Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perubahan Iklim Ubah Rasa Keju dan Kualitas Susu Sapi Secara Drastis

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
24 Jan 2026
110 dibaca
2 menit
Perubahan Iklim Ubah Rasa Keju dan Kualitas Susu Sapi Secara Drastis

TLDR

Perubahan iklim berdampak signifikan pada kualitas produk pangan seperti keju.
Pakan sapi yang terpengaruh oleh iklim dapat mengubah rasa dan nilai gizi susu.
Kesehatan sapi berkurang karena peningkatan suhu, yang dapat mempengaruhi produksi susu.
Perubahan iklim yang diakibatkan oleh aktivitas manusia mulai berdampak pada kualitas produk makanan, salah satunya keju yang dibuat dari susu sapi. Para ilmuwan menemukan bahwa suhu yang makin panas dan perubahan kualitas pakan sapi membuat rasa dan kandungan gizi susu berubah.Penelitian dari Université Clermont Auvergne, Prancis, membandingkan dua kelompok sapi, satu makan rumput dan satu lagi pakan jagung. Hasilnya, susu sapi yang makan rumput memiliki rasa lebih gurih dan kandungan omega-3 serta asam laktat yang lebih tinggi dibandingkan sapi yang makan jagung.Namun, rumput kini semakin langka dan kering akibat kekeringan, sehingga banyak peternak memberi pakan tambahan. Akibatnya, rasa susu tidak lagi sama dan keju yang dibuat jadi kurang nikmat. Perubahan ini terjadi di banyak daerah, dari Eropa sampai Brasil.Sapi yang mengalami suhu panas juga cenderung makan lebih sedikit karena untuk mengurangi panas tubuh, ini menyebabkan daya tahan mereka menurun dan lebih gampang sakit. Kondisi ini menjadi tantangan baru bagi para peternak yang ingin mempertahankan kualitas susu.Jika perubahan iklim tidak segera ditangani, kualitas susu dan produk turunannya akan terus menurun, yang dapat merugikan industri peternakan dan kesehatan konsumen. Kini dibutuhkan solusi inovatif untuk memastikan keberlangsungan produksi susu dan keju berkualitas.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.