TLDR
Kepercayaan adalah kunci dalam penerapan AI di sektor keuangan. Tata kelola data dan keamanan menjadi hambatan utama yang harus diatasi sebelum adopsi AI. Organisasi yang membangun infrastruktur tata kelola yang kuat akan lebih berhasil dalam mengimplementasikan AI secara luas. Banyak eksekutif keuangan percaya AI agentik dapat menggantikan pekerjaan rutin seperti mengelola spreadsheet, laporan rekonsiliasi, dan penutupan kuartalan. Meski teknologi ini menjanjikan efisiensi yang jauh lebih cepat, banyak perusahaan masih belum berhasil mengimplementasikannya secara luas karena berbagai hambatan yang berkaitan dengan tata kelola data serta keamanan.Sebuah laporan dari Savant Labs menunjukkan, meskipun 76% pemimpin keuangan menargetkan tahun 2026 sebagai waktu investasi besar dalam AI agentik, hanya 30% yang memiliki pilot fungsional dan hanya 6% yang mencapai implementasi menyeluruh. Kurangnya kepercayaan dan tantangan integrasi ERP disebut sebagai penyebab utama, bukan soal biaya atau kurangnya keahlian.Sektor keuangan sangat berhati-hati karena kesalahan AI dalam mengelola data dapat berdampak serius, mulai dari kesalahan pelaporan pajak hingga risiko regulasi dan lembaran audit yang merugikan reputasi organisasi. Ini membuat para pemimpin keuangan lebih menitikberatkan pada aspek auditabilitas dan penjelasan hasil AI dibandingkan sekadar kinerja teknologi.Tim akuntansi dan operasi yang menangani proses bisnis berulang dan berbasis aturan lebih percaya diri dalam mengadopsi AI karena hasilnya jelas dan terukur. Sedangkan di bidang pajak, kehati-hatian meluas karena konsekuensi regulasi yang lebih rumit dan tuntutan audit yang ketat, sehingga peta jalan adopsi AI menjadi lebih lambat dan berhati-hati.Dari semua temuan, yang membedakan perusahaan sukses adalah mereka yang memprioritaskan pembangunan tata kelola yang kokoh terlebih dahulu, termasuk audit trail, kontrol peran, dan jalur eskalasi, bukan hanya mengejar kecepatan implementasi. Pendekatan ini membuat AI menjadi alat yang dipercaya dan dapat digunakan dalam skala luas di lingkungan keuangan.