Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Penyusunan Ulang Rantai Pasokan Teknologi Global di Tengah Ketegangan Geopolitik

Share

Cerita ini membahas bagaimana ketegangan geopolitik antara kekuatan besar seperti Amerika, China, India, dan Eropa mendorong pergeseran strategi di rantai pasokan teknologi dan semikonduktor, yang berpotensi mengubah lanskap industri global serta menciptakan sistem yang lebih resilien.

03 Feb 2026, 01.52 WIB

Raspberry Pi Naikkan Harga Lagi Karena Biaya Komponen Memori Melonjak

Raspberry Pi Naikkan Harga Lagi Karena Biaya Komponen Memori Melonjak
Raspberry Pi kembali menaikkan harga beberapa produknya karena lonjakan biaya komponen, terutama memori yang harganya naik lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat perusahaan harus menyesuaikan harga agar tetap bisa beroperasi dengan kualitas produk terbaik. Kenaikan harga terjadi pada seri Raspberry Pi 4 dan 5, serta Compute Module 4 dan 5, khususnya untuk model yang memiliki memori 2GB ke atas. Kenaikan harga bervariasi mulai dari Rp 167.00 ribu ($10) untuk RAM 2GB sampai Rp 1.00 juta ($60) untuk varian RAM 16GB. Produk varian dengan memori 1GB dan beberapa model lama seperti Raspberry Pi 3 dan Zero tidak terkena dampak kenaikan harga karena perusahaan memiliki stok memori yang cukup. Raspberry Pi 400 juga tidak mengalami kenaikan harga saat ini. CEO Raspberry Pi, Eben Upton, memperingatkan bahwa tantangan harga memori kemungkinan akan berlanjut sampai tahun 2026. Namun, mereka berharap kondisi ini hanya sementara dan harga bisa turun setelah situasi membaik. Bagi pengguna Raspberry Pi dan calon pembeli, kenaikan harga ini menjadi pengingat untuk mempersiapkan anggaran yang lebih besar jika membutuhkan perangkat dengan kapasitas memori yang lebih tinggi. Raspberry Pi tetap menjadi pilihan favorit untuk edukasi dan proyek teknologi, meski dengan harga sedikit lebih mahal.
01 Feb 2026, 13.15 WIB

China Mulai Buka Pintu Impor Chip Nvidia H200, Suasana Baru Perang Teknologi AS-China

China Mulai Buka Pintu Impor Chip Nvidia H200, Suasana Baru Perang Teknologi AS-China
Perang teknologi antara Amerika Serikat dan China sudah lama terjadi, terutama terkait pembatasan ekspor chip AI canggih dari AS ke China. Beijing sebelumnya melarang keras peredaran chip Nvidia H200 yang berasal dari AS, sebagai respons terhadap kebijakan ketat AS. Kini, China mulai memperbolehkan beberapa perusahaan seperti DeepSeek dan raksasa teknologi domestik seperti ByteDance, Alibaba, dan Tencent untuk membeli chip Nvidia H200, meski dengan beberapa persyaratan regulasi yang masih dalam tahap akhir. Chip Nvidia H200 merupakan salah satu chip AI terkuat dan sangat penting dalam pengembangan kecerdasan buatan, sehingga izin impor chip ini diawasi ketat baik oleh pemerintah China maupun AS. Nvidia sendiri belum mendapat pemberitahuan resmi terkait izin ini, sementara pemerintah AS menyoroti kemungkinan chip ini dipakai oleh militer China melalui pengembangan AI oleh DeepSeek, yang menjadi perhatian serius Washington. Peluncuran model AI terbaru DeepSeek V4 yang canggih juga semakin ketatkan persaingan di industri AI global. Keputusan China membuka impor chip ini diprediksi akan berdampak pada persaingan teknologi dan geopolitik di masa depan.
31 Jan 2026, 13.00 WIB

Pertumbuhan Luar Biasa Perusahaan GPU Tiongkok Terkait Boom AI 2025

Pertumbuhan Luar Biasa Perusahaan GPU Tiongkok Terkait Boom AI 2025
Tahun 2025 menjadi titik balik bagi perusahaan-perusahaan chip di Tiongkok yang terdaftar di bursa A-share, dengan pertumbuhan laba yang sangat besar. Dorongan pemerintah Beijing untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan dan meningkatkan kemandirian teknologi chip menjadi faktor pendorong utama. Ini membuat sektor semikonduktor di Tiongkok semakin berkembang dengan pesat di tengah persaingan global. Salah satu perusahaan yang menonjol adalah Cambricon Technologies, yang pada tahun 2025 melaporkan keuntungan bersih sebesar 2,2 miliar yuan atau sekitar 316 juta dolar AS. Ini merupakan pertama kalinya perusahaan ini mencatat keuntungan setelah bertahun-tahun fokus pada pengembangan GPU untuk kebutuhan AI yang terus meningkat. Perusahaan lain seperti Moore Threads Technology dan MetaX Integrated Circuits juga menunjukkan kemajuan signifikan. Moore Threads berhasil meningkatkan pendapatannya hingga 247 persen sekaligus mengurangi kerugian hingga 41 persen. Sementara MetaX memperkecil kerugian sebesar 54 persen berkat pengembangan ekosistem perangkat lunak yang mendukung kompatibilitas sekaligus kontrol mandiri. Menurut laporan dari Donghai Securities, tren ini diperkirakan akan terus berlanjut dengan pertumbuhan kinerja tahunan penuh yang substansial bagi perusahaan domestik di sektor terkait AI. Semua ini menandakan bahwa industri chip domestik Tiongkok semakin matang dan siap bersaing di level global, terutama dalam menyokong kebutuhan AI dan komputasi berkinerja tinggi. Dengan dukungan kuat dari kebijakan pemerintah dan peningkatan permintaan pasar AI, masa depan perusahaan chip GPU domestik Tiongkok sangat menjanjikan. Hal ini tidak hanya memberikan peluang finansial bagi investor, tetapi juga meningkatkan posisi Tiongkok sebagai pemain kunci dalam transformasi teknologi global.
30 Jan 2026, 07.20 WIB

Prancis Ganti Microsoft Teams dengan Platform Lokal Visio demi Kedaulatan Digital

Prancis Ganti Microsoft Teams dengan Platform Lokal Visio demi Kedaulatan Digital
Pemerintah Prancis mengumumkan rencana untuk mengganti platform konferensi video asing seperti Microsoft Teams dan Zoom dengan Visio, platform buatan dalam negeri. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan memperkuat keamanan komunikasi pemerintah. Visio dirancang khusus untuk digunakan di seluruh kementerian dan lembaga pemerintah Prancis pada 2027. Platform ini telah diuji coba selama satu tahun dan kini digunakan oleh sekitar 40.000 pengguna di lingkungan pemerintahan. Visio memiliki fitur canggih seperti transkripsi rapat otomatis dan identifikasi pembicara berbasis kecerdasan buatan. Fitur ini dikembangkan bersama startup asal Prancis bernama Pyannote, menegaskan dukungan terhadap teknologi lokal. Platform ini juga menggunakan infrastruktur sovereign cloud milik Outscale, perusahaan anak usaha Dassault Systèmes. Penggunaan cloud ini memberikan jaminan keamanan dan kedaulatan data pemerintah Prancis. Dengan beralih ke Visio, pemerintah Prancis memperkirakan dapat menghemat biaya lisensi perangkat lunak hingga 1 juta euro per tahun untuk setiap 100.000 pengguna. Kebijakan ini juga merupakan langkah strategis di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap pengawasan asing.
30 Jan 2026, 07.03 WIB

Tiongkok Siap Saingi India Dalam Ekspor Layanan Digital dan AI Global

Tiongkok Siap Saingi India Dalam Ekspor Layanan Digital dan AI Global
Tiongkok kini tengah berambisi memperbaiki posisi mereka dalam rantai nilai global dengan fokus pada pengembangan layanan digital dan kecerdasan buatan (AI). Ini menjadi bagian dari strategi untuk tidak hanya menjadi ‘pabrik dunia’, tetapi juga menjadi pusat layanan digital berkelas dunia. Salah satu contoh nyata adalah ByteDance, perusahaan teknologi besar di Beijing, yang berhasil membuat sistem interaktif berbasis chatbot untuk mobil mewah Mercedes yang diproduksi di Jerman. Ini menandai pergeseran dari model kerja tradisional menjadi outsourcing layanan digital tingkat tinggi. Kerjasama ini menunjukkan bahwa Tiongkok mulai memiliki daya saing yang kuat dalam bidang layanan digital, terutama AI, yang selama ini didominasi oleh India. Beijing bahkan telah menetapkan target strategis hingga tahun 2030 untuk meningkatkan kemampuan outsourcing layanan digital mereka agar dapat bersaing secara global. Mobilitas dan teknologi digital tidak hanya menjadi produk lokal, tetapi juga bagian dari rantai global yang menggabungkan keahlian dari berbagai negara. Ambisi Tiongkok ini mencerminkan pendekatan baru dalam bisnis teknologi yang mengutamakan inovasi kolaboratif dan ekspor layanan bernilai tambah tinggi. Dengan langkah-langkah ini, Tiongkok diprediksi akan semakin memperluas perannya dalam industri digital global, yang membuka peluang besar untuk kemajuan teknologi dan ekonomi sekaligus menandai era baru kerjasama internasional yang berbasis teknologi canggih.
30 Jan 2026, 05.00 WIB

China Berambisi Jadi Pemain Utama Layanan Digital dan AI Dunia

China ingin meningkatkan perannya di industri layanan digital dan teknologi AI agar bisa bersaing secara global. Negara ini kini tidak hanya menjadi pusat manufaktur, tetapi juga mulai memproduksi solusi teknologi canggih. Sebuah mobil Mercedes yang diproduksi di Jerman telah menggunakan sistem AI dari perusahaan teknologi China, ByteDance. Ini menandai perubahan penting dari industri otomotif yang dulu hanya mengandalkan komponen tradisional. ByteDance mengembangkan chatbot cerdas bernama Doubao yang mengendalikan sistem interaktif mobil tersebut, memperlihatkan kemampuan teknologi China yang semakin maju. Pemerintah Beijing telah menetapkan target ambisius untuk mengembangkan layanan outsourcing digital dan AI hingga tahun 2030, dengan tujuan menyaingi dominasi India sebagai pusat layanan dunia. Pergerakan ini memperlihatkan bahwa China tidak hanya fokus pada produksi barang fisik, tetapi juga bergerak ke layanan digital bernilai tinggi yang dapat menjadi sumber pendapatan baru untuk perekonomian masa depan.

Baca Juga

  • Alibaba Mempercepat Inovasi AI dengan Qwen dan Kemajuan Chip

  • Penguatan Keamanan Siber untuk Infrastruktur Kritis

  • Penyusunan Ulang Rantai Pasokan Teknologi Global di Tengah Ketegangan Geopolitik

  • Generator Dunia AI Google Mengguncang Industri Video Game

  • Munculnya Ekosistem Robotik: Platform Terbuka Memacu Integrasi AI Praktis