Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kualitas Susu Sapi dan Rasa Keju
Sains
Iklim dan Lingkungan
01 Agt 2025
268 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perubahan iklim berdampak langsung pada kualitas susu dan rasa keju.
Pola makan sapi dipengaruhi oleh suhu ekstrem, yang dapat menurunkan daya tahan tubuh hewan.
Meningkatkan kualitas pakan dan mengurangi dampak panas dapat meningkatkan kesehatan sapi dan kualitas susu.
Perubahan iklim yang terjadi saat ini menyebabkan berbagai dampak negatif pada produksi susu sapi di seluruh dunia. Salah satunya adalah perubahan pada rasa susu yang akan mempengaruhi rasa keju yang dihasilkan dari susu tersebut.
Para ilmuwan dari Universite Clermont Auvergne di Prancis melakukan penelitian dan menemukan bahwa perubahan pola makan sapi akibat kekeringan membuat susu sapi berubah rasa dan kandungan gizinya.
Sapi yang diberi pakan jagung dan konsentrat menghasilkan susu dengan volume yang sama dan emisi metana lebih rendah, namun susu ini terasa kurang gurih dibandingkan sapi yang merumput.
Suhu panas yang meningkat juga menyebabkan sapi makan lebih sedikit sehingga daya tahan tubuhnya menurun, membuat sapi lebih rentan terhadap penyakit dan berdampak buruk pada kualitas susu.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di satu tempat saja, namun meluas ke berbagai negara, termasuk Eropa dan Brasil, yang juga mengalami penurunan kualitas susu akibat perubahan iklim.
Analisis Ahli
Matthieu Bouchon
Perubahan pola pakan akibat kekeringan menyebabkan perubahan kualitas susu yang akan terasa pada produk akhir seperti keju.Marina Danes
Sapi yang makan lebih sedikit karena panas akan menurun daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit.Gustavo Abijaodi
Suhu panas mengurangi kandungan protein dan lemak susu, berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas susu di Brasil.


