Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

India Dorong Arattai, Aplikasi Lokal Gantikan WhatsApp Yang Tertekan Regulasi

Teknologi
Pengembangan Software
News Publisher
04 Feb 2026
2494 dibaca
2 menit
India Dorong Arattai, Aplikasi Lokal Gantikan WhatsApp Yang Tertekan Regulasi

TLDR

Aplikasi Arattai menjadi populer sebagai alternatif WhatsApp di India.
Regulasi terkait privasi data menjadi tantangan besar bagi WhatsApp di pasar India.
Pemerintah India mendorong penggunaan aplikasi lokal untuk mengembangkan industri teknologi domestik.
Pada akhir 2025, aplikasi pesan singkat asal India bernama Arattai menjadi sorotan besar setelah pemerintah India mempromosikannya sebagai alternatif lokal pengganti WhatsApp. Upaya ini merupakan bagian dari strategi India untuk memperkuat industri teknologi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada aplikasi-aplikasi yang dikembangkan di Amerika Serikat.Arattai, yang sudah ada sejak 2021 dan dikembangkan oleh Zoho, mengalami lonjakan luar biasa dalam jumlah pengguna baru harian pada Oktober 2025, dari 3.000 menjadi 350.000 pengguna. Kenaikan yang drastis ini terjadi seiring dorongan pemerintah yang mengajak masyarakat menggunakan aplikasi buatan lokal.Selain persaingan dari aplikasi lokal, WhatsApp juga menghadapi tantangan hukum serius di India. Pengadilan tinggi India memperingatkan potensi pemblokiran mekanisme pembagian data WhatsApp ke perusahaan terkait milik Meta, karena dianggap memiliki kebijakan privasi yang menyesatkan dan sulit dipahami oleh pengguna awam.Perselisihan antara WhatsApp dan regulator India telah berlangsung sejak November 2024, termasuk denda sebesar 25,4 juta dolar Amerika Serikat dan larangan berbagi data pengguna untuk tujuan iklan selama 5 tahun. Meski pembatasan ini sempat dicabut oleh pengadilan banding, hukuman denda tetap berlaku dan kasus masih berlanjut ke Mahkamah Agung India.India merupakan pasar terbesar bagi Meta berdasarkan jumlah pengguna, dengan estimasi lebih dari 400 juta pengguna Facebook dan hampir 500 juta pengguna Instagram di negara tersebut. Dengan tekanan regulasi dan munculnya alternatif lokal seperti Arattai, persaingan aplikasi pesan singkat di India semakin ketat dan krusial bagi masa depan teknologi digital di kawasan ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.