air danau, morfologi dasar danau, serta bagaimana lingkungan sekitar memengaruhi pengendapan sedimen. Pengambilan inti sedimen merupakan tahap utama karena di sanalah catatan iklim ribuan tahun tersimpan. Analisis sedimen melalui teknik geokimia, penanggalan radiometrik, dan proksi isotop memungkinkan peneliti mengetahui perubahan iklim yang pernah terjadi, khususnya dampak dinamika ENSO terhadap daerah tropis. Hasil riset ini sangat penting karena wilayah tropis, termasuk Indonesia, selama ini masih kekurangan data paleoklimat yang representatif. Dengan meluaskan riset ke berbagai danau di Indonesia, akan tercipta gambaran lebih lengkap mengenai evolusi iklim tropis yang dapat membantu pengelolaan sumber daya dan bencana akibat perubahan iklim. Penelitian ini juga berkontribusi secara global dengan menunjukkan bahwa wilayah tropis adalah pusat dari sistem iklim dunia dan bahwa memahami masa lalu iklim ini penting untuk merancang strategi adaptasi yang efektif. Dengan begitu, riset ini memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional sebagai pemain utama dalam paleoklimatologi tropis.

Baca Juga

  • Mengeksplorasi Keajaiban Alam Unik di Indonesia

  • Inovasi AI Revolusioner dalam Kesehatan

  • Kemajuan dalam Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa

  • Penemuan Kuno dan Terobosan Matematika

  • Inisiatif Energi Terbarukan dan Ketahanan Iklim