
Courtesy of CNBCIndonesia
Mikroba Hidup di Batu Berusia 2 Miliar Tahun Buka Pintu Penelitian Baru
Menemukan dan memahami keberadaan mikroorganisme hidup di batuan kuno yang berusia milyaran tahun untuk membuka wawasan baru tentang evolusi kehidupan sekaligus mendukung penelitian kehidupan di planet Mars.
29 Jan 2026, 12.35 WIB
287 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penemuan mikro-organisme hidup dalam batuan berusia 2 miliar tahun membuka peluang baru dalam penelitian biologi.
- Mikroba yang ditemukan dapat memberikan informasi penting tentang evolusi kehidupan di Bumi.
- Penelitian ini dapat membantu mencari kehidupan di planet lain seperti Mars.
Afrika Selatan - Para peneliti menemukan mikroorganisme yang masih hidup di dalam batuan berusia 2 miliar tahun yang diambil dari Afrika Selatan. Temuan ini sangat mengejutkan karena selama ini diperkirakan batuan berusia sangat tua tidak dapat mendukung kehidupan mikroba.
Sebelumnya, bukti adanya mikroorganisme hidup dalam lapisan geologi tertua hanya berasal dari batuan berusia sekitar 100 juta tahun. Jadi, temuan ini jauh lebih tua dan menunjukkan kehidupan bisa bertahan di lingkungan ekstrim selama miliaran tahun.
Peneliti Yohey Suzuki dari University of Tokyo mengatakan bahwa penelitian mikroba ini dapat membuka banyak peluang terutama dalam studi evolusi biologi dan genetika. Mikroorganisme tersebut memiliki laju evolusi yang sangat lambat sehingga dapat memberikan informasi tentang proses evolusi awal kehidupan di Bumi.
Selain itu, penelitian ini juga relevan dalam konteks eksplorasi luar angkasa. NASA sedang melakukan misi pengambilan sampel di Mars, dan batuan Mars yang akan dikaji memiliki usia yang mungkin sama dengan batuan kuno di Afrika Selatan ini. Penelitian ini memberikan harapan untuk menemukan tanda-tanda kehidupan di Mars.
Kesimpulannya, penemuan mikroba di batu kuno ini tidak hanya membuka wawasan tentang sejarah kehidupan di Bumi tetapi juga mendukung studi terkait pencarian kehidupan di planet lain di alam semesta.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129120037-37-706320/batu-2-miliar-tahun-dibongkar-peneliti-kaget-isinya-makhluk-hidup
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260129120037-37-706320/batu-2-miliar-tahun-dibongkar-peneliti-kaget-isinya-makhluk-hidup
Analisis Ahli
Yohey Suzuki
"Penemuan ini menjadi titik awal revolusioner untuk memahami evolusi kehidupan paling awal di Bumi sekaligus membuka peluang riset biologi astrobiologi."
Analisis Kami
"Penemuan mikroba hidup dalam batuan berusia 2 miliar tahun secara fundamental mengubah paradigma kita tentang batasan kehidupan di Bumi. Ini menunjukkan kehidupan mampu bertahan dalam kondisi ekstrim selama waktu yang sangat lama, yang tentunya memperluas kemungkinan adanya kehidupan di planet lain seperti Mars."
Prediksi Kami
Penelitian ini dapat membuka era baru dalam studi mikroorganisme purba dan menjadi acuan penting dalam mencari tanda-tanda kehidupan di planet Mars dan tempat ekstrim lainnya di alam semesta.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan di dalam batu berusia 2 miliar tahun di Afrika Selatan?A
Dalam batu berusia 2 miliar tahun ditemukan mikro-organisme yang masih hidup.Q
Siapa yang memimpin penelitian mikroba dalam batu tersebut?A
Penelitian ini dipimpin oleh Yohey Suzuki dari Graduate School of Science di University of Tokyo.Q
Mengapa penemuan mikroba dalam batuan ini dianggap mengesankan?A
Penemuan ini mengesankan karena sebelum ini, mikro-organisme hidup hanya ditemukan dalam lapisan geologi yang berusia 100 juta tahun.Q
Apa hubungan antara penelitian mikroba di Bumi dan misi NASA ke Mars?A
Penelitian mikroba di Bumi dapat memberikan wawasan tentang kemungkinan kehidupan di Mars, yang memiliki batuan dengan usia yang sama.Q
Apa manfaat dari penelitian mikroba yang ditemukan dalam batuan kuno ini?A
Manfaat dari penelitian ini termasuk pemahaman tentang ekosistem, evolusi biologi, dan genetika dari mikroba purba.



