Pronto: Startup Layanan Rumah Tangga Instant di India Raih Investasi Besar
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
12 Agt 2025
241 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pronto mengalami pertumbuhan pesat dalam pendapatan dan valuasi dalam waktu singkat.
Anjali Sardana, sebagai CEO, memiliki visi yang jelas dan eksekusi yang cepat, menarik perhatian investor.
Pasar untuk layanan rumah tangga di India cukup besar dengan potensi untuk beberapa pemain yang berkelanjutan.
Pada tahun 2025, layanan quick-commerce di India telah mengubah kebiasaan urban masyarakat untuk mendapat barang dan jasa dalam waktu singkat. Pronto, sebuah startup dari New Delhi, hadir menawarkan jasa kebersihan, laundry, dan layanan rumah tangga lainnya yang bisa diakses dan diselesaikan dalam waktu 10 menit saja, menjawab kebutuhan para profesional yang sibuk.
Sejak menjalankan operasional secara resmi tiga bulan lalu, Pronto menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat. Startup ini baru saja mengamankan pendanaan Seri A sebesar 11 juta dolar dengan valuasi 45 juta dolar, melonjak drastis dari valuasi seed round pada bulan Mei 2025 yang sebesar 12,5 juta dolar.
Pendapatan Pronto meningkat hampir lima kali lipat sejak diluncurkan, dengan jumlah booking yang kini mencapai ribuan setiap hari. Startup ini percaya bisa mencapai pendapatan berulang tahunan antara 750 ribu hingga 1,5 juta dolar, sementara menyiapkan ekspansi ke kota-kota besar lain seperti Mumbai dan Bengaluru.
Investor percaya pada kekuatan tim terutama CEO Anjali Sardana yang dinilai punya visi dan kemampuan eksekusi luar biasa cepat. Pronto kini memiliki 6 hub di Gurugram yang membantu memenuhi layanan dalam radius 1,8.05 km (5 mil) dan sedang merancang strategi untuk menjangkau area yang lebih luas.
Pasar jasa rumah tangga di India sangat besar dengan jutaan keluarga dan pekerja, membuat ruang kompetisi antara Pronto, Snabbit, dan Urban Company semakin ketat. Namun dengan inovasi cepat dan pelayanan dekat, Pronto punya peluang besar mengubah cara masyarakat mengakses jasa rumah tangga secara modern dan praktis.
Analisis Ahli
Rahul Garg
Pasar jasa rumah tangga di India sangat besar dengan 180-190 juta keluarga nuklir dan 35 juta pekerja semi-terampil serta tak terampil, dan ini memberikan peluang jasa rumah tangga berbasis aplikasi menjadi bisnis yang tahan lama dan berkelanjutan.

