Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Persaingan WhatsApp dan Telegram Makin Ketat Didorong Inovasi AI dan Kebebasan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
02 Mei 2025
16 dibaca
1 menit
Persaingan WhatsApp dan Telegram Makin Ketat Didorong Inovasi AI dan Kebebasan

Rangkuman 15 Detik

WhatsApp terus mendominasi pasar aplikasi pesan dengan 3 miliar pengguna aktif.
Telegram mengalami pertumbuhan yang signifikan dan mencapai 1 miliar pengguna aktif.
Meta berinvestasi dalam pengembangan AI melalui WhatsApp untuk meningkatkan interaksi pengguna.
Jumlah pengguna WhatsApp terus meningkat, mencapai 3 miliar pengguna aktif bulanan. WhatsApp Business juga memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan Meta, mencapai Rp 8.52 triliun (US$510 juta) . Meta AI telah diintegrasikan secara masif di WhatsApp, memungkinkan percakapan 1:1 maupun grup. Di sisi lain, Telegram juga mengalami peningkatan pengguna aktif, mencapai 1 miliar pada Maret 2025. Telegram menarik banyak pengguna karena posisinya yang lebih netral dan bebas intervensi pemerintah. CEO Telegram, Pavel Durov, menyatakan bahwa perusahaan meraup keuntungan Rp 9.13 triliun (US$547 juta) sepanjang tahun lalu. Mark Zuckerberg berharap Meta AI bisa menjadi pemimpin di Amerika Serikat. Sementara itu, Telegram terus tumbuh dan mempertahankan kemandiriannya meskipun menghadapi tekanan dari berbagai negara. India menjadi negara dengan pengguna Telegram terbanyak, mencapai 45% dari total pengguna.

Analisis Ahli

Mark Zuckerberg
Meta AI di WhatsApp sangat strategis untuk memperkuat posisi di pasar Amerika Serikat dan meningkatkan pengalaman pengguna dengan AI pribadi yang inovatif.
Pavel Durov
Telegram tumbuh sehat dan menguntungkan tanpa bergantung pada dana besar, menonjolkan nilai independensi dan kebebasan informasi sebagai keunggulan utama.