Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kesenjangan Teknologi dan Realita di Finance: Tantangan CFO Masa Kini

Finansial
Perencanaan Keuangan
financial-planning (5mo ago) financial-planning (5mo ago)
08 Okt 2025
114 dibaca
2 menit
Kesenjangan Teknologi dan Realita di Finance: Tantangan CFO Masa Kini

Rangkuman 15 Detik

Meskipun investasi dalam teknologi dan AI meningkat, banyak tim keuangan masih terjebak dalam proses manual.
Pekerjaan repetitif dalam fungsi keuangan memiliki biaya global yang signifikan dan berdampak pada produktivitas.
Menutup kesenjangan antara strategi teknologi dan eksekusi di tingkat operasional menjadi prioritas penting bagi CFO.
Fungsi keuangan mengalami ketegangan antara investasi teknologi maju dan kenyataan banyaknya kerja manual yang membebani tim. Artikel ini mengulas dua survei yang menunjukkan bahwa meskipun banyak perusahaan menambah anggaran teknologi termasuk AI, pekerja keuangan di lapangan masih menghabiskan banyak waktu untuk tugas berulang yang melelahkan. Survei dari Personiv mengungkap bahwa sebagian besar pemimpin perusahaan merespon ketidakpastian ekonomi dengan strategi peningkatan anggaran teknologi dan penggunaan AI dalam area seperti penggajian dan kepatuhan, terutama bagi perusahaan publik yang lebih agresif dibanding perusahaan swasta. Namun, survei Medius memperlihatkan sisi lain di mana finance professional masih menghabiskan rata-rata 3,5 jam sehari untuk pekerjaan repetitif yang menyebabkan 'brain fade'—kondisi kelelahan mental yang memicu kesalahan dan menurunkan keterlibatan kerja. Hal ini menimbulkan risiko besar seperti biaya tambahan, hilangnya kepercayaan klien, dan penurunan pendapatan. Tingkat otomatisasi masih rendah, hanya 38% pekerjaan yang terotomasi, padahal 77% responden percaya bahwa otomatisasi bisa mengurangi burnout dan meningkatkan kualitas kerja. Di sisi lain, hampir 74% dari mereka yang bekerja di keuangan sempat berpikir untuk berhenti karena kebosanan dan tekanan dari pekerjaan manual tersebut. Kesimpulannya, ada jurang besar antara ambisi strategis pemimpin keuangan dengan kenyataan di lapangan yang menghambat efektivitas dan pengembangan talenta. CFO harus fokus menciptakan solusi yang tidak hanya berupa teknologi, tetapi juga perubahan nyata dalam proses dan budaya kerja.