
Courtesy of TechCrunch
Bagaimana AI Membantu Manusia Tanpa Menggantikan Pekerjaan Sepenuhnya
Menggambarkan bagaimana AI berperan dalam menggantikan tugas tertentu tanpa menggantikan posisi manusia sepenuhnya, serta bagaimana perusahaan AI menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan peran baru yang mendukung penggunaan AI secara efektif.
20 Feb 2026, 03.47 WIB
216 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Peran manusia tetap penting meskipun AI dapat mengotomatisasi banyak tugas.
- AI dapat menciptakan peran baru dan tanggung jawab bagi pekerja yang terpengaruh.
- Perusahaan semakin berfokus pada penggunaan AI untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas tanpa menambah jumlah karyawan.
Doha, Qatar - AI semakin berkembang dan digunakan di berbagai sektor, menimbulkan kekhawatiran bahwa teknologi ini dapat menggantikan pekerjaan manusia. Namun, pendapat dari para pemimpin perusahaan AI menunjukkan bahwa meskipun AI menggantikan beberapa tugas, manusia tetap memegang peranan penting dalam mengambil keputusan akhir.
David Shim dari Read AI memberikan analogi bahwa AI seperti peta digital yang membantu pengemudi, tetapi pengemudi tetaplah yang menentukan arah kemana harus pergi. AI mempermudah pekerjaan, bukan menggantikan pengambilan keputusan manusia.
Perusahaan seperti Read AI dan Lucidya menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas tim kecil yang melayani jutaan pengguna. Mereka memanfaatkan AI, seperti dalam prediksi penjualan dan pembuatan notulen rapat otomatis, untuk memberikan lebih banyak konteks dan efisiensi kepada manusia.
Masyarakat juga mulai menerima penggunaan AI, terutama bila transparansi dan kontrol atas rekaman diberikan. Pelanggan lebih memprioritaskan kecepatan dan ketepatan dalam menyelesaikan masalah daripada apakah yang membantu mereka adalah AI atau manusia.
Kesimpulannya, AI menggantikan tugas-tugas yang bersifat repetitif dan membantu manusia fokus pada pekerjaan yang lebih kompleks dan strategis. Perkembangan AI akan terus menciptakan peluang baru dengan cara memperkuat kolaborasi antara manusia dan teknologi dalam dunia kerja.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/19/web-summit-qatar-read-ai-lucidya-notetakers-customer-support/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/19/web-summit-qatar-read-ai-lucidya-notetakers-customer-support/
Analisis Ahli
David Shim
"Manusia selalu menjadi pusat pengambilan keputusan, dan AI adalah alat bantu yang membuat pekerjaan lebih mudah tanpa menggantikan peran manusia sepenuhnya."
Abdullah Asiri
"AI akan menggantikan tugas, bukan posisi, dan pekerja akan beradaptasi dengan mengambil peran yang lebih strategis seperti pengawasan AI dan pengembangan hubungan pelanggan."
Analisis Kami
"AI memang merevolusi cara kita bekerja dengan menghilangkan tugas repetitif, namun manusia masih sangat penting sebagai pengambil keputusan kritis dan pengelola AI. Perusahaan yang mampu menggabungkan keahlian manusia dengan kecanggihan AI akan menjadi pemenang di era digital ini."
Prediksi Kami
Di masa depan, peran manusia dalam pekerjaan akan bertransformasi menjadi pengawas dan pengelola AI sehingga terjadi kolaborasi yang erat antara manusia dan mesin demi efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa dampak AI terhadap pekerjaan manusia menurut David Shim?A
David Shim percaya bahwa meskipun AI dapat mengotomatisasi banyak tugas, keputusan akhir tetap di tangan manusia.Q
Bagaimana AI dapat menggantikan tugas tetapi bukan peran, menurut Abdullah Asiri?A
Abdullah Asiri menyatakan bahwa AI dapat menggantikan tugas tertentu, tetapi manusia akan beralih ke tanggung jawab dan peran baru.Q
Apa yang dilakukan Read AI untuk meningkatkan produktivitas timnya?A
Read AI menggunakan alat AI untuk mempercepat proses kerja, sehingga tim kecil dapat melayani jutaan pengguna.Q
Mengapa pelanggan kini lebih menerima penggunaan AI dalam rapat?A
Pelanggan kini lebih menerima AI dalam rapat karena mereka lebih fokus pada hasil dan efisiensi penyelesaian masalah.Q
Apa yang dicari perusahaan dalam karyawan di era AI?A
Perusahaan mencari karyawan yang mampu menggunakan AI dengan baik dan memiliki kemampuan untuk membangun sistem yang mendukung pekerjaan mereka.



