Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Alibaba Mempercepat Inovasi AI dengan Qwen dan Kemajuan Chip

Share

Alibaba semakin agresif dalam membangun ekosistem AI melalui inisiatif peluncuran aplikasi Qwen dengan kampanye giveaway Festival Musim Semi dan kemajuan dalam pengembangan chip AI. Gabungan langkah ini mencerminkan upaya Alibaba dalam menghadapi persaingan global dan mendorong kemajuan infrastruktur AI di China.

02 Feb 2026, 15.45 WIB

Alibaba Siapkan Rp43 Triliun Dorong Adopsi Besar AI Hadapi Saingan Besar

Alibaba Siapkan Rp43 Triliun Dorong Adopsi Besar AI Hadapi Saingan Besar
Alibaba mengumumkan kampanye AI senilai 3 miliar yuan atau sekitar Rp 7.21 triliun (US$432 juta) untuk meningkatkan adopsi teknologi AI oleh masyarakat luas di China. Kampanye ini akan diluncurkan bertepatan dengan Festival Musim Semi, momen penting dalam pasar konsumen di China. Pusat kampanye ini adalah aplikasi AI bernama Qwen yang dikembangkan Alibaba, yang tidak hanya berfungsi sebagai chatbot biasa melainkan sebagai agen pribadi yang dapat melakukan berbagai tindakan secara langsung untuk penggunanya. Ini merupakan inovasi yang mengintegrasikan AI dengan ekosistem layanan Alibaba. Kampanye ini menyasar berbagai platform Alibaba yang populer seperti Taobao (belanja daring), Shangou (layanan ritel dan antar makanan), Fliggy (travel online), Damai (penjualan tiket), Amap (pemetaan digital), dan Freshippo (rantai toko grosir). Insentif berupa undian, pesanan gratis, dan amplop merah senilai uang tunai disiapkan untuk menarik pengguna. Sebelumnya, rival-rival seperti Tencent dan Baidu juga meluncurkan kampanye besar untuk mempromosikan aplikasi AI mereka masing-masing dengan dana yang jauh lebih besar, yaitu 10 miliar yuan dan 5 miliar yuan. ByteDance, pemilik TikTok, lebih awal mendekati pasar dengan mengamankan kemitraan eksklusif dengan gelaran TV nasional Festival Musim Semi. Persaingan ini menunjukkan betapa krusialnya posisi AI dalam inovasi teknologi dan pemasaran di China, khususnya di momen yang sangat strategis seperti Festival Musim Semi, di mana setiap perusahaan berusaha mengukuhkan posisi dominannya dalam pasar teknologi konsumen.
30 Jan 2026, 19.00 WIB

ByteDance dan Alibaba Perkuat Infrastruktur AI dalam Perlombaan Global

ByteDance dan Alibaba Perkuat Infrastruktur AI dalam Perlombaan Global
Perlombaan global dalam teknologi kecerdasan buatan atau AI semakin sengit dengan dua perusahaan besar asal China, ByteDance dan Alibaba, yang mempercepat investasi mereka dalam pengembangan infrastruktur AI. Mereka berfokus pada pusat data dan hardware AI guna mendukung inovasi teknologi selanjutnya. Nvidia, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, menjadi pemasok utama chip AI untuk ByteDance. ByteDance berencana meningkatkan belanja untuk chip AI dari sekitar 85 miliar yuan pada 2025 menjadi 100 miliar yuan pada 2026, yang setara dengan 14 miliar dolar AS, menandakan lonjakan investasi sangat besar. CEO Nvidia, Jensen Huang, pernah mengatakan bahwa apa yang terjadi sekarang adalah pembangunan infrastruktur AI terbesar dalam sejarah, dan masih banyak investasi triliunan dolar yang harus dilakukan untuk memajukan teknologi ini secara global. ByteDance juga menaruh perhatian besar pada efisiensi penggunaan sumber daya, tidak hanya mengandalkan memperbanyak pusat data, tetapi juga memaksimalkan pemanfaatan energi, penggunaan prosesor GPU dan CPU, hingga pengoptimalan algoritma dan rekayasa produk untuk menghindari pemborosan yang sia-sia. Langkah ini menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi terkemuka berlomba keras tidak hanya untuk memperluas kapasitas teknologi AI mereka tetapi juga melakukannya dengan cara yang lebih cerdas dan hemat biaya demi mempertahankan keunggulan kompetitif di pasar global.
30 Jan 2026, 18.24 WIB

Alibaba Capai Milestone Kirim 100.000 Chip AI Canggih Zhenwu 810E

Alibaba Capai Milestone Kirim 100.000 Chip AI Canggih Zhenwu 810E
Alibaba Group Holding baru saja mengirim lebih dari 100.000 unit chip AI terbarunya yang bernama Zhenwu 810E. Chip ini memiliki kemampuan yang disebut-sebut sebanding dengan produk AI dari perusahaan Nvidia asal Amerika Serikat. Pencapaian ini menunjukkan kemajuan besar Alibaba dalam membangun teknologi AI sendiri di dalam negeri. Chip Zhenwu 810E dibuat oleh anak perusahaan Alibaba yang bernama T-Head. Chip ini merupakan chip terdepan yang dirancang khusus untuk mengatasi kebutuhan dalam pelatihan dan penggunaan AI secara cepat dan efisien. Alibaba pun mengungguli perusahaan lokal lain seperti Cambricon Technologies dalam hal jumlah pengiriman chip ini. Langkah Alibaba ini menjadi bagian dari tren besar di China untuk mengembangkan teknologi chip AI dalam negeri. Tujuannya adalah agar tidak terlalu bergantung kepada perusahaan teknologi asing seperti Nvidia, apalagi di saat situasi ekspor teknologi dari Amerika Serikat sedang penuh ketidakpastian. Selain pengiriman besar-besaran chip tersebut, berita ini juga muncul berbarengan dengan kabar bahwa Alibaba berencana melakukan penawaran saham publik untuk divisi chip mereka, T-Head. Hal ini menunjukkan potensi pertumbuhan dan investasi yang meningkat di sektor semikonduktor dan teknologi AI di China. Dengan kemajuan seperti ini, Alibaba semakin memperkuat posisinya dalam pasar chip AI yang terus tumbuh cepat di China. Perkembangan ini bukan hanya penting bagi Alibaba saja, tetapi juga bisa membuka peluang bagi kemajuan teknologi AI di dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada teknologi luar.

Baca Juga

  • Alibaba Mempercepat Inovasi AI dengan Qwen dan Kemajuan Chip

  • Penguatan Keamanan Siber untuk Infrastruktur Kritis

  • Penyusunan Ulang Rantai Pasokan Teknologi Global di Tengah Ketegangan Geopolitik

  • Generator Dunia AI Google Mengguncang Industri Video Game

  • Munculnya Ekosistem Robotik: Platform Terbuka Memacu Integrasi AI Praktis