Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

TikTok Amerika Baru: Gangguan Besar dan Perubahan Cara Kreator Bangun Komunitas

Bisnis
Marketing
Forbes Forbes
28 Jan 2026
18 dibaca
2 menit
TikTok Amerika Baru: Gangguan Besar dan Perubahan Cara Kreator Bangun Komunitas

Rangkuman 15 Detik

Perubahan kepemilikan TikTok menyebabkan masalah signifikan bagi kreator dan merek.
Diversifikasi ke platform lain seperti YouTube dan Instagram menjadi penting bagi kreator.
Kekhawatiran tentang transparansi dan keandalan TikTok dapat mempengaruhi kepercayaan pengguna.
Pada tanggal 22 Januari 2026, TikTok berubah menjadi entitas dengan kepemilikan mayoritas dari Amerika Serikat setelah divestasi dari ByteDance. Perubahan kepemilikan ini membawa sejumlah gangguan besar pada platform yang berdampak langsung pada kreator dan merek yang telah lama bergantung pada TikTok sebagai sumber utama pemasaran dan penyebaran konten. Mulai akhir Januari, banyak pengguna TikTok melaporkan masalah seperti jangkauan posting yang menurun signifikan, muncul anomali seperti jumlah suka yang lebih banyak dari jumlah tayangan, dan data analitik yang hilang dari dashboard. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di antara para kreator yang mengandalkan metrik tersebut untuk mendapatkan peluang kerja sama dan penghasilan. Selain gangguan teknis, TikTok juga memperbarui Terms of Service yang memuat izin pengumpulan data lokasi dan pengolahan data pengguna yang lebih luas, menimbulkan kekhawatiran privasi yang semakin memperburuk citra platform. Pengguna sosial media dan para profesional pemasaran mulai mempertanyakan masa depan TikTok sebagai platform global yang terbuka. Sebagai respons terhadap ketidakpastian ini, banyak kreator seperti Eddie Infante dan Gabby Huffman mulai mengeksplorasi dan memindahkan perhatian mereka ke platform lain seperti YouTube Shorts, Instagram, dan platform baru seperti UpScrolled yang dianggap lebih ramah kreator dan kurang terkontrol oleh algoritma ketat. Pakar seperti Hannah Stabler mendorong strategi diversifikasi konten dan audiens dengan tidak lagi mengandalkan satu media sosial saja, melainkan memperluas jangkauan ke berbagai platform. Ini penting untuk menjaga bisnis kreator dan hubungan merek dengan konsumen tetap stabil di tengah perubahan besar yang terjadi di TikTok.

Analisis Ahli

Max Levy
Perubahan algoritma dan ketidakakuratan metrik menimbulkan keraguan serius terhadap integritas TikTok sebagai platform pemasaran dan komunitas kreator.
Hannah Stabler
Peralihan kepemilikan menyebabkan ketidakstabilan yang mendorong kreator dan merek untuk mengadaptasi strategi multiplatform demi menjaga koneksi jangka panjang dengan audiens.