TikTok Amerika Baru: Gangguan Besar dan Perubahan Cara Kreator Bangun Komunitas
Courtesy of Forbes

TikTok Amerika Baru: Gangguan Besar dan Perubahan Cara Kreator Bangun Komunitas

Memberikan pemahaman tentang dampak perubahan kepemilikan TikTok terhadap para kreator dan merek, serta menekankan pentingnya diversifikasi penggunaan platform media sosial agar tidak terlalu bergantung pada satu kanal yang rentan terhadap perubahan.

28 Jan 2026, 02.14 WIB
27 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Perubahan kepemilikan TikTok menyebabkan masalah signifikan bagi kreator dan merek.
  • Diversifikasi ke platform lain seperti YouTube dan Instagram menjadi penting bagi kreator.
  • Kekhawatiran tentang transparansi dan keandalan TikTok dapat mempengaruhi kepercayaan pengguna.
Amerika Serikat - Pada tanggal 22 Januari 2026, TikTok berubah menjadi entitas dengan kepemilikan mayoritas dari Amerika Serikat setelah divestasi dari ByteDance. Perubahan kepemilikan ini membawa sejumlah gangguan besar pada platform yang berdampak langsung pada kreator dan merek yang telah lama bergantung pada TikTok sebagai sumber utama pemasaran dan penyebaran konten.
Mulai akhir Januari, banyak pengguna TikTok melaporkan masalah seperti jangkauan posting yang menurun signifikan, muncul anomali seperti jumlah suka yang lebih banyak dari jumlah tayangan, dan data analitik yang hilang dari dashboard. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di antara para kreator yang mengandalkan metrik tersebut untuk mendapatkan peluang kerja sama dan penghasilan.
Selain gangguan teknis, TikTok juga memperbarui Terms of Service yang memuat izin pengumpulan data lokasi dan pengolahan data pengguna yang lebih luas, menimbulkan kekhawatiran privasi yang semakin memperburuk citra platform. Pengguna sosial media dan para profesional pemasaran mulai mempertanyakan masa depan TikTok sebagai platform global yang terbuka.
Sebagai respons terhadap ketidakpastian ini, banyak kreator seperti Eddie Infante dan Gabby Huffman mulai mengeksplorasi dan memindahkan perhatian mereka ke platform lain seperti YouTube Shorts, Instagram, dan platform baru seperti UpScrolled yang dianggap lebih ramah kreator dan kurang terkontrol oleh algoritma ketat.
Pakar seperti Hannah Stabler mendorong strategi diversifikasi konten dan audiens dengan tidak lagi mengandalkan satu media sosial saja, melainkan memperluas jangkauan ke berbagai platform. Ini penting untuk menjaga bisnis kreator dan hubungan merek dengan konsumen tetap stabil di tengah perubahan besar yang terjadi di TikTok.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/katiesalcius/2026/01/27/creators-and-brands-sound-off-on-the-new-us-tiktok/

Analisis Ahli

Max Levy
"Perubahan algoritma dan ketidakakuratan metrik menimbulkan keraguan serius terhadap integritas TikTok sebagai platform pemasaran dan komunitas kreator."
Hannah Stabler
"Peralihan kepemilikan menyebabkan ketidakstabilan yang mendorong kreator dan merek untuk mengadaptasi strategi multiplatform demi menjaga koneksi jangka panjang dengan audiens."

Analisis Kami

"Perubahan drastis ini menandakan era baru yang menantang bagi TikTok dan komunitas kreatornya, karena kehilangan keunggulan algoritma dapat mengecilkan daya tarik platform. Kreator dan merek harus segera mengadopsi strategi multiplatform agar tidak tergantung pada satu platform yang saat ini tidak stabil dan kurang transparan."

Prediksi Kami

TikTok versi Amerika kemungkinan akan terus mengalami gangguan teknis dan perubahan algoritma yang menyebabkan penurunan kepercayaan, sehingga mendorong lebih banyak kreator dan merek beralih ke platform media sosial lain yang lebih stabil dan terbuka.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang terjadi dengan TikTok setelah perubahan kepemilikan?
A
Setelah perubahan kepemilikan, TikTok mengalami masalah seperti pembayaran yang terlewat dan algoritma yang tidak dapat diandalkan.
Q
Bagaimana algoritma TikTok terpengaruh oleh perubahan ini?
A
Algoritma TikTok mengalami penurunan jangkauan yang signifikan, dengan banyak akun mendapatkan tampilan yang sangat rendah.
Q
Apa yang dikhawatirkan para kreator mengenai TikTok?
A
Para kreator khawatir bahwa peralihan ini dapat mengurangi jangkauan dan kesempatan mereka untuk berkolaborasi dengan merek.
Q
Platform alternatif mana yang dipilih oleh kreator setelah masalah di TikTok?
A
Banyak kreator mulai beralih ke platform seperti YouTube dan Instagram sebagai alternatif untuk berbagi konten mereka.
Q
Apa yang disarankan untuk merek dan kreator dalam menghadapi perubahan ini?
A
Merek dan kreator disarankan untuk mengadopsi strategi diversifikasi di berbagai platform untuk menjaga jangkauan dan pendapatan.