
Courtesy of TheVerge
Masa Depan Belanja: AI dan Hologram Mulai Dominasi Pengalaman Konsumen
Memaparkan bagaimana AI semakin merasuk ke dunia ritel dengan berbagai inovasi yang bertujuan meningkatkan pengalaman belanja, sekaligus menunjukkan tantangan dan reaksi yang mungkin muncul dari konsumen terhadap keberadaan teknologi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
16 Jan 2026, 23.37 WIB
7 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- AI semakin mendominasi pengalaman belanja, baik online maupun offline.
- Hologram dan teknologi canggih lainnya digunakan untuk menarik perhatian pelanggan.
- Pentingnya pengalaman manusia dalam pemasaran masih relevan meskipun ada kemajuan teknologi.
New York City, Amerika Serikat - Pada Pameran Dagang National Retail Federation di New York City, berbagai perusahaan teknologi dan ritel memamerkan inovasi terbaru yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan pengalaman belanja. Salah satunya adalah "Mike," sebuah hologram interaktif yang menggunakan teknologi ChatGPT untuk berinteraksi dengan pengunjung, bertujuan menarik perhatian pelanggan di toko-toko. Meski percakapan dengan hologram ini mengalami jeda beberapa detik, fungsinya lebih sebagai pembuka komunikasi bagi konsumen.
Banyak perusahaan mengembangkan teknologi yang memungkinkan pengumpulan data pelanggan secara detail di toko fisik, seperti SpaceVision, yang bisa melacak usia, jenis kelamin, dan perilaku pelanggan untuk memberikan promosi yang sangat personal. Namun, teknologi pengawasan ini menimbulkan kontroversi, terutama di luar Asia, karena melibatkan pengumpulan dan penggunaan data pribadi selama berbelanja secara nyata dan langsung.
Google menandai hadirnya era baru dengan memperkenalkan Universal Commerce Protocol, sebuah standar terbuka yang memungkinkan pengguna berbelanja dari berbagai toko langsung melalui asisten AI Google. Fitur-fitur ini termasuk rekomendasi secara otomatis, penggunaan kupon, dan pengisian ulang data pesanan sebelumnya, seperti yang sudah diuji oleh Papa Johns dengan asisten pizza berbasis AI-nya.
Di sisi lain, beberapa perusahaan seperti Equapack memilih untuk fokus pada desain kemasan yang nyata dan bermakna tanpa menggunakan AI. Mereka menekankan pentingnya pengalaman sentuhan konsumen terhadap produk, dengan kemasan yang nyaman, estetis, dan dapat digunakan kembali. Pendiri Equapack, Eran Rothschild, menyatakan bahwa meskipun otomatisasi penting untuk operasi backend, aspek visualisasi dan taktil lebih baik dibuat secara manusiawi.
Secara keseluruhan, meskipun AI menawarkan berbagai kemudahan dan personalisasi dalam ritel, tren ini juga memunculkan tantangan etis dan praktis, khususnya terkait privasi dan kenyamanan konsumen. Pengalaman belanja masa depan kemungkinan akan menjadi perpaduan antara teknologi canggih dan sentuhan manusia yang lebih personal, agar tidak kehilangan nilai kemanusiaan dalam berinteraksi dan membeli produk.
Referensi:
[1] https://theverge.com/tech/863365/national-retail-federation-show-shopping-commerce-ai
[1] https://theverge.com/tech/863365/national-retail-federation-show-shopping-commerce-ai
Analisis Ahli
Eran Rothschild
"Saya percaya AI bisa mendukung operasi backend, tapi dalam hal produk fisik dan desain kemasan, sentuhan manusia dan keaslian tetap yang utama agar konsumen merasa mendapatkan nilai nyata."
Sundar Pichai
"Integrasi AI dalam belanja akan merevolusi cara konsumen berinteraksi dengan merek dan sangat potensial untuk menciptakan pengalaman yang lebih lancar dan personal melalui platform yang terstandarisasi."
Analisis Kami
"Integrasi AI dalam ritel saat ini menunjukkan tren peningkatan otomatisasi yang bisa membuat pengalaman berbelanja lebih efisien tapi juga kurang personal. Konsumen mungkin akan mulai bosan dengan interaksi robotik dan teknologi yang berlebihan, sehingga ada kesempatan besar bagi solusi yang mengembalikan aspek kemanusiaan, seperti fokus pada produk dan kemasan nyata."
Prediksi Kami
Di masa depan, integrasi AI dalam ritel akan semakin mendalam dengan otomatisasi dan personalisasi yang lebih canggih, tetapi juga akan memperbesar perdebatan seputar privasi konsumen dan keseimbangan antara teknologi serta sentuhan manusia dalam pengalaman berbelanja.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Mike dalam konteks artikel ini?A
Mike adalah hologram yang diciptakan oleh Hypervsn untuk menarik perhatian pengunjung dan menjawab pertanyaan audiens.Q
Apa tujuan dari hologram seperti Mike di pameran perdagangan?A
Tujuan dari hologram seperti Mike adalah untuk berfungsi sebagai pemecah es dan menarik pelanggan untuk berinteraksi dengan merek.Q
Apa yang diumumkan oleh Shopify di NRF 2026?A
Shopify mengumumkan bahwa mereka memasuki 'renaissance commerce' dengan penekanan pada penggunaan teknologi AI.Q
Bagaimana Papa Johns menggunakan teknologi AI dalam pemesanannya?A
Papa Johns menggunakan chatbot berbasis AI untuk membantu pelanggan dengan pemesanan, termasuk saran berdasarkan pesanan sebelumnya.Q
Apa yang dilakukan SpaceVision dalam konteks pelacakan pelanggan?A
SpaceVision mengembangkan teknologi untuk melacak pergerakan pelanggan di dalam toko untuk mengumpulkan data interaksi dan meningkatkan pengalaman belanja.

