Penemuan Mengejutkan: Bintang Stabil di Dekat Lubang Hitam Supermasif Milik Kita
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
30 Nov 2025
72 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Lingkungan di sekitar Sagittarius A* lebih kompleks dan lebih menarik daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Objek berdebu di dekat lubang hitam dapat berfungsi sebagai bintang yang tertutup dalam selubung debu.
Penemuan ini membuka kemungkinan baru untuk mempelajari interaksi antara lubang hitam supermasif dan bintang.
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan menganggap pusat galaksi kita sebagai tempat yang sangat berbahaya, di mana bintang-bintang tidak akan bertahan hidup karena gravitasi dahsyat lubang hitam supermasif Sagittarius A*. Benda-benda yang terlihat di dekat lubang hitam tersebut dianggap bahwa mereka hanyalah awan debu dan gas yang akan terpecah dan lenyap.
Namun, teknologi baru yaitu instrumen ERIS yang dipasang di Very Large Telescope di Chile memungkinkan para ilmuwan mengamati wilayah tersebut dalam cahaya inframerah, yang dapat menembus awan debu tebal. Dengan ini, mereka melacak beberapa objek berdebu yang berada sangat dekat dengan Sagittarius A*.
Mereka menemukan kenyataan mengejutkan bahwa objek seperti G2, D9, X3, dan X7 sebenarnya adalah bintang-bintang tersembunyi atau sistem bintang yang stabil, bergerak mengelilingi lubang hitam tanpa hancur. Contohnya, D9 yang merupakan sistem biner ternyata bertahan dan tidak hancur oleh gravitasi kuat di dekat lubang hitam.
Penemuan ini mengubah pandangan lama bahwa lubang hitam pasti menghancurkan semua benda yang mendekat. Sebaliknya, pusat galaksi kita ternyata menyediakan lingkungan yang lebih ramah dan memungkinkan kelangsungan hidup bahkan pembentukan bintang dalam kondisi ekstrem tersebut.
Ke depan, dengan dibangunnya Extremely Large Telescope yang memiliki resolusi sangat tinggi, para ilmuwan berharap dapat melihat dengan lebih jelas isi di dalam objek berdebu ini dan memahami apakah mereka bintang muda, hasil gabungan bintang, atau sesuatu yang benar-benar baru. Ini akan sangat mempengaruhi pemahaman kita tentang dinamika lubang hitam dan pembentukan bintang.
Analisis Ahli
Florian Peissker
Objek-objek bergerak sangat stabil di sekitar Sagittarius A* menunjukkan bahwa lubang hitam tidak selalu bersifat destruktif, dan ini menjadikan pusat galaksi tempat ideal untuk studi interaksi lubang hitam dan bintang.Astronom dari European Southern Observatory
Penggunaan ERIS membuka jendela pengamatan baru yang memungkinkan kita melihat detail aktivitas di pusat galaksi yang sebelumnya tertutup oleh debu dan gas.

