Eat App Perkuat Bisnis di India Lewat Pendanaan, Akuisisi, dan Kemitraan
Courtesy of TechCrunch

Eat App Perkuat Bisnis di India Lewat Pendanaan, Akuisisi, dan Kemitraan

Menginformasikan bagaimana Eat App memperluas bisnisnya dengan berfokus pada pasar India melalui pendanaan, akuisisi, dan kemitraan strategis demi memudahkan restoran mengelola reservasi dan meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka.

20 Jan 2026, 23.00 WIB
182 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Eat App berinvestasi untuk memperluas ke pasar India dengan fokus pada teknologi reservasi restoran.
  • Kemitraan dengan Swiggy diharapkan akan meningkatkan penetrasi produk Eat App di kalangan restoran di India.
  • Tantangan utama bagi Eat App adalah bersaing dengan platform reservasi lainnya dan mengedukasi restoran tentang manfaat perangkat lunak agregasi.
Dubai, Uni Emirat Arab dan India - Eat App, startup pemesanan restoran yang berbasis di Dubai, terus berkembang dengan menjadikan India sebagai pusat utama bisnisnya. Startup ini berhasil mengumpulkan 10 juta dolar AS dalam pendanaan seri B extension, meningkatkan total pengumpulan dana menjadi lebih dari 23 juta dolar AS. Investasi ini dipimpin oleh PSG Equity melalui Zenchef SAS, menandakan kepercayaan tinggi terhadap potensi pasar India yang besar.
Untuk memperkuat penetrasinya di pasar India, Eat App mengakuisisi ReserveGo, sebuah startup lokal yang sudah melayani lebih dari 1.000 restoran. Akuisisi ini bertujuan untuk menggabungkan teknologi dan jaringan yang telah ada dan memberikan solusi reservasi restoran yang terintegrasi. Selain itu, Eat App menjalin kemitraan dengan Swiggy untuk menawarkan GroMax, sebuah produk yang tidak hanya mengelola reservasi tetapi juga membantu restoran melakukan promosi di platform media sosial dan layanan pemesanan makanan.
India memiliki pasar restoran dan layanan makanan yang sangat besar dan masih terus tumbuh, dengan nilai industri yang diperkirakan mencapai lebih dari 85 miliar dolar AS pada tahun 2028. Namun, banyak restoran masih mengelola reservasi dari berbagai aplikasi secara terpisah, yang menyebabkan tantangan dalam pengelolaan kapasitas dan data pelanggan. Melalui teknologi Eat App, diharapkan restoran bisa menyatukan data reservasi mereka, memberikan pelayanan lebih baik, dan berkembang secara bisnis.
Meski memiliki potensi besar, Eat App menghadapi persaingan yang cukup ketat dari pemain internasional seperti Seven Rooms, TableCheck, OpenTable dan juga pemain lokal seperti PetPooja dan Posist. Selain itu, beberapa restoran di India masih mengandalkan sistem walk-in tanpa menggunakan perangkat lunak agregasi, sehingga membuat tugas Eat App lebih menantang untuk membuktikan nilai tambah produk mereka bagi segmen tersebut.
Pemimpin Eat App dan mitranya seperti Swiggy meyakini bahwa inovasi teknologi berbasis AI dan sistem manajemen reservasi dapat membawa perubahan positif besar bagi industri restoran di India. Dengan pengalaman mereka di pasar Dubai dan pasar global lain sebelumnya, mereka berharap untuk memberikan dampak serupa di India, membantu restoran meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/20/eat-app-wants-a-bite-of-indias-restaurant-reservation-business-with-an-aquistion-and-swiggy-partnership/

Analisis Ahli

Arpit Mathur
"Akses ke teknologi kelas dunia dan alat berbasis AI akan mengubah cara restoran mengelola pengalaman pelanggan dan bisnis mereka di India."
Nezar Kadhem
"Pengalaman dan cerita sukses kami di Dubai menunjukkan bahwa solusi teknologi terintegrasi dapat membangun fondasi kuat untuk industri reservasi restoran di pasar besar seperti India."

Analisis Kami

"Strategi Eat App untuk menggabungkan teknologi global dengan keahlian lokal di India adalah langkah cerdas karena pasar ini sangat dinamis dan berkembang cepat. Namun, keberhasilan mereka akan tergantung pada kemampuan mereka untuk membuktikan nilai nyata dari suite produk mereka kepada restoran yang masih ragu untuk beralih dari metode tradisional."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, Eat App kemungkinan akan semakin memperkuat posisinya di pasar India dengan meningkatkan fitur AI dan integrasi lintas platform, sehingga dapat membantu restoran mengoptimalkan manajemen kapasitas dan pengalaman pelanggan, meskipun persaingan akan tetap ketat.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama Eat App dalam memperluas ke India?
A
Tujuan utama Eat App adalah menjadikan India sebagai fokus bisnis dan meningkatkan layanan reservasi restoran di negara tersebut.
Q
Berapa jumlah dana yang berhasil dikumpulkan oleh Eat App dalam putaran pendanaan terbaru?
A
Eat App berhasil mengumpulkan $10 juta dalam putaran pendanaan Series B extension, lebih besar dari putaran sebelumnya yang sebesar $6 juta.
Q
Apa yang dilakukan Eat App untuk meningkatkan layanan restoran di India?
A
Eat App mengakuisisi ReserveGo dan bermitra dengan Swiggy untuk menawarkan solusi agregasi data reservasi kepada restoran.
Q
Siapa yang mendirikan ReserveGo dan apa yang membedakannya?
A
ReserveGo didirikan oleh Vijayan Parthasarathy, yang memiliki pengalaman luas di industri reservasi restoran dan sebelumnya mendirikan Inrestro.
Q
Apa tantangan yang dihadapi Eat App dalam pertumbuhannya di India?
A
Eat App menghadapi tantangan dari pesaing internasional dan lokal serta beberapa restoran yang lebih memilih metode walk-in tanpa menggunakan perangkat lunak agregasi.