
Courtesy of CNBCIndonesia
India Dorong Arattai, Aplikasi Lokal Gantikan WhatsApp yang Tertekan Regulasi
Menginformasikan perkembangan persaingan antara aplikasi pesan buatan lokal India, Arattai, dengan WhatsApp yang menghadapi tekanan regulasi dan mendorong masyarakat India untuk beralih pada aplikasi lokal demi kedaulatan teknologi.
04 Feb 2026, 11.50 WIB
170 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Aplikasi Arattai menjadi populer sebagai alternatif WhatsApp di India.
- Regulasi terkait privasi data menjadi tantangan besar bagi WhatsApp di pasar India.
- Pemerintah India mendorong penggunaan aplikasi lokal untuk mengembangkan industri teknologi domestik.
Jakarta, Indonesia - Pada akhir 2025, aplikasi pesan singkat asal India bernama Arattai menjadi sorotan besar setelah pemerintah India mempromosikannya sebagai alternatif lokal pengganti WhatsApp. Upaya ini merupakan bagian dari strategi India untuk memperkuat industri teknologi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada aplikasi-aplikasi yang dikembangkan di Amerika Serikat.
Arattai, yang sudah ada sejak 2021 dan dikembangkan oleh Zoho, mengalami lonjakan luar biasa dalam jumlah pengguna baru harian pada Oktober 2025, dari 3.000 menjadi 350.000 pengguna. Kenaikan yang drastis ini terjadi seiring dorongan pemerintah yang mengajak masyarakat menggunakan aplikasi buatan lokal.
Selain persaingan dari aplikasi lokal, WhatsApp juga menghadapi tantangan hukum serius di India. Pengadilan tinggi India memperingatkan potensi pemblokiran mekanisme pembagian data WhatsApp ke perusahaan terkait milik Meta, karena dianggap memiliki kebijakan privasi yang menyesatkan dan sulit dipahami oleh pengguna awam.
Perselisihan antara WhatsApp dan regulator India telah berlangsung sejak November 2024, termasuk denda sebesar 25,4 juta dolar Amerika Serikat dan larangan berbagi data pengguna untuk tujuan iklan selama 5 tahun. Meski pembatasan ini sempat dicabut oleh pengadilan banding, hukuman denda tetap berlaku dan kasus masih berlanjut ke Mahkamah Agung India.
India merupakan pasar terbesar bagi Meta berdasarkan jumlah pengguna, dengan estimasi lebih dari 400 juta pengguna Facebook dan hampir 500 juta pengguna Instagram di negara tersebut. Dengan tekanan regulasi dan munculnya alternatif lokal seperti Arattai, persaingan aplikasi pesan singkat di India semakin ketat dan krusial bagi masa depan teknologi digital di kawasan ini.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260204112249-37-708044/whatsapp-sudah-ditinggalkan-sekarang-diancam-blokir
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260204112249-37-708044/whatsapp-sudah-ditinggalkan-sekarang-diancam-blokir
Analisis Ahli
Shivam Gupta (Teknologi dan Privasi)
"Pengawasan ketat India terhadap WhatsApp mencerminkan kekhawatiran global terhadap data pengguna dan perlunya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi konsumen di era digital."
Analisis Kami
"Langkah pemerintah India dalam mendukung aplikasi lokal seperti Arattai adalah strategi penting untuk menumbuhkan industri teknologi domestik dan mengurangi ketergantungan pada perusahaan asing. Namun, WhatsApp harus serius memperbaiki kebijakan privasinya agar lebih transparan dan mudah dipahami untuk menjaga kepercayaan pengguna di pasar terbesar mereka."
Prediksi Kami
Jika tekanan regulasi dan kampanye promosi berlanjut, Arattai berpotensi semakin menguasai pasar pesan singkat di India, sementara WhatsApp harus mengubah kebijakan privasi dan operasionalnya untuk mempertahankan pengguna di pasar penting ini.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa nama aplikasi baru yang dipromosikan oleh pemerintah India sebagai pengganti WhatsApp?A
Nama aplikasi baru tersebut adalah Arattai.Q
Siapa pengembang Arattai?A
Arattai dikembangkan oleh perusahaan lokal bernama Zoho.Q
Mengapa WhatsApp menghadapi tantangan di India?A
WhatsApp menghadapi tantangan regulasi terkait kebijakan privasi dan data sharing di India.Q
Apa yang diputuskan oleh pengadilan tinggi India mengenai kebijakan privasi WhatsApp?A
Pengadilan tinggi India memperingatkan potensi pemblokiran mekanisme pembagian data WhatsApp dan menganggap kebijakan privasinya menyesatkan.Q
Apa dampak dari meningkatnya popularitas Arattai terhadap pengguna WhatsApp?A
Meningkatnya popularitas Arattai dapat menyebabkan penurunan jumlah pengguna WhatsApp di India.


