Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya Nomor HP di WhatsApp Mudah Dicuri, Ini yang Terjadi

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
19 Nov 2025
51 dibaca
2 menit
Bahaya Nomor HP di WhatsApp Mudah Dicuri, Ini yang Terjadi

Rangkuman 15 Detik

WhatsApp memiliki risiko keamanan tinggi terkait penipuan dan pencurian data.
Peneliti berhasil mengakses informasi pribadi pengguna WhatsApp dengan metode yang sederhana.
Meta telah mengambil langkah untuk memperbaiki sistem keamanan WhatsApp setelah menerima peringatan dari peneliti.
WhatsApp adalah salah satu aplikasi pesan yang paling banyak digunakan di dunia dengan 3,5 miliar pengguna. Walaupun memudahkan komunikasi hanya dengan nomor HP, ternyata nomor ini bisa digunakan orang lain untuk mengakses informasi pribadi pengguna. Penelitian dari Austria menemukan bahwa data nomor HP, foto profil, dan teks profil dapat diambil tanpa perlu terhubung secara langsung. Metode yang dipakai sangat sederhana, hanya dengan menambah kontak melalui WhatsApp Web yang kemudian memperlihatkan apakah nomor tersebut terdaftar akun, serta sebagian data profil jika pengaturan privasi membolehkan. Peneliti mampu memeriksa sekitar 100 juta nomor per jam, yang artinya informasi bisa bocor dalam skala sangat besar dan cepat. Sebenarnya masalah ini sudah diketahui Meta sejak 2017, tapi tidak langsung diperbaiki secara serius. Baru pada Oktober 2025, Meta mulai menerapkan pembatasan kecepatan untuk mencegah penemuan kontak secara masif. Meski ada perbaikan, banyak pengguna yang tetap berisiko karena data dasar mereka dianggap 'terbuka untuk umum'. Meta mengklaim tidak ada bukti penyalahgunaan besar-besaran lewat celah ini, dan semua data yang bisa dilihat orang lain adalah informasi dasar. Pengguna yang membuat foto profil dan teks profil menjadi pribadi juga tidak bisa diakses oleh nomor tak dikenal. Namun, berita ini tetap menjadi peringatan penting bagi semua pengguna WhatsApp agar lebih waspada. Nah, di masa depan, pengguna WhatsApp perlu lebih memperhatikan pengaturan privasi mereka dan berharap Meta terus meningkatkan keamanan platform. Selain itu, masyarakat juga harus waspada terhadap berbagai modus penipuan yang bisa muncul akibat bocornya data dasar ini, apalagi di era digital saat ini kejahatan siber makin canggih.

Analisis Ahli

Brian Krebs
Ini contoh klasik betapa mudahnya data pribadi bocor lewat fitur yang secara desain tak biasa dipandang sebagai risiko besar, dan penting bagi perusahaan besar untuk melakukan audit keamanan rutin.
Eva Galperin
Kisah ini memperlihatkan bahwa keberhasilan keamanan tidak hanya pada pembangunan fitur, tapi juga pada bagaimana fitur itu dieksploitasi dalam skala besar, sehingga langkah pembatasan kecepatan sangat penting.