Karyawan Meta Diduga Bisa Intip Chat WhatsApp Meskipun Dikatakan Terenkripsi
Teknologi
Keamanan Siber
30 Jan 2026
195 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Dugaan bahwa karyawan Meta dapat mengakses chat WhatsApp bertentangan dengan klaim privasi perusahaan.
Penyelidikan oleh Kementerian Perdagangan AS menunjukkan adanya kekhawatiran tentang privasi pengguna.
Meta menegaskan bahwa akses ke komunikasi terenkripsi tidak mungkin dilakukan oleh karyawan mereka.
Meta Platforms tengah diselidiki oleh penegak hukum Amerika Serikat terkait tuduhan bahwa karyawan mereka dapat mengakses isi chat WhatsApp pengguna, yang selama ini dianggap bersifat privat dan terenkripsi. Tuduhan ini muncul dari mantan kontraktor yang bekerja untuk Meta.
WhatsApp, milik Meta, selama ini dipasarkan sebagai aplikasi pesan singkat yang menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung, yang diklaim membuat isi pesan tidak bisa diakses oleh siapa pun, bahkan perusahaan itu sendiri. Namun, klaim ini kini dipertanyakan karena adanya pengakuan akses oleh karyawan.
Laporan dari Bloomberg News mengungkap isi wawancara dengan agen penegak hukum dan mantan kontraktor Meta yang menyebut bahwa mereka dan beberapa karyawan perusahaan memiliki akses tanpa batas ke chat WhatsApp pengguna.
Meta membantah tuduhan tersebut dan juru bicaranya menyatakan bahwa skenario tersebut tidak mungkin terjadi karena sistem enkripsi yang kuat di WhatsApp. Namun, moderator konten yang bekerja melalui Accenture mengaku memiliki akses ke data yang seharusnya privat.
Kasus ini menimbulkan risiko besar bagi reputasi Meta dan bisa memicu regulasi lebih ketat terkait privasi digital. Penyelidikan yang berlangsung ini akan menentukan bagaimana perlindungan data pengguna dijaga oleh perusahaan besar di masa depan.
Analisis Ahli
Bruce Schneier (pakar keamanan siber)
Kasus ini menyoroti masalah klasik dalam layanan yang mengklaim enkripsi end-to-end tapi mengizinkan akses internal untuk moderasi atau alasan lain; ini menunjukkan perlunya transparansi dan mekanisme audit yang lebih ketat.Eva Galperin (Direktur Keamanan Cyber di EFF)
Bila benar karyawan Meta dapat mengakses pesan WhatsApp, maka ini bukan hanya kesalahan teknis tapi pelanggaran serius atas hak privasi pengguna yang harus mendapatkan perhatian hukum dan publik.
