Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Finansial

Regulasi Keuangan Global dan Penumpasan Penghindaran Pajak

Share

Cerita ini menyoroti upaya global dalam memperketat regulasi keuangan serta memberantas praktik penghindaran pajak melalui tindakan tegas dari pemerintah dan lembaga keuangan, yang berimplikasi pada transparansi fiskal internasional.

15 Feb 2026, 15.00 WIB

Pajak Kekayaan California: Miliarder Teknologi Bereaksi Berbeda Terhadap Aturan Baru

Pajak Kekayaan California: Miliarder Teknologi Bereaksi Berbeda Terhadap Aturan Baru
California sedang mempertimbangkan kebijakan baru berupa pajak kekayaan satu kali sebesar 5% untuk miliarder yang tinggal di negara bagian tersebut. Pajak ini bertujuan untuk menutupi defisit anggaran kesehatan, mendukung pendidikan, dan program bantuan makanan di California. Pajak ini akan dikenakan atas semua aset bernilai, termasuk saham dan kepemilikan bisnis, kecuali properti. Beberapa tokoh teknologi seperti Sergey Brin dan Larry Page mempertimbangkan untuk keluar dari California agar terhindar dari pajak tambahan ini. Mereka khawatir pajak tersebut dapat memaksa mereka menjual saham dalam jumlah besar untuk membayar kewajiban pajak. Sementara itu, pendiri Nvidia, Jensen Huang, menyatakan sikap berbeda dengan merasa tidak keberatan membayar pajak apapun yang pemerintah tetapkan. Kekayaan Huang ditaksir sekitar 161 miliar dolar AS, sehingga jika pajak diterapkan, dia harus membayar pajak sekitar 8 miliar dolar AS. Huang sangat terbuka untuk tetap tinggal di Silicon Valley dan patuh pada kebijakan pajak tersebut tanpa keberatan apapun. Perbedaan sikap ini menciptakan perdebatan mengenai dampak yang akan timbul dari pajak kekayaan ini. Usulan pajak ini diajukan oleh serikat pekerja kesehatan dan didukung oleh sejumlah legislator progresif AS seperti Ro Khanna dan Bernie Sanders. Agar dapat diterapkan, inisiatif ini harus mendapatkan lebih dari 870.000 tanda tangan warga California dan akan diputuskan melalui pemungutan suara November 2026. Jika diterima, skema ini diperkirakan bisa menambah pendapatan negara bagian hingga 100 miliar dolar AS. Beberapa miliarder dan pemodal ventura lain memperingatkan bahwa pajak ini berpotensi menyebabkan perpindahan bisnis dan warganya keluar dari California. Namun, pendukung kebijakan menolak anggapan tersebut dengan mengutip studi yang menunjukkan migrasi besar tidak selalu terjadi akibat pajak kekayaan. Kebijakan ini menuai perhatian luas karena berpotensi mengubah lanskap ekonomi dan sosial di negara bagian itu.
05 Feb 2026, 18.30 WIB

ByteDance Ingatkan Karyawan China Lapor Pajak Penghasilan dari Luar Negeri

ByteDance Ingatkan Karyawan China Lapor Pajak Penghasilan dari Luar Negeri
ByteDance kembali mengingatkan seluruh staf asal China yang bekerja di luar negeri tentang kewajiban mereka untuk melaporkan penghasilan kepada otoritas pajak di China. Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah Beijing untuk meningkatkan pengawasan pajak dan mendongkrak pendapatan negara secara tepat waktu. Perusahaan sudah mengirimkan email kepada para karyawan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Singapura, dan Jepang mengenai batas waktu pelaporan pajak yang harus dilakukan sebelum tanggal 30 Juni setiap tahunnya. ByteDance menyediakan jasa konsultasi pajak untuk membantu proses ini tanpa biaya bagi karyawannya. Aturan ini sebenarnya sudah lama ada, namun dalam beberapa tahun terakhir pemerintah Cina menegakkan aturan tersebut dengan lebih ketat. Para pekerja asal China dianggap sebagai warga pajak yang wajib melaporkan seluruh penghasilan mereka, termasuk yang diperoleh di luar negeri, ke otoritas di daratan China. ByteDance mengingatkan agar karyawan segera mendaftar ke layanan pajak yang disediakan sebelum tanggal 13 Februari untuk menghindari keterlambatan pelaporan. Keterlambatan dalam pelaporan dapat berujung pada denda dan sanksi yang tidak diinginkan dari pemerintah China. Langkah ini menandakan perluasan pengawasan fiskal pemerintah China terhadap warga negaranya yang bekerja di luar negeri. Hal ini juga menjadi sinyal bagi perusahaan lain untuk menyiapkan sistem pelaporan pajak yang baik guna memastikan kepatuhan staf jumlah besar yang tersebar di berbagai negara.
26 Jan 2026, 08.15 WIB

Rencana Pajak Kekayaan California: Miliarder Bersiap Pindah atau Membayar Besar

Rencana Pajak Kekayaan California: Miliarder Bersiap Pindah atau Membayar Besar
Pemerintah California sedang mempertimbangkan penerapan pajak kekayaan satu kali bagi sekitar 200 miliarder terkaya di negara bagian tersebut. Usulan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana hingga 100 miliar dolar AS guna menutupi defisit anggaran kesehatan, serta mendanai pendidikan dan program bantuan pangan yang penting bagi masyarakat. Kebijakan ini memicu berbagai reaksi dari para miliarder, terutama pengusaha teknologi. Beberapa seperti pendiri Google Sergey Brin dan Larry Page dikabarkan mempertimbangkan untuk pindah dari California agar bisa menghindari beban pajak tambahan, meskipun mereka belum mengonfirmasi rencana ini secara resmi. Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang menganggap pajak tersebut tidak masalah dan menyatakan siap membayar pajak sesuai aturan yang berlaku di California. Dengan kekayaan diperkirakan mencapai 161 miliar dolar AS, Huang berpotensi membayar pajak sekitar 8 miliar dolar AS jika kebijakan ini diterapkan. Pajak kekayaan ini akan dikenakan atas seluruh aset bernilai ekonomi, termasuk saham dan kepemilikan bisnis meskipun wajib pajak pindah dari California setelah awal tahun 2026. Properti dikecualikan karena sudah dikenai pajak properti, dan pembayaran pajak bisa dicicil hingga lima tahun. Para pendukung inisiatif ini percaya bahwa pajak kekayaan dapat membantu mengatasi masalah anggaran di sektor kesehatan dan program sosial di California. Meski demikian, ada kekhawatiran dari kalangan pengusaha bahwa pajak ini bisa memicu pemindahan bisnis dan miliarder keluar dari California sehingga mempengaruhi perekonomian lokal jangka panjang.

Baca Juga

  • Restrukturisasi Perusahaan dan Dinamika IPO Teknologi

  • Ketidakstabilan Crypto dan Penumpasan Penipuan Digital

  • Regulasi Keuangan Global dan Penumpasan Penghindaran Pajak

  • Layanan Keuangan Digital dan Tata Kelola di Era Fintech

  • Perlombaan Global AI dan Semikonduktor yang Mengubah Industri Teknologi