Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

ALMA Ungkap Jet dan Molekul Organik dari Bintang Muda Jauh di Galaksi Kita

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
InterestingEngineering InterestingEngineering
07 Sep 2025
244 dibaca
2 menit
ALMA Ungkap Jet dan Molekul Organik dari Bintang Muda Jauh di Galaksi Kita

Rangkuman 15 Detik

Penemuan jet dan aliran dari bintang muda di galaksi luar memberikan wawasan baru tentang proses pembentukan bintang.
ALMA telah membuka kemungkinan baru dalam astronomi dengan dapat mengamati objek jauh dengan detail yang lebih baik.
Perbedaan dalam komposisi kimia menunjukkan bahwa kondisi lokal memengaruhi material yang tersedia untuk bintang dan planet.
Para astronom dari Jepang untuk pertama kalinya berhasil mengambil gambar jelas dari jet dan aliran gas yang keluar dari bintang muda yang sangat jauh di galaksi Bima Sakti dengan bantuan ALMA, sebuah teleskop canggih di Chile. Bintang tersebut, Sh 2-283-1a SMM1, berada sekitar 26.000 tahun cahaya dari kita, yang menjadikannya sangat sulit untuk diamati sebelumnya karena ukurannya kecil dan redup. Observasi menunjukkan adanya gas yang keluar membentang dalam dua arah berlawanan dari protobintang tersebut. Jet ini tidak terus-menerus, tapi muncul dalam ledakan berulang setiap 900 hingga 4.000 tahun. Pola semacam ini penting karena membantu bintang bertambah massa sekaligus menghilangkan kelebihan massa dan momentum putar. Para peneliti juga meneliti komposisi kimia sistem tersebut dengan mengukur karbon monoksida (CO) dan silikon monoksida (SiO). Mereka menemukan rasio SiO terhadap CO lebih rendah dibandingkan protobintang di bagian dalam galaksi, yang menunjukkan adanya perbedaan dalam proses kimia dan properti debu akibat kurangnya unsur berat di luar galaksi. Sh 2-283-1a SMM1 juga memiliki 'hot core', sebuah area hangat kaya kimia dekat bintang yang jarang ditemukan di bagian luar galaksi. Keberadaan molekul organik kompleks di sistem ini memberikan gambaran tentang kemungkinan pembentukan bahan kimia dasar yang dapat menjadi bahan pembentuk planet suatu hari nanti. Selain itu, ALMA mendeteksi aliran molekuler dari empat protobintang lain di wilayah yang sama, mengkonfirmasi bahwa pembentukan bintang terjadi secara luas bahkan di lingkungan yang jauh dan kurang kaya unsur kimia. Penemuan ini membuka peluang riset lebih lanjut tentang bagaimana kondisi lingkungan mempengaruhi pembentukan bintang.

Analisis Ahli

Toki Ikeda
Dengan menggunakan ALMA, kita dapat melihat bagaimana bintang terbentuk di lingkungan yang sangat berbeda dengan sekitar Matahari, memperluas cakupan penelitian astrofisika.
Takashi Shimonishi
Penemuan jet yang sangat bersih dan adanya molekul organik kompleks di bagian luar galaksi membuka kemungkinan baru untuk memahami proses kimia dan fisika pembentukan bintang.